Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Flu Burung

Ai Mangindaan : Warga Harus Waspada Flu Burung

Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan mengatakan pihaknya mengimbau kepada kepala SKPD untuk lebih meningkatkan kewaspadaan,

Penulis: | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wakil Wali Kota Manado Harley Mangindaan mengatakan pihaknya mengimbau kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, sebab saat ini jumlah penderita flu burung sedang meningkat di Sulawesi Utara (Sulut).

"Kami minta kepada seluruh kepala SKPD untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap virus H5N1, sebab hal tersebut sangat membahayakan bagi kesehatan masyarakat," ujarnya, Selasa (13/9/2011).

Ai menambahkan kepala SKPD harus terus memantau wilayah Manado agar jangan sampai ada masyarakat yang terkena virus tersebut, namun tidak terdeteksi. Karena jika tidak ditanggulangi sedini mungkin vitrus tersebut dapat menyebar dengan cepat.

Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Manado Joy Zeekeon mengatakan telah mengantisipasi jika terjadi penyebaran virus flu burung (H5N1) dengan memberitahukan kepada seluruh Puskesmas agar selalu waspada terhadap virus yang disebarkan melalui unggas tersebut.

Demikian dikatakan Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Joy Zeekeon. "Kami sudah mengantisipasinya melalui Puskesmas agar cepat tanggap jika diketahui ada masyarakat yang dicurigai terkena flu burung," ujarnya.

Menurut dia Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga telah memberi bantuan berupa tami flu, yang akan diberikan kepada warga jika ada yang terkena H5N1. Namun bantuan yang diberikan tidak terlalu besar, hanya untuk berjaga-jaga saja.

Pihaknya juga telah bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan untuk memantau langsung ke pasar, untuk mengetahui apakah virus tersebut telah masuk ke Manado. Namun sejauh ini dari hasil pemantauan belum ditemukan warga yang terkena flu burung.

"Sampai saat ini di Manado belum ada yang positif terkena flu burung, hanya tahun lalu saja terdapat warga yang suspect," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Manado Ricky Poli mengungkapkan pihaknya telah melakukan pencegahan terhadap penyebaran virus H5N1 dari luar daerah, dengan melakukan pemblokiran di pintu-pintu masuk ke Manado, seperti di Malalayang.

Selain itu, pihaknya juga mengawasi dengan ketat ayam-ayam yang masuk ke Manado. Jika diketahui ada yang positif terdapat virus tersebut, pihaknya langsung melakukan pemblokiran. Namun sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya unggas yang terkena flu burung.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved