TOPIK
Penikaman di Manado
-
Kepergian korban selamanya meninggalkan duka yang mendalam. Khususnya bagi sesama sopir di situ.
-
Sementara pelakunya adalah BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23), mereka berdua adalah kakak dan adik
-
Nuansa duka nampak di TKP pembunuhan  Pheyy, seorang sopir yang tewas dibunuh di depan Jumbo Swalayan
-
Insiden yang terjadi di depat Jumbo Pasar Swalayan, Kota Manado, Sulut, tengah menjadi perhatian publik.
-
Polisi mengungkap kronologi awal kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap dua terduga pelaku, BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson .
-
Dari keterangan yang diperoleh penyidik, Bombi dan Nelson saat itu tengah mengemudikan mikrolet ketika mereka dihentikan oleh korban.
-
Dua pelaku kasus penikaman yang terjadi di kawasan Pasar 45, tepatnya di depan Jumbo Pasar Swalayan, Kota Manado.
-
Kedua pelaku penikaman berinisial BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23) ini menyerahkan diri ke Polresta Manado setelah melakukan penikaman.
-
Menurut keterangan yang diperoleh penyidik, korban diduga mencegat kendaraan tersebut dan melakukan pemukulan terhadap salah satu pelaku.
-
Terungkap pengakuan pelaku penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan Kota Manado.
-
Saat itu, korban diduga mencegat kendaraan mereka dan melakukan penganiayaan dengan memukul salah satu pelaku di bagian wajah.
-
Baru terungkap penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu 6 Juni 2026 sore.
-
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, saat Bombi dan Nelson sedang mengemudikan mikro, mereka dicegat oleh korban.
-
Kata Kasat, setelah melakukan penikaman kedua pelaku langsung datang dan menyerahkan diri ke Polresta Manado.
-
Saat itu, korban diduga mencegat kendaraan mereka dan melakukan penganiayaan dengan memukul salah satu pelaku di bagian wajah.
-
Menurut Kasat, awalnya kedua pelaku sedang membawa angkutan umum (mikro) kemudian dicegat oleh korban.
-
Mantan pacarnya mengaku masih mengingat percakapan terakhir dengan Pheyy beberapa bulan sebelum korban tewas ditikam depan Jumbo Manado.
-
Penikaman terjadi di Kawasan Pasar 45 Manado, tepatnya depan Jumbo Swalayan, Sabtu (6/6/2026).
-
Dua pria berinisial BD alias Bombi dan ND alias Nelson telah diamankan setelah menyerahkan diri kepada polisi.
-
Fakta penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu 6 Juni 2026 sore.
-
Pheyy meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan Manado.
-
Phey dinyatakan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit
-
Kedua pelaku masing-masing berinisial BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23).
-
Sosok korban penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu 6 Juni 2026 sore.
-
Ferry Maweru dikenal ramah dan mudah bergaul itu meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman di depan Jumbo Pasar Swalayan
-
Korban bernama Ferry Maweru atau akrab disapa Maweru Pheyy ditikam oleh dua orang pelaku yang sudah menyerahkan diri ke Polresta Manado.
-
Menurut Kasat, pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penikaman tersebut telah menyerahkan diri ke Polresta Manado
-
Penikaman di kawasan depan Jumbo Pasar Swalayan, Kota Manado, pada Sabtu (6/6/2026) sore.
-
Saat pelanggan berusaha membatalkan transaksi tersebut, situasi berubah menjadi keributan.
-
Seorang pria yang memesan jasa wanita melalui aplikasi tersebut merasa kecewa karena wajah wanita yang ada, tidak sesuai dengan foto di profil.