TOPIK
Duka Cita Jatuhnya AirAsia
-
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Indonesia mengungkap temuan baru dalam tragedi pesawat Indonesia AirAsia nomor penerbangan QZ8501.
-
Tim Search and Rescue Terpadu belum berhasil mengangkat badan utama pesawat AirAsia bernomor penerbangan QZ 8501.
-
Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan telah mengeluarkan keterangan kronologi jatuhnya Airbus A320 milik maskapai Indonesia AirAsia .
-
Pesawat Airbus A320 milik maskapai penerbangan Indonesia AirAsia yang jatuh pada Minggu (28/12/2014)memiliki perilaku yang di luar kewajaran.
-
Nelayan Tanjung Nyiur, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menemukan benda diduga hidung pesawat nahas AirAsia QZ8501.
-
Kalau pagi hari cuacanya bersahabat, seperti hari ini, maka mulai pukul 06.00 sudah dilakukan penyelaman.
-
"Nelayan itu dirawat di Ruang Mawar RSUD Kuala Pembuang," kata Kapolsek Seruyan Hilir.
-
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI FHB Soelistyo menegaskan tim gabungan telah memastikan penemuan ekor pesawat.
-
Angkatan Laut Amerika atau US Navy, sekian armada asing yang membantu evakuasi dan pencarian korban penumpang AirAsia QZ8501.
-
Bahkan, kata Soelistyo, sejumlah penyelam dari pesawat amfibi milik Rusia tidak dapat menembus kondisi bawah laut yang ekstrem itu.
-
Pantauan di lokasi, delapan mobil jenazah yang mengangkut jasad penumpang AirAsia QZ8501 tiba di RSUD Imanuddin sekitar pukul 11.00 WIB.
-
Melalui persetujuan otoritas kedua negara, AirAsia perwakilan Indonesia boleh melakukan penerbangan Surabaya-Singapura.
-
Marah tak menyelesaikan masalah. Di negara lain, sebuah kecelakaan pesawat atau kapal laut adalah hal serius.
-
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono mengungkapkan enam dari 30 jenazah tersebut sudah berhasil diidentifikasi oleh tim DVI.
-
Agus Endaru Pratomo (42) salah satunya berjibaku melapisi aluminium foil berwarna silver ke setiap sisi dalam peti berbahan kayu itu.
-
Bahkan, dalam satu hari mereka dapat langsung menyerahkan 12 jenazah.
-
Bahkan, tiga dari empat jenazah tersebut, ditemukan dalam kondisi duduk di kursi pesawat.
-
"Masih on the way menuju ke titik (lokasi pencarian)," ujar Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta, Jumat (2/1/2015).
-
Rupanya, AirAsia tidak mengambil data cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelum pesawat tersebut terbang.
-
Tampak pihak keluarga dan kerabat almarhumah Nisa, tak dapat menutupi kesedihannya.
-
Kapal perang Amerika Serikat, USS Sampson bergabung dalam misi pencarian korban kecelakaan AirAsia QZ8501.
-
Ini jenazah pertama kali datang, saya kemarin dibilang kurang data pendukung akhirnya bisa diidentifkasi.
-
Tiga jenazah korban yang sudah dikenali identitasnya langsung diserahkan ke keluarga dan dikirim ke rumah dua masing-masing, Jumat (2/1/2014) sore.
-
Tim ekspedisi BJ 1 akan kembali bergerak ke lokasi pencarian yg berjarak 7 jam perjalanan dari Teluk Kumai dengan kecepatan 9-10 knot perjam.
-
Tim DVI mengumumkan tiga korban pesawat Airasia yang sudah teridentifikasi. Semuanya berkewarganegaraan Indonesia.
-
Chief Executive Officer AirAsia,Tony Fernandes,mengaku terharu karena derasnya dukungan masyarakat Indonesia dan dunia terhadap tragedi pesawat QZ8501
-
Korban pertama QZ8501 bernama Hayati Lutfiah Hamid yang mengalami kecelakaan di laut Jawa akhirnya dimakamkan.
-
Jenazah pertama dengan nomor kode 009 adalah laki-laki dewasa. Memakai kaos lengan pendek merah bertuliskan vintage radio.
-
Evakuasi terus dilakukan. Identifikasi jenazah juga terus dilakukan. Satu jenazah teridentifikasi dan sudah diserahkan kepada keluarga.
-
Untuk korban pesawat Air Asia QZ8501 warga Surabaya, Wali Kota Tri Rismaharini mengaku sudah menyiapkan area persemayaman dan kremasi khusus.