Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Hardiknas di Tomohon

Sekot Edwin Roring Pimpin Upacara Hardiknas 2026 di Tomohon, Bacakan Amanat Menteri

Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Tayang:
Dok. Pemkot Tomohon
UPACARA - Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Selasa (5/5/2026). Dalam upacara tersebut, Sekot membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjadikan Hardiknas sebagai momentum refleksi dan penguatan semangat pendidikan nasional. 

Ringkasan Berita:
  • Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota.
  • Sekot membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menekankan pentingnya menjadikan Hardiknas sebagai momentum refleksi dan penguatan semangat pendidikan nasional.
  • Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan dengan kasih sayang dan ketulusan.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON — Sekretaris Daerah Kota Tomohon, Edwin Roring bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Selasa (5/5/2026).

Dalam upacara tersebut, Sekot membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang menekankan pentingnya menjadikan Hardiknas sebagai momentum refleksi dan penguatan semangat pendidikan nasional.

Dalam amanatnya, ditegaskan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan dengan kasih sayang dan ketulusan.

Sekaligus upaya menumbuhkan potensi manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

Konsep pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara turut menjadi sorotan, khususnya sistem among yang meliputi asah, asih, dan asuh.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun watak, serta peradaban yang bermartabat,” demikian kutipan sambutan yang dibacakan Sekot.

Lebih lanjut, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menetapkan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Dalam pidato tersebut juga dipaparkan lima kebijakan strategis pemerintah, yakni pembangunan dan digitalisasi sekolah, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter siswa, peningkatan kualitas pembelajaran melalui literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif.

Disebutkan pula, sepanjang 2025 pemerintah telah melakukan revitalisasi terhadap 16.167 satuan pendidikan serta mendistribusikan papan interaktif digital ke lebih dari 288.000 sekolah.

Selain itu, peningkatan kualitas guru dilakukan melalui program beasiswa dan pelatihan, serta peningkatan kesejahteraan melalui tunjangan sertifikasi dan insentif bagi guru honorer.

Di akhir amanat, pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutup sambutan tersebut.

Upacara berlangsung tertib dan diikuti jajaran pemerintah, tenaga pendidik, serta pelajar di Kota Tomohon. (PET)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved