Breaking News
Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

GMIM

Ribuan Calon Vikaris GMIM Jalani Psikotes di Tomohon, Ketua BPMS: Harus Belajar Maksimal

Sebanyak 1.182 peserta calon vikaris pendeta Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) resmi mengikuti ujian psikologi.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Akun X BMKG
INFO BMKG - Sebanyak 1.182 peserta calon vikaris pendeta Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) resmi ujian psikologi. Seleksi ini tersebar di tiga titik strategis, yakni Aula Rektorat UKIT, Aula Inspirasi, dan lantai tiga Kantor Sinode GMIM. 

TOMOHON – Gelombang antusiasme memenuhi Kota Tomohon pada Jumat (27/3/2026).

Sebanyak 1.182 peserta calon vikaris pendeta Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) resmi ujian psikologi. 

Seleksi ini tersebar di tiga titik strategis, yakni Aula Rektorat UKIT, Aula Inspirasi, dan lantai tiga Kantor Sinode GMIM.

Sejak pagi, para peserta yang didominasi pakaian formal hitam-putih telah memadati area ujian.

Proses seleksi dirancang dengan sistematis melalui dua gelombang; sesi pertama dimulai pukul 08.00 WITA, disusul gelombang kedua pada pukul 14.00 WITA.

Pantauan di lokasi menunjukkan tingkat disiplin yang tinggi. Sebelum memasuki ruangan, para peserta wajib melakukan pemindaian barcode pada kartu identitas sebagai bentuk verifikasi digital, lalu diarahkan menuju kursi sesuai nomor urut yang telah ditetapkan panitia.

Menariknya, ujian tidak hanya menekankan aspek intelektual dan mental.

Sebelum berkutat dengan soal-soal, seluruh peserta diajak mengikuti ibadah bersama.

Panitia juga memastikan kesiapan fisik peserta dengan menyediakan makanan kotak sebelum sesi dimulai.

Setiap lokasi diperkirakan menampung lebih dari 200 peserta.

Ujian psikologi ini sendiri terbagi dalam lima sesi intensif. Menurut keterangan salah satu panitia, setiap sesi berdurasi 30 menit.

“Kurang lebih 2,5 jam pengerjaan mereka di ujian tersebut,” ujarnya saat memberikan keterangan di lokasi ujian.

Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Adolf K. Wenas, memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan dengan standar terbaik, mulai dari keamanan soal hingga kenyamanan ruang ujian.

Dalam sambungan telepon sehari sebelum pelaksanaan, ia menekankan bahwa psikotes ini merupakan panggung pembuktian bagi calon pelayan Tuhan.

“Mereka harus belajar maksimal dan menjaga fokus selama mengikuti seluruh rangkaian ujian,” tegas Adolf pada Kamis (26/3/2026).

Selain kesiapan materi, pihak Sinode juga mengingatkan para calon vikaris untuk tetap menjaga kebugaran fisik demi kelancaran seluruh tahapan seleksi yang panjang ini.

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved