TAG
Samarinda
-
Kedewasaan Bangsa Indonesia Sedang Diuji
Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, mengatakan dua aksi teror yang melanda Samarinda dan Singkawang adalah ujian mendewasakan bangsa.
Rabu, 16 November 2016 -
Siapa Sangka Kalimat 'Tenang di Surga' dari Mulut Mungil Intan Sekarang Jadi Doa Melepasnya Pergi
Ia tak menyangka keponakannya itu meninggal di usia yang masih sangat belia karena serangan bom.
Selasa, 15 November 2016 -
Intan Ternyata Baru Ditinggal Mati Bibi dan Nenek, Salam Perpisahannya Membuat Merinding
Hal itu dikarenakan dua pekan lalu, Agustini sempat melihat keponakannya Intan Olivia Banjarnahor datang ke Kota Medan.
Selasa, 15 November 2016 -
Ayah Intan Terus Menangis, "Maafkan Kami Nak Yang Tak Bisa Melindungimu"
Lima orang lagi sudah ditangkap dan dikembangkan. Ini sebenarnya pelaku lama kasus bom di Serpong dan bom buku.
Selasa, 15 November 2016 -
Pramono: Program Deradikalisasi Belum 100 Persen Berhasil
"Siapa pun pelakunya, baik tunggal atau kelompok, harus diambil langkah tegas. Harus dihukum seberat-beratnya," kata Pramono
Selasa, 15 November 2016 -
Intan Marbun Jadi MARTIR Bagi Kebhinekaan Indonesia, Maafkan Kami Gagal Melindungimu!
Intan Marbun, balita mungil nan cantik itu mengembuskan napas terakhir pada Senin (14/11/2016) dini hari di RS AW Sjahranie.
Selasa, 15 November 2016 -
Ketua Umum GMKI Minta Kepala BNPT Dicopot
Sahat Martin Philip Sinurat meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Suhardi Alius dicopot dari jabatannya
Senin, 14 November 2016 -
Pelaku Pelempar Bom Molotov di Samarinda Berdomisili di Bogor
"Inisialnya adalah J. Umurnya 32 tahun. Pelaku berdomisili di Bogor," kata Kapolres Samarinda Kombes Setyobudi kepada Kompas TV, Minggu.
Senin, 14 November 2016 -
Bom Meledak Depan Gereja Oikumene Samarinda, Hati-hati Provokasi!
"Pelaku sudah berhasil ditangkap dan sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak Polresta."
Senin, 14 November 2016 -
PGI Minta Jemaat Tak Mudah Sebarkan Opini Liar di Media Sosial
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan keprihatinan atas terjadinya ledakan di Gereja Oikumene
Senin, 14 November 2016 -
BREAKING NEWS - Hari Ini, Densus 88 Tiba di Kaltim
Terkait ledakan bom di depan Gereja Oikumene, JL Cipto Mangunkusomo, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Senin, 14 November 2016 -
BREAKING NEWS - Kabar Duka, Balita Intan Korban Ledakan Bom Akhirnya Menghembuskan Nafas Terakhir
Kabar duka menghampiri keluarga korban ledakan bom di depan Gereja Oikumene, Kota Samarinda
Senin, 14 November 2016 -
Kiai Haji Maman Imanulhaq: "Yang Ngebom Itu Tidak Paham Jihad"
Menurut anggota DPR RI ini peledakan bom di Gereja ini makin menambah panjang derita kita dan kekhawatiran kita akan masa depan Indonesia yang damai.
Minggu, 13 November 2016 -
Pelaku Bom Gereja Dihakimi Massa, Dia Masih Sehat dan Sadar
Saat ini pelaku pelempar bom gereja di Samarinda diamankan jajaran kepolisian Samarinda, Minggu (13/11/2016).
Minggu, 13 November 2016 -
Bom Meledak di Depan Gereja Samarinda. 'Yang Kuat Ya Adek, Doa Kami Untuk Kalian'
Ada ledakan bom di depan Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Loa Janan, Samarinda, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016).
Minggu, 13 November 2016 -
Begini Kondisi Anak Yang Menjadi Korban Bom di Depan Gereja Oikumene Samarinda
Saat ini keempat korban berada dalam perawatan di RSUD Inche Abdoel Moeis, Samarinda.
Minggu, 13 November 2016 -
Ini Dia Identitas Terduga Pengebom Gereja Oikumene di Samarinda
Brigjen Agus Rianto, mengatakan pelaku bom atas nama Joh alias Jo Bin Muhammad Aceng Kurnia (32).
Minggu, 13 November 2016 -
Ini Dia Gambar Terduga Pengembom Gereja di Samarinda Yang Beredar di Sosmed
Pelaku pelempar bom molotov di Gereja Oikumene diketahui berdomisili di Bogor, Jawa Barat.
Minggu, 13 November 2016 -
Ini Nama Empat Anak yang Jadi Korban Ledakan di Depan Gereja
Empat anak yang tengah berada di depan gereja menjadi korban ledakan bom di tempat parkir Gereja Oikumene
Minggu, 13 November 2016 -
Pelempar Bom di Gereja Samarinda Tinggal di Bogor
"Inisialnya adalah J. Umurnya 32 tahun. Pelaku berdomisili di Bogor," kata Kapolres Samarinda Kombes Setyobudi kepada Kompas TV, Minggu.
Minggu, 13 November 2016