Sulut Maju
Gubernur YSK Imbau Warga Sulut Waspada Cuaca Ekstrem 19–21 Mei 2026
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengimbau seluruh masyarakat di Sulawesi Utara untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem
- Potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 19 hingga 21 Mei 2026
- YSK juga meminta pemerintah kabupaten dan kota bersama seluruh instansi terkait untuk terus memantau perkembangan cuaca dan memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana di masing-masing wilayah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), mengimbau seluruh masyarakat di Sulawesi Utara untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada 19 hingga 21 Mei 2026.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah di Sulut.
Menurut YSK, kondisi cuaca saat ini dipengaruhi oleh aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) secara spasial, Gelombang Kelvin, adanya low pressure area di wilayah timur laut, serta konvergensi belokan angin yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan di Sulawesi Utara.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujar YSK.
Ia mengatakan, kondisi tersebut berpotensi memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, terutama di wilayah-wilayah yang masuk kategori rawan bencana.
Adapun daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kota Manado, Tomohon, Bitung, Kabupaten Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, hingga Kepulauan Talaud.
YSK juga meminta pemerintah kabupaten dan kota bersama seluruh instansi terkait untuk terus memantau perkembangan cuaca dan memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana di masing-masing wilayah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memantau informasi resmi dari BMKG, menjaga kebersihan lingkungan terutama saluran air, serta menghindari lokasi yang rawan banjir maupun longsor,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau menyiapkan tas siaga bencana serta mengenali jalur evakuasi terdekat sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kondisi darurat.
“Gotong royong dan kepedulian antarwarga sangat penting dalam menghadapi situasi seperti ini. Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar,” tambah YSK. (Ren)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/IMBAU-Gubernur-Sulawesi-Utara-Yulius-Selvanus-Komakhkhjk.jpg)