Sulut Maju
Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulut Pastikan Pelayanan Haji 2026 Tetap Optimal
Ringkasan Berita:
- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara, Wahyudin Ukoli, memastikan pelayanan bagi jemaah haji asal Sulut
- Hal tersebut disampaikannya menyikapi berbagai dinamika dalam penyelenggaraan ibadah haji, termasuk penyesuaian biaya perjalanan haji
- Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) menyetujui kenaikan subsidi biaya lokal bagi jemaah haji asal Sulut menjadi Rp5 juta per orang
TRIBUNMANADO.CO.ID – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Utara, Wahyudin Ukoli, memastikan pelayanan bagi jemaah haji asal Sulut tetap berjalan optimal pada tahun 2026.
Hal tersebut disampaikannya menyikapi berbagai dinamika dalam penyelenggaraan ibadah haji, termasuk penyesuaian biaya perjalanan haji.
Wahyudin menegaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan haji berjalan lancar.
“Kami memastikan bahwa seluruh proses pelayanan kepada jemaah haji tetap menjadi prioritas utama. Mulai dari persiapan, pemberangkatan hingga pemulangan nanti,” ujar Wahyudin Ukoli Jumat (17/4/2026)
Ia menjelaskan, berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga kualitas layanan, termasuk melakukan evaluasi secara berkala terhadap seluruh tahapan penyelenggaraan haji.
Selain itu, Wahyudin juga mengimbau seluruh calon jemaah haji agar mempersiapkan diri dengan baik, baik dari sisi kesehatan maupun kelengkapan administrasi.
Kami mengajak seluruh jemaah untuk menjaga kondisi fisik dan melengkapi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan. Ini penting agar pelaksanaan ibadah haji berjalan dengan baik dan lancar,” tambahnya.
Menurutnya, kesiapan jemaah menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
Ia juga berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya terkait penyelenggaraan haji.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan, Kemenag Sulut optimistis pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK) menyetujui kenaikan subsidi biaya lokal bagi jemaah haji asal Sulut menjadi Rp5 juta per orang.
Keputusan ini diambil usai menerima audiensi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulut, Wahyudin Ukoli, di Wisma Negara, Jumat (17/4/2026).
Sebelumnya, subsidi yang diberikan pemerintah daerah sebesar Rp3,8 juta per jemaah.
Kenaikan ini merupakan respons atas melonjaknya harga avtur yang berdampak pada biaya penerbangan haji.
“Kita ingin memastikan masyarakat Sulawesi Utara tetap dapat menunaikan ibadah haji dengan biaya yang lebih terjangkau, meskipun ada faktor eksternal seperti kenaikan harga avtur,” ujar Gubernur.
Ia menegaskan, kehadiran pemerintah harus mampu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam menjalankan rukun Islam kelima tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga menyampaikan harapan agar ke depan Sulawesi Utara memiliki embarkasi haji sendiri. Menurutnya, hal itu penting untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pelayanan bagi jemaah.
Di sisi lain, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sulut, Anna Pangalila, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti kebijakan tersebut.
“Kami akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait agar kebijakan ini bisa direalisasikan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Audiensi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal, sekaligus menghadirkan solusi bagi masyarakat di tengah kenaikan biaya haji. (Ren)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/SEMANGAT-Kepala-Kantor-Wilayah-KementeJGHJGHJ89KHKHJ.jpg)