Sulut Maju

Timsus Gubernur YSK Fokus Kawal Program-program Prioritas untuk Masyarakat Sulawesi Utara

Dok. Tim YSK
TIMSUS GUBERNUR YSK - Tim Khusus (Timsus) Gubernur Percepatan Pembangunan Sulawesi Utara menegaskan keberadaan tim akselerasi ini bukan untuk membatasi ruang gerak Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melainkan memperkuat sinergi daerah dengan pemerintah pusat dalam mengawal program prioritas nasional maupun prioritas pembangunan daerah. Sekretaris Timsus Gubernur Percepatan Pembangunan, Ivanry Matu, mengatakan tim dibentuk untuk mempercepat tindak lanjut berbagai usulan program dan proposal yang disusun OPD agar lebih efektif diproses di kementerian dan lembaga (K/L) di Jakarta. 
Ringkasan Berita:
  • Timsus Gubernur YSK fokus kawal program-program prioritas untuk masyarakat Sulawesi Utara.
  • Tim percepatan tidak membebani APBD karena seluruh personel tidak digaji.
  • Kerja tim langsung berjalan sejak hari pertama menerima Surat Keputusan (SK) dari Gubernur YSK.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tim Khusus (Timsus) Gubernur Percepatan Pembangunan Sulawesi Utara menegaskan keberadaan tim akselerasi ini bukan untuk membatasi ruang gerak Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melainkan memperkuat sinergi daerah dengan pemerintah pusat dalam mengawal program prioritas nasional maupun prioritas pembangunan daerah.

Sekretaris Timsus Gubernur Percepatan Pembangunan, Ivanry Matu, mengatakan tim dibentuk untuk mempercepat tindak lanjut berbagai usulan program dan proposal yang disusun OPD agar lebih efektif diproses di kementerian dan lembaga (K/L) di Jakarta.

Menurut Ivanry, pola kerja tim dilakukan secara kolaboratif bersama OPD, khususnya melalui pembaruan data dan monitoring progres secara berkala. 

Ia menilai padatnya rutinitas pelayanan dan pekerjaan OPD di daerah kerap menjadi tantangan tersendiri, sehingga dibutuhkan pendampingan agar agenda prioritas Gubernur untuk rakyat dapat ditangani lebih fokus dan cepat.

"Tim bersama OPD saling bersinergi dalam update data dan progres. OPD terbatas dengan rutinitas di daerah, sehingga perlu dukungan agar program-program prioritas Gubernur untuk rakyat bisa diurus lebih optimal,” ujar Ivanry Minggu (25/1/2026)

Ivanry juga menepis anggapan bahwa pembentukan tim percepatan akan menambah beban anggaran daerah. Ia menegaskan, keberadaan Timsus justru berpotensi mengefisiensi anggaran perjalanan dinas OPD ke pusat.

“Justru Timsus ini mengefisiensi anggaran perjalanan dinas OPD ke Jakarta. Kalau dibilang pemborosan, malah sebaliknya,” tegasnya.

Ia menambahkan, tim percepatan tidak membebani APBD karena seluruh personel tidak digaji.

“Meskipun tidak digaji, sebagai putra-putri Sulut sudah menjadi keharusan kami untuk memberi diri dalam pembangunan Sulawesi Utara,” katanya.

TIM KHUSUS - Gubernur YSK menegaskan pembentukan Tim Khusus (Timsus) Gubernur untuk Percepatan Akses Program Strategis merupakan langkah terukur dan strategis guna menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Khusus yang dirangkaikan dengan rapat perdana Timsus, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026).
TIM KHUSUS - Gubernur YSK menegaskan pembentukan Tim Khusus (Timsus) Gubernur untuk Percepatan Akses Program Strategis merupakan langkah terukur dan strategis guna menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Khusus yang dirangkaikan dengan rapat perdana Timsus, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026). (Pemprov Sulut)

Menanggapi dinamika opini publik di media sosial, Ivanry menilai pro dan kontra merupakan hal yang wajar.

“Pro-kontra di media sosial itu biasa. Untuk saat ini kami fokus bekerja saja, karena ada tugas yang jauh lebih penting untuk Sulut,” ujarnya.

Ivanry mengungkapkan, kerja tim langsung berjalan sejak hari pertama menerima Surat Keputusan (SK).

“Hari pertama menerima SK, selang 10 menit kemudian kami langsung menggelar rapat di Wisma Negara Rudis Gubernur bersama Sekprov, Bappeda, dan BKAD sebagai OPD strategis,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam sepekan ke depan tim telah menjadwalkan pertemuan dengan sejumlah OPD untuk membahas Matriks Penyelarasan Usulan Prioritas Daerah dan Prioritas Nasional yang telah disusun.

Lebih lanjut, Ivanry menyebut sebelum Timsus terbentuk secara resmi, upaya pendampingan dan pengawalan program sebenarnya telah berjalan. 

Hasilnya, terdapat peningkatan signifikan pada sejumlah alokasi anggaran pusat yang sebelumnya relatif kecil, namun berhasil terdongkrak melalui koordinasi dan lobi intensif.

“Kami memiliki data yang bisa ditelusuri di beberapa OPD terkait peningkatan alokasi tersebut,” ujarnya.

TIM KHUSUS - Gubernur YSK menegaskan pembentukan Tim Khusus (Timsus) Gubernur untuk Percepatan Akses Program Strategis merupakan langkah terukur dan strategis guna menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Khusus yang dirangkaikan dengan rapat perdana Timsus, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026).
TIM KHUSUS - Gubernur YSK menegaskan pembentukan Tim Khusus (Timsus) Gubernur untuk Percepatan Akses Program Strategis merupakan langkah terukur dan strategis guna menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Khusus yang dirangkaikan dengan rapat perdana Timsus, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026). (Pemprov Sulut)

Ivanry menegaskan kualitas personalia dalam Timsus tidak perlu diragukan. Meski beranggotakan jumlah terbatas, tim diisi figur-figur dengan jejaring dan pengalaman di level nasional serta sektor strategis.

“Tim kami memang kecil, tapi memiliki personel dengan kapasitas dan jaringan yang kuat,” katanya.

Ivanry menegaskan, Gubernur menugaskan Timsus untuk mengawal sejumlah proyek strategis nasional dan prioritas daerah, di antaranya Jalan Tol Manado–Amurang, Jembatan Pulau Lembeh, jalur Kereta Api Sulawesi, Sekolah Rakyat, 

Kampung Nelayan, SMA Unggulan, pembangunan rumah sakit, SPAM, lanjutan Ring Road 3, Revitalisasi Stadion Klabat, universitas di Bolaang Mongondow, Rumah Susun ASN, sport center, normalisasi banjir Manado, jalan lingkar Pulau Salibabu, Bandara Miangas, akses listrik 24 jam untuk desa terpencil dan terluar, KEK Bitung, hingga revitalisasi jaringan irigasi.

“Tentu ini bukan tugas mudah. Namun semakin banyak pihak berkolaborasi, maka realisasinya akan semakin cepat,” katanya.

Ia pun memohon doa dan dukungan masyarakat Sulawesi Utara agar seluruh usulan proyek strategis nasional tersebut dapat terwujud.

“Kami juga mengharapkan masukan yang konstruktif dan ide-ide dari masyarakat. Itu bentuk partisipasi aktif dalam membangun Sulut yang kita cintai,” pungkas Ivanry. (Ren)

TIM KHUSUS - Gubernur YSK menegaskan pembentukan Tim Khusus (Timsus) Gubernur untuk Percepatan Akses Program Strategis merupakan langkah terukur dan strategis guna menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Khusus yang dirangkaikan dengan rapat perdana Timsus, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026).
TIM KHUSUS - Gubernur YSK menegaskan pembentukan Tim Khusus (Timsus) Gubernur untuk Percepatan Akses Program Strategis merupakan langkah terukur dan strategis guna menjawab tantangan pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Penegasan itu disampaikan Gubernur saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Tim Khusus yang dirangkaikan dengan rapat perdana Timsus, di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Sabtu (24/1/2026). (Pemprov Sulut)

Baca juga: Sosok Elisabeth Lihiang, Anggota Tim Khusus Gubernur YSK, Mantan DPRD Sulut