Sulut Maju
Dunia Olahraga Sulut Maju, Gubernur YSK dan Ketum KONI Jerry Waleleng Semangat
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling turun langsung mengawal seluruh proses Porprov.
- Di belakangnya, KONI Sulut di bawah kepemimpinan Brigjen TNI (Purn) B. Jerry Waleleng, bergerak total.
- Gubernur YSK menegaskan seluruh pemangku kepentingan wajib bergerak dalam satu arah.
TRIBUNMANADO.CO.ID – Tirai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Utara baru saja ditutup.
Namun gema dari gelaran olahraga terbesar di Bumi Nyiur Melambai itu menyisakan pesan tegas: kebangkitan olahraga Sulawesi Utara kini bergerak dalam satu komando.
Adalah Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), yang turun langsung mengawal seluruh proses Porprov sejak pembukaan hingga penutupan.
Di belakangnya, KONI Sulut di bawah kepemimpinan Brigjen TNI (Purn) B. Jerry Waleleng, bergerak total memastikan event empat tahunan itu menjadi kawah candradimuka bagi atlet-atlet daerah.
“Kalian datang membawa nama daerah, tetapi ke depan harus membawa nama Sulut,’’ tegas YSK kala itu
Gubernur YSK menegaskan seluruh pemangku kepentingan wajib bergerak dalam satu arah.
Para bupati dan wali kota diminta mengalokasikan dana bagi hasil untuk pembangunan minimal satu sarana olahraga representatif di daerah masing-masing.
“Daerah harus hidupkan event olahraga. KONI kabupaten/kota harus sejalan dan satu komando dengan KONI Sulut,” demikian arahan Gubernur.
Belum setahun memimpin, YSK membuat dunia olahraga Sulut terasa bangun dari tidur panjang.
Euforia langsung melanda berbagai cabang olahraga.
Turnamen digelar tanpa henti. Dari catur, sepak bola, tinju, silat, taekwondo, futsal, hingga pacuan kuda—semuanya bergerak. Venue dan komunitas olahraga kembali hidup.
“Olahraga membuat kita sehat dan enerjik,” berulang kali disampaikan YSK di berbagai kesempatan.
Infrastruktur pun mulai disentuh. Kolam Renang Ranowangun dan Stadion Klabat masuk daftar prioritas renovasi.
Lewat lobi Gubernur ke Menteri PUPR Doddy Hanggodo, tahun depan keduanya akan dibangun berstandar internasional. Ranowangun bahkan akan dilengkapi waterboom untuk publik.
Kolaborasi Gubernur, KONI, dan Dispora Sulut juga memastikan kehadiran kontingen di tiga event nasional:
• Pornas XVII Korpri (Palembang)
• Popnas XVII dan Peparpenas XI (Jakarta)
• PON Bela Diri I (Kudus)
Ratusan atlet dikirim dengan dukungan penuh pemerintah provinsi dan KONI.
Semua dilakukan untuk mengembalikan marwah Sulut sebagai kekuatan olahraga nasional.
Tahun depan, Sulut mendapat kehormatan besar menjadi tuan rumah PON Bela Diri II di Manado. Ribuan atlet top dari seluruh Indonesia akan datang.
Venue harus siap. Fasilitas harus prima. “Ini momentum emas Sulut,” demikian ditegaskan Gubernur.
Di tengah persiapan Porprov, YSK justru meluncurkan gebrakan lain: me-launching Persma 1960 dengan target naik dari Liga 4 ke Liga 1.
Lapangan KONI dibenahi total, dan klub legenda Persija Glory didatangkan untuk laga eksibisi menghadapi Persma All Star.
Usai menutup Porprov, Gubernur langsung mencanangkan target tinggi: Sulut masuk 10 besar PON NTB/NTT.
Setelah itu, Sulut siap mengajukan diri sebagai tuan rumah PON berikut.
Melihat gebrakan sejak awal masa kepemimpinan, target ini bukan hal yang mustahil.
YSK—mantan prajurit Kopassus—bergerak dengan ritme strategi medan tempur: taktis, cepat, dan senyap.
Ditopang Ketum Jerry Waleleng yang juga petarung sejati, keduanya kini menjadi motor kebangkitan olahraga Sulut.
Masyarakat Sulut pun patut berbangga. Jalan panjang perbaikan olahraga kini mulai menemukan arah, dan reputasi Kawanua dalam kancah nasional bersiap kembali terangkat. (Ren)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>
Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>
Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>>
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/SEMANGAT-Gubernur-Sulut-Yulius-Selvanus-Komaling-YSK-yang-turun-langsung-9.jpg)