Sulut Maju

Ketua TP PKK Sulut Anik Yulius Selvanus: Selamatkan Pangan dan Masa Depan

Dok. Pemprov Sulut
SINERGI - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara Ny Anik Yulius Selvanus. Ia mengajak seluruh masyarakat Sulut untuk lebih bijak dalam mengelola dan mengonsumsi bahan pangan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara, Ny Anik Yulius Selvanus, mengajak seluruh masyarakat Sulut untuk lebih bijak dalam mengelola dan mengonsumsi bahan pangan. 

Ajakan tersebut ia sampaikan melalui sebuah video berdurasi satu menit yang diunggah di akun media sosial Facebook pribadinya, Sabtu (11/10/2025).

Dalam video yang sederhana namun sarat makna itu, istri Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling, menyampaikan pesan kuat agar masyarakat tidak boros pangan dan turut berperan dalam menyelamatkan masa depan dengan cara menghargai setiap butir makanan.

Saya Anik Yulius Selvanus, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Utara. Mengajak, mari jo sama-sama torang stop boros pangan,” ucapnya dalam video tersebut dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Anik menjelaskan bahwa kebiasaan membuang makanan secara berlebihan menjadi salah satu permasalahan serius yang berdampak pada ketahanan pangan nasional. 

“Setiap hari jutaan ton makanan terbuang sia-sia. Padahal di sudut lain negeri ini masih banyak saudara-saudara kita yang menahan lapar,” ungkapnya.

Dalam video tersebut, Anik juga menggunakan bahasa khas Manado yang akrab di telinga masyarakat Sulut. Ia mengingatkan agar masyarakat hanya mengambil makanan sesuai kebutuhan dan tidak menyisakan makanan yang bisa terbuang percuma.

“Ambe makanan secukupnya, kong kase abis, jang kase sisa. Olah pangan yang ada, jang kase biar jadi sampah. Brenti jo boros pangan, selamatkan pangan, selamatkan masa depan,” pesannya sambil menutup video dengan ucapan terima kasih.

Kampanye ini sejalan dengan program nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat dalam rangka mengurangi tingkat food waste di Indonesia, yang hingga kini masih termasuk tinggi dibanding negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Langkah Ketua TP-PKK Sulut ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap isu pangan berkelanjutan dan gaya hidup hemat, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak pada harga bahan pokok. (Ren)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.