Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info BMKG

Update Cuaca Manado, Suhu Tinggi di Siang Hari Dampak Fase Peralihan Matahari

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi menjelaskan, fenomena ini disebabkan pergerakan matahari. 

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
PANAS - Cuaca Kota Manado, Sulawesi Utara pada Jumat 27 Maret 2027 cerah. Pada saat ini sedang berlangsung fase peralihan, di mana posisi matahari tepat berada di atas khatulistiwa yang meliputi wilayah Indonesia. 
Ringkasan Berita:
  • Cuaca cerah dan panas – Langit Kota Manado biru tanpa awan, matahari bersinar terang, suhu siang rata-rata 32°C dan terasa hingga 36°C.
  • Penyebab fenomena – BMKG menjelaskan pergerakan semu matahari di khatulistiwa (fase peralihan) dan gangguan tropis di Papua membuat wilayah Sulawesi Utara cerah dan panas.
  • Dampak bagi warga – Aktivitas di luar rumah terasa menyengat; warga disarankan menambah konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Cuaca Kota Manado, Sulawesi Utara pada Jumat 27 Maret 2026 cerah. 

Pantauan Tribunmanado.co.id hingga Jumat siang, seantero langit Manado biru. 

Matahari bersinar terang benderang. Manado dilanda panas terik. 

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Sulut 27 Maret 2026, 3 Wilayah di Minahasa Berpotensi Terdampak Hujan Awal

Suhu udara Manado pada siang ini sedang tinggi-tingginya. Hawa udara terasa panas menyengat. Aplikasi pengukur suhu di smartphone menyebut suhu rata 32 derajat Celcius namun dapat dirasakan hingga 36 derajat. 

Penjelasan BMKG 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi menjelaskan, fenomena ini disebabkan pergerakan matahari. 

"Pergerakan semu matahari saat ini berada di khatulistiwa. Tepat di wilayah Indonesia," ujar Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Sulawesi Utara, Muhammad Candra Buana SST MSi kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (26/3/2026). 

Katanya, pergerakan matahari ke utara ini secara teknis disebut fase peralihan. 

Lebih jauh dijelaskan Candra, selain fenomena di atas, saat ini ada gangguan tropis di wilayah Papua menyebabkan pergerakan masa uap air ke sana. 

Sehingga kondisi di Sulawesi Utara tergolong cerah. "Di tambah saat ini matahari berada di katulistiwa menyebabkan peningkatan suhu yang cukup signifikan di wilayah Sulawesi Utara," jelasnya.

Sementara itu, kondisi ini menyebabkan warga yang beraktivitas di luar rumah terdampak. 

"Beberapa hari terakhir sangat panas. Masih jam 10 pagi tapi so panas menyengat," kata Apri, salah seorang ojek online asal Malalayang. 

Karena itu, ia menambah frekuensi minum air putih. "Ini sudah botol kesekian," katanya di depan sebuah outlet ritel modern dalam Kawasan Megamas.(ndo) 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved