Lirik Lagu
Lirik Lagu Bunga Maaf - The Lantis - Lengkap dengan Makna Lagu
Lirik Lagu Bunga Maaf - The Lantis. Andai angin mengulang sebuah masa yang t'lah usang 'Kan kutelan isi bumi hanya untukmu.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
TRIBUNMANADO.CO.ID - Lirik lagu The Lantis yang berjudul "Bunga Maaf".
Berikut selengkapnya:
Hai, masihkah
Luka itu ada di sana?
Yang kutinggalkan
Saat kita masih bersama
Kini waktu terasa berbeda
Tanpa hadirmu
Keras hati yang dulu bicara
Berujung pilu
Andai angin mengulang sebuah masa yang t'lah usang
'Kan kutelan isi bumi hanya untukmu
Terima bunga maafku, layu termakan egoku
Meski ku tahu tak bisa
Oh, mungkinkah
Ada rindu di balik benci itu?
Yang perlahan menghilang
Saat nyamanku tak lagi kau butuh
Kini waktu terasa berbeda
Tanpa hadirmu
Keras hati yang dulu bicara
Berujung pilu
Andai angin mengulang sebuah masa yang t'lah usang
'Kan kutelan isi bumi hanya untukmu
Terima bunga maafku, layu termakan egoku
Meski ku tahu tak bisa
Andai angin mengulang semua masa yang t'lah hilang
'Kan kutelan isi bumi hanya untukmu
Terima bunga maafku, layu termakan egoku
Meski ku tahu (meski ku tahu)
Meski ku tahu ku tak akan bisa
Tentang Lagu
Lagu "Bunga Maaf" adalah karya hasil kolaborasi antara The Lantis dengan musisi ternama Rendy Pandugo.
Makna lagu "Bunga Maaf" dari The Lantis adalah tentang penyesalan mendalam, ego yang menghancurkan dan harapan untuk memperbaiki hubungan yang telah rusak karena kesalahan yang tidak dapat diperbaiki lagi.
Judul "Bunga Maaf" melambangkan permintaan maaf yang tulus dan penuh kasih, sementara liriknya menggambarkan kehilangan kesempatan kedua akibat ego yang terlalu tinggi.
Lagu ini juga menyampaikan pesan untuk menghargai waktu dan kesempatan, serta pentingnya keberanian mengakui kesalahan untuk penyembuhan.
Selain itu, lagu ini menjadi pengingat bahwa meskipun ada luka dan kehilangan, selalu ada harapan untuk berdamai dengan diri sendiri dan memperbaiki hubungan jika ada kesediaan untuk meminta maaf dengan tulus.
-
Baca juga: Lirik Lagu Kisah Gelas Yang Pecah — Paula Sihombing
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Lirik-Lagu-The-Lantis-Bunga-Maaf-123.jpg)