Gempa Bumi di Sulut
Suharto Warga Matutuang Sangihe Korban Gempa Minta Bantuan Pemerintah, Kehilangan Tempat Tinggal
Suharto mengaku rumah yang ditempati keluarganya mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Warga Kampung Matutuang, Kecamatan Kepulauan Marore, yang terdampak gempa Magnitudo 7,7 berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.
- Suharto Mokodompis, salah satu warga terdampak, meminta pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten memberikan bantuan darurat.
- Kampung Matutuang menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup parah, dengan sejumlah rumah warga, fasilitas pendidikan, dan bangunan umum.
TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE – Warga Kampung Matutuang, Kecamatan Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Senin (8/6/2026), berharap pemerintah segera memberikan bantuan kepada masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana tersebut.
Hal itu disampaikan Suharto Mokodompis, salah satu warga terdampak gempa, saat diwawancarai Tribun Manado pada Selasa (9/6/2026).
Suharto mengaku rumah yang ditempati keluarganya mengalami kerusakan akibat guncangan gempa.
• Warga Matutuang Antilce Barahama Ceritakan Detik-Detik Gempa M 7,7: Kami Lihat Rumah Mulai Hancur
Ia menyampaikan harapan agar pemerintah, mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten, dapat memberikan perhatian dan bantuan kepada warga yang menjadi korban bencana.
"Kami sebagai keluarga yang terdampak gempa mengimbau kepada pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten, untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana ini. Saat ini kami sudah tidak memiliki tempat tinggal yang layak dan sangat membutuhkan bantuan," ujar Suharto.
Menurutnya, bantuan yang dibutuhkan tidak hanya berupa kebutuhan darurat, tetapi juga dukungan untuk pemulihan tempat tinggal warga yang rusak akibat gempa.
Ia berharap pemerintah dapat bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak, terutama bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat hingga tidak dapat lagi dihuni.
Suharto juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat Matutuang pascagempa.
Namun demikian, ia berharap bantuan dapat segera direalisasikan mengingat banyak warga masih menghadapi kesulitan akibat kerusakan rumah dan fasilitas lainnya.
Diketahui, Kampung Matutuang menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah perbatasan utara Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Sejumlah rumah warga, fasilitas pendidikan, serta bangunan umum dilaporkan mengalami kerusakan dan masih dalam proses pendataan oleh pemerintah setempat.
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
| Warga Matutuang Antilce Barahama Ceritakan Detik-Detik Gempa M 7,7: 'Kami Lihat Rumah Mulai Hancur' |
|
|---|
| Gempa Baru Saja Terjadi di Sulawesi Utara Sore Ini Selasa 9 Juni 2026, Berikut Info BMKG Magnitudo |
|
|---|
| Gempa Bumi di Sulawesi Utara Selasa 9 Juni 2026, Info BMKG Pusatnya di Kedalaman 3 Km |
|
|---|
| Pemkab Sangihe Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari Pascagempa, 415 Rumah Dilaporkan Rusak |
|
|---|
| Gempa Magnitudo 5,2 Baru Saja Terjadi di Sulawesi Utara Siang Ini Selasa 9 Juni 2026, Info BMKG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Suharto-Mokodompis-salah-satu-warga-terdampak-gempa-saat-diwawancarai-Tribun-Manado.jpg)