Gempa Bumi di Sulut
Daftar 10 Sekolah di Sangihe Laporkan Dampak Kerusakan Akibat Gempa M 7,7
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Senin (8/6/2026) turut berdampak pada sejumlah fasilitas pendidikan
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Glendi Manengal
Ringkasan Berita:
- Dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada, Senin (8/6/2026) pagi.
- Sejumlah fasilitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe turut terdampak.
- Sedikitnya 10 satuan pendidikan telah menyampaikan kondisi pascagempa kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Keb. Sangihe.
TRIBUNMANADO.CO.ID, SANGIHE – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara pada Senin (8/6/2026) turut berdampak pada sejumlah fasilitas pendidikan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Hingga Selasa (9/6/2026), sedikitnya 10 satuan pendidikan telah menyampaikan laporan awal kondisi pascagempa kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe. Laporan tersebut berasal dari kepala sekolah dan pengawas sekolah di berbagai wilayah terdampak.
Adapun sekolah yang telah melaporkan kondisi pascagempa yakni:
1. SD Negeri Pedine,
2. SD Negeri Matutuang,
3. SD Katolik Santa Lusia Dalako,
4. SD Negeri Naha,
5. SD Negeri Lipang,
6. SD GMIST Pniel Kawaluso,
7. SD Katolik Manganitu,
8. SD GMIST Smirna Kawio,
9. SMP Negeri 6 Satap Tabukan Utara,
10. SMP Negeri 1 Tabsel Tenggara.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Julien Manangkalangi, mengatakan data tersebut masih bersifat sementara karena proses pendataan masih terus berlangsung.
"Kami sementara meneruskan laporan yang masuk dari kepala sekolah dan pengawas sekolah. Saat ini juga sedang dilakukan rekapitulasi dalam format khusus untuk seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD hingga SMP," ujar Julien, Selasa.
Menurutnya, fokus pendataan saat ini adalah mengidentifikasi tingkat kerusakan yang terjadi pada bangunan sekolah, ruang kelas, serta berbagai fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sangihe masih menunggu laporan lengkap dari seluruh satuan pendidikan yang tersebar di wilayah kabupaten tersebut.
Data lanjutan nantinya akan digunakan untuk memastikan jumlah sekolah terdampak serta menentukan langkah penanganan dan pemulihan pascagempa.
Pemerintah daerah berharap proses pendataan dapat segera rampung sehingga kebutuhan perbaikan sarana pendidikan yang rusak akibat gempa dapat ditangani secepatnya demi menjamin kelangsungan kegiatan belajar mengajar bagi para siswa.
Puluhan Bangunan Rusak
Dampak kerusakan bangunan akibat gempa bumi di Kecamatan Marore dilaporkan terjadi di tiga kampung, yakni Kampung Marore, Kampung Matutuang, dan Kampung Kawio.
Kampung Marore :
1. Rumah Kel. Kaehe - Awule
2. Rumah Bpk. Benyamin Manambing Viralta
3. Rumah Kel. Slon - Mendome
4. Rumah Bpk. Benyamin Mendome
5. Rumah Kel. Lensehe - Muris
6. Rumah Kel. Tausane - Salawati
7. Kel. Suku - Kiramis
8. Gudang penyimpanan Logistik Kampung Marore.
Kampung Matutuang :
1. Gmist Nasaret Matutuang
2. GPDI alfa omega Matutuang
3. Masjid Al- Hijrah
4. Rumah ibu altince barahama
5. Rumah Kel. Manansang - lalo
6. Rumah Kel. Salor - Suku
7. Rumah Kel. Barahama - salor
8. Rumah Kel. Mahaling - salor
9. Rumah Kel. Mantis - Kiramais
10. Rumah Kel. Paparang - Salor
11. Rumah Kel. Mokodompis - subu
12. Rumah Kel. Subu - Kuhanta
13. Rumah Kel. Suku - Subu
14. Rumah Kel. Palingkubung - Mendome
15. Rumah dinas Persinggahan ASN
16. Rumah Kel. Mokodompis - Panelewen
17. Rumah Kel. Kiramis - Tayao
Kampung Kawio :
1. Keluarga Harman - Kuhanta
2. Keluarga Mandanusa - Poae
3. Keluarga Poae - Barahama
4. Keluarga Pudinaung - Papangge
5. Keluarga Pudinaung - Mamintade
6. Keluarga Mandalika - Paparang
7. Keluarga Mandalika - Sasiang
8. Keluarga Tondonaung - Lukas
9. Keluarga Suku - Takarenguang
10. Keluarga Arunda - Takarenguang
11. Keluarga Poae - Pudinaung
12. Keluarga Biso - Poae
13. keluarga Paparang - Mahaling
14. keluarga Pasiale - Barahama
15. Keluarga Crismas Takarenguang
16. Keluarga Harman - Takarenguang
17. Keluarga Harman - Durian
18. Keluarga Katiandago - Harman
19. Keluarga Pangumpia - Mamuno
20. Keluarga Poae - Takarenguang
21. keluarga Poae - Lantemona
22. Keluarga Pedrik Poae
23. Keluarga Andaria - Pasiale
24. Keluarga Poae - Dalita
25. Keluarga Perdi Papangge
26. Keluarga Poae - Tulas
27. Keluarga Horman - Manabung
28. Keluarga Selungunaung - Barahama
29. Keluarga Mamintade - Pangumpia
30. Keluarga Sumolang - Salawati
31. Keluarga Sasiang- Kastori
32. Keluarga Ebsan Mamintade
33. Keluarga Mendemo - Mangakung
34. Keluarga Lawalata- Sibi
35. Keluarga Norice Manabung
36. Keluarga Paparang - Poae
37. Keluarga Kalase - Pangumpia
38. Keluarga Papange - Sasiang
39. Keluarga Makangehe - Arunda
40. Keluarga Etna Pasiale
41. Keluarga Sumolang - Takarenguang
42. Keluarga Andikaka - Poae
43. Keluarga Andaria - Lumenga
44. Keluarga Andaria - Mamintade
(TribunManado.co.id/Edu)
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
| Gempa Terkini Pagi Ini Selasa 9 Juni 2026, Info BMKG Jaraknya dari Sangihe Sulut |
|
|---|
| Gempa Baru Saja Terjadi di Sulawesi Utara Pagi Ini Selasa 9 Juni 2026, Berikut Info BMKG Lokasinya |
|
|---|
| Gempa di Sulawesi Utara Pagi Ini Selasa 9 Juni 2026, Berikut Info BMKG |
|
|---|
| 60 Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara Pascagempa M 7,7 |
|
|---|
| Gempa Bumi di Sulut Senin 8 Juni 2026 Malam, Info BMKG Pusatnya Kedalaman 10 Km |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Bangunan-SD-GMIST-Smirna-Kawio-Sangihe-alami-kerusakan-Selasa-9062026.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.