Sangihe Sulawesi Utara
Hadiri Ibadah Syukur dan Resmikan Gedung Gereja KGMPI Bukit Moria Menggawa, Ini Pesan Bupati Sangihe
Bupati juga menekankan peran strategis gereja dalam membangun karakter dan moral masyarakat.
Penulis: Eduard Joanly Tahulending | Editor: Indry Panigoro
Ringkasan Berita:
- Bupati Sangihe hadiri pentahbisan dan peresmian gedung Gereja Jemaat KGMPI Bukit Moria Menggawa, Kamis 4 Desember 2025.
- Bupati datang tak sendiri, ia didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari.
- Dalam sambutannya, banyak pesan yang disampaikan bupati.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Sangihe – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari menghadiri ibadah syukur pentahbisan dan peresmian gedung Gereja Jemaat KGMPI Bukit Moria Menggawa, Kamis 4 Desember 2025.
Menggawa merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia.
Berlangsung khidmat, kegiatan diawali dengan ibadah syukur yang diikuti oleh seluruh jemaat, para pendeta, pelayan khusus, majelis gereja, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat.
Suasana penuh sukacita dan syukur mewarnai peresmian rumah ibadah yang telah melalui proses pembangunan cukup panjang tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sehingga gedung gereja Jemaat KGMPI Bukit Moria Menggawa dapat diselesaikan dengan baik.
Ia menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar berdirinya sebuah bangunan fisik, melainkan menjadi momentum baru untuk memperkuat pelayanan, memperkokoh persekutuan jemaat, serta menjadi kesaksian iman di tengah masyarakat.
Bupati juga menekankan peran strategis gereja dalam membangun karakter dan moral masyarakat.
Menurutnya, gereja memiliki andil besar dalam menanamkan nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, serta kepedulian sosial yang sejalan dengan jati diri budaya masyarakat Sangihe.
Pembangunan mental dan spiritual, lanjut Bupati, merupakan bagian penting dari pembangunan daerah secara menyeluruh.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pelayan gereja, serta masyarakat yang telah memberikan tenaga, pikiran, dan dukungan penuh hingga gedung gereja tersebut dapat diresmikan.
Ia berharap gereja ini dapat menjadi rumah doa bagi jemaat, tempat pertumbuhan iman generasi muda, serta ruang penguatan keluarga dan pelayanan di Kampung Menggawa.
Di akhir sambutannya, bupati juga mengajak Jemaat KGMPI Bukit Moria Menggawa untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun masyarakat Sangihe yang religius, berkarakter, dan bermartabat melalui pelayanan sosial, pembinaan iman anak dan remaja, serta pemberdayaan keluarga jemaat.
Peresmian gedung gereja ini menjadi simbol kebersamaan dan bukti nyata semangat gotong royong antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam membangun kehidupan umat yang harmonis dan sejahtera.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Trheads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya
| Warga Keluhkan Jalan Berlubang di Boulevard Pasar Towo’e Sangihe, Rawan Kecelakaan dan Sering Macet |
|
|---|
| Sampah yang Menumpuk di Jalan Boulevard Tahuna Sangihe Dikeluhkan Warga: Bau Menyengat Tercium Jelas |
|
|---|
| Cerita Fikri Bagoe, Penjual Petasan Asal Gorontalo yang Bertahan 12 Tahun di Tahuna Sangihe |
|
|---|
| Jalan Berlubang di Perempatan Kota Tahuna Sangihe Dikeluhkan Warga, Pengendara: Ini Sangat Berbahaya |
|
|---|
| Warga Kawio Tidur di Pinggir Toko Tunggu Kapal Sabuk Nusantara, Sudah Dua Minggu Terlantar di Tahuna |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ibadah-Syukur-Pentahbisan-dan-Peresmian-Gedung-Gereja-Jemaat-KGMPI.jpg)