Pantauan Tribunmanado.co.id, pada Kamis (8/1/2026) sore, kondisi infrastruktur di kawasan wisata itu mengalami kerusakan cukup serius.
Personel Polairud tampak bahu-membahu bersama masyarakat membersihkan sisa lumpur, kayu, dan material lainnya yang terbawa arus banjir bandang.
Suyatna Lohonaumang dan cucunya bernama Razia, berusia 7 bulan, nyaris tewas setelah terseret lumpur, batu, dan derasnya arus banjir bandang.
Lokasi gempa berada di titik Lok:2.23LS, 120.83BT. Pusat guncangan di Luwu Timur Sulsel berada di kedalaman 5 km.
Rumah Makan Mama Gina mulai buka setiap hari sejak pukul 07.00 WITA dengan menu nasi kuning, tersedia mulai pukul 10.00 WITA.
Evia diduga sempat dibawa ke kuburan oleh oknum dosen Danny Masinambow. Disana, Danny Masinambow diduga ingin melakukan hal yang tidak baik.
Cuaca ekstrem yang landa beberapa wilayah di Sulawesi Utara membuat aktivitas masyarakat di pesisir terhenti beberapa hari ini.
Saat kejadian, listrik padam total sehingga kondisi sekitar benar-benar gelap dan sulit diperkirakan waktu kejadian secara pasti.
Debora Salmi Dalalu, warga Kecamatan Singkil, menceritakan bagaimana dirinya bersama delapan penjual lain tidak bisa turun dari kapal penumpang.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh operasional armada Pelni yang melayani masyarakat di kepulauan.
BMKG Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca Sulawesi Utara 7-9 Januari 2026.
Area parkiran Manado Town Square (Mantos) 3 turut terdampak gelombang tinggi. Air laut masuk hingga ke areal parkiran bawah pusat perbelanjaan itu.
BMKG Naha mengimbau masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Sampah-sampah tersebut diduga berasal dari laut yang terbawa arus dan gelombang tinggi, lalu terdampar di sekitar pelabuhan.
Berdasarkan data sementara hingga Selasa, 6 Januari 2026 pukul 14.30 WITA, tercatat sebanyak 244 kepala keluarga atau 693 jiwa terdampak.
Rapat paripurna ini yang dipimpin Ketua DPRD Sulawesi Utara, dr Fransiscus Silangen berlangsung Selasa 6 Januari 2026.
Kendala utama saat melakukan pencarian adalah beberapa titik akses menuju lokasi masih tertutup material sisa banjir dan longsor.
Kekuatan gempa terkini itu 2.2 SR terjadi pukul 07:47:31 Wita. Lokasi gempa berada di titik Lok:8.46LS, 115.78BT.
Terkait barang bukti, kuasa hukum menyebut telah menyerahkan sejumlah alat bukti penting kepada penyidik Polda Sulut.
Hingga artikel ini dimuat Rabu 7 Januari 2026 pagi, total korban meninggal dunia ada 16 orang, luka-luka ada 18 orang, dan 3 warga masih hilang.