Info BMKG
Gempa Magnitudo 2,6 Terjadi di Halmahera Selatan Maluku Utara, Selasa 16 Juni 2026
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 2,6 mengguncang wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Selasa (16/6/2026) malam.
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 2,6 mengguncang wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Selasa (16/6/2026) malam.
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa terjadi pada pukul 21:35:29 WIB.
- Menurut analisis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 1.02 Lintang Selatan (LS) dan 128.68 Bujur Timur (BT).
TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 2,6 mengguncang wilayah Halmahera Selatan, Maluku Utara, pada Selasa (16/6/2026) malam.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa terjadi pada pukul 21:35:29 WIB.
Menurut analisis BMKG, episentrum gempa terletak pada koordinat 1.02 Lintang Selatan (LS) dan 128.68 Bujur Timur (BT).
Pusat gempa tersebut berada di laut, tepatnya sekitar 119 kilometer arah Timur Laut Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Sementara itu, kedalaman gempa tercatat berada di 15 kilometer di bawah permukaan laut.
BMKG juga mencatat bahwa gempa bumi ini berada di kedalaman 102 kilometer di bawah permukaan laut.
"Sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG.
Gempa dengan magnitudo di bawah 3,0 dikategorikan sebagai gempa mikro.
Getaran dari gempa sekecil ini umumnya hanya bisa dideteksi secara akurat oleh sensor seismograf BMKG dan sangat jarang bisa dirasakan oleh manusia, kecuali dalam kondisi yang sangat tenang atau berada di lantai atas bangunan tinggi tepat di atas pusat gempa.
Dalam kasus ini pusat gempa berada di laut dengan jarak 119 kilometer Timur Laut Halmahera Selatan.
Jarak yang sangat jauh dari daratan/pemukiman ini membuat energi getaran (gelombang seismik) sudah melemah secara drastis sebelum mencapai pulau terdekat.
Meskipun termasuk gempa dangkal, kedalaman 15 km di bawah dasar laut dengan magnitudo sekecil itu tidak memiliki energi yang cukup kuat untuk merambat hingga memicu guncangan yang terasa di permukaan daratan.
Jarak garis lurus antara Manado dan Kabupaten Halmahera Selatan (dengan ibu kota di Labuha) adalah sekitar 328 km hingga 394 km.
Jika ditempuh lewat udara dengan pesawat maka memakan waktu 2 hingga tiga jam perjalanan.
Sementara lewat jalur laut memakan waktu hingga 24 jam perjalanan.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
| BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Sulut Sore Ini |
|
|---|
| Waspada! Cuaca Ekstrem Mengintai Zona Rawan Longsor Sulawesi Utara Dua Hari Ke Depan, Ini Daftarnya |
|
|---|
| BMKG Keluarkan Peringatan Dini 3 Harian di Sulut, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi 16–18 Juni 2026 |
|
|---|
| Ini Daftar Wilayah di Sulawesi Utara Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Selasa 16 Juni 2026 |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Daerah Rawan Longsor Sulut 16-17 Juni 2026, Waspadai Hujan Petir di Sejumlah Wilayah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/GEMPA-BUMI-Gempa-bumi-berkekuatan-magnitudo-M-26-GEMPA-BUMIER5.jpg)