Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Rangkuman Materi

Rangkuman Materi Mapel Informatika Kelas 9 SMP Bab 1A tentang Struktur Data Tree

Berikut rangkuman materi mata pelajaran Informatika untuk SMP kelas 9, tentang Struktur Data Tree.

Tayang:
Dok Pribadi
RANGKUMAN MATERI - Ilustrasi. Berikut rangkuman materi mata pelajaran Informatika untuk SMP kelas 9, tentang Struktur Data Tree. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut rangkuman materi mata pelajaran Informatika untuk SMP kelas 9, tentang Struktur Data Tree.

Materi ini dibahas dalam Bab 1 Bagian A buku Informatika untuk kelas 9 SMP/MTs dengan tema "Berpikir Komputasional dalam Analisis Data."

Buku tersebut diterbitkan oleh Kemendikdasmen Republik Indonesia pada tahun 2025 dan tersedia secara daring melalui laman buku.kemendikdasmen.go.id.

Simak selengkapnya.

Pengantar

Berpikir komputasional adalah cara menyelesaikan masalah dengan logis, teratur, dan sistematis seperti cara kerja ilmuwan komputer.

Caranya adalah dengan memecah masalah yang besar menjadi bagian-bagian kecil supaya lebih mudah dipahami dan diselesaikan, baik oleh manusia maupun komputer.

Struktur Data Tree

Struktur data tree adalah salah satu alat dalam Informatika yang membantu menerapkan cara berpikir komputasional secara lebih teratur dan efisien.

Struktur data tree merupakan dasar penting dalam Informatika untuk mengatur data agar lebih terstruktur dan mudah diproses oleh komputer.

Struktur data tree digunakan untuk:

  • Menyimpan data yang bertingkat (hierarki), seperti folder komputer, organisasi, atau silsilah keluarga
  • Mempermudah pencarian data, karena data tersusun rapi dari atas ke bawah
  • Merepresentasikan aturan atau keputusan, misalnya dalam sistem rekomendasi atau program berbasis logika
  • Membantu algoritma bekerja lebih efisien, terutama dalam proses pencarian dan pengurutan data

Struktur data tree merupakan cara menyimpan data yang bentuknya seperti pohon.

Ada akar (root) sebagai awal, lalu bercabang menjadi bagian-bagian lain seperti cabang dan daun.

Struktur data tree mirip seperti pohon asli, tetapi posisinya terbalik.

Kalau di pohon biasa akar ada di bawah dan daun di atas, sedangkan pada tree di Informatika akar (root) berada di atas, lalu bercabang ke bawah sampai ke bagian yang lebih kecil (daun).

Secara sederhana, struktur data tree terdiri dari titik-titik (simpul) yang saling terhubung oleh garis.

Simpul paling awal disebut akar (root).

Simpul di ujung disebut daun (leaf).

Setiap simpul (kecuali akar) punya induk (parent), yaitu simpul yang ada di atasnya.

Struktur data tree dipakai untuk menyimpan data yang memiliki hubungan bertingkat (hierarki).

Contohnya seperti struktur keluarga. Ada kakek-nenek di tingkat atas, lalu orang tua, dan di bawahnya anak-anak.

Struktur seperti ini cocok menggunakan tree karena setiap data bisa dihubungkan sebagai parent (induk) dan child (anak).

Menyimpan data dalam bentuk tree membuat proses pencarian jadi lebih mudah.

Contohnya ada pada struktur folder di komputer. Satu folder utama bisa berisi banyak subfolder, dan subfolder itu bisa berisi folder lagi.

Dengan susunan seperti ini, kita jadi lebih mudah mengatur dan mencari file atau folder yang dibutuhkan.

Selain memudahkan pencarian, struktur data tree juga membantu kita lebih mudah memahami susunan dan hubungan antar data karena datanya tersusun secara bertingkat dan jelas.

Baca juga: Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP tentang Diskusi

Sumber:

  • Buku Informatika (Edisi Revisi) untuk SMP/MTs Kelas IX, 2025.
    Penulis: Erlangga, Erna Piantri, dan Khairur Rosyidi
    Penerbit: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah 
  • https://buku.kemendikdasmen.go.id/

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved