Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 4 Orang Sekeluarga Tewas, Mobil Tabrak Bus

Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis (19/3/2026).

|
Tribun Manado
KECELAKAAN MAUT - Kondisi mobil Toyota Calya dan bus Agra Mas yang mengalami kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang KM 290B, Kabupaten Tegal, Jateng, Kamis (19/3/2026). Akibat kecelakaan itu, empat tewas dan satu kritis. 
Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut di Jateng pada Kamis 19 Maret 2026
  • Korban 4 orang sekeluarga tewas
  • Kecelakaan tabrakan mobil dengan bus

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis (19/3/2026).

Tepatnya kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang KM 290B, Desa Harjosari, Kecamatan Suradadi.

Insiden tragis itu melibatkan kendaraan mobil dengan bus.

Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan 4 orang sekeluarga tewas.

Kendaraan yang terlibat Toyota Calya nomor polisi B 2399 FFR dengan Bus Agra Mas nomor polisi T 7622 DA.

Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri mengatakan, empat korban meninggal dalam kecelakaan tersebut.

Dua penumpang mobil Toyota Calya meninggal di lokasi kejadian.

Sementara dua korban lainnya yang merupakan pengemudi dan satu penumpang meninggal di RS Siaga Medika Pemalang.

Seluruh korban berasal dari satu keluarga.

Sedangkan satu korban berusia tiga tahun selamat dan saat ini masih mendapat penanganan di RS Medika Pemalang dalam kondisi kritis.

"Kecelakaan terjadi saat pemberlakuan one way pada Kamis (19/3/2026) sekira pukul 05.33 WIB"

"Mobil Toyota Calya itu menubruk bagian belakang bus Agra Mas," ungkap AKP Wuri kepada Tribunjateng.com, Kamis (19/3/2026). 

Kronologi

Menurut AKP Wuri, kecelakaan berawal dari mobil Toyota Calya nomor polisi B 2399 FFR melaju dari arah barat (Jakarta) ke arah timur (Semarang).

Setibanya di KM 290 jalur B (one way), pengemudi diduga mengantuk, kemudian oleng ke kanan menabrak bagian belakang Bus Agra Mas nomor polisi T 7622 DA. 

Pada saat itu Bus Agra Mas berhenti di bahu jalan karena sedang mengecek ban dan sudah menyalakan lampu darurat sebagai tanda. 
 
"Lima korban keseluruhan dari mobil Toyota Calya. Dugaan sementara melihat pergerakan kendaraan yang tidak ada pengereman dan tanda-tanda melambat sehingga diperkirakan pengemudi mengantuk."

"Tetapi kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut," jelas AKP Wuri. 

Dikatakan AKP Wuri, pengemudi dan penumpang mobil Toyota Calya adalah pemudik dari Bekasi Jawa Barat menuju Kabupaten Pemalang. 

Kelimanya merupakan satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak. 

Sementara yang selamat adalah anak terakhir, berusia tiga tahun. 

"Tujuan mudiknya ke Pemalang. Jadi sebentar lagi sebetulnya sudah sampai tujuan yakni Exit Tol Gandulan, tapi sebelumnya di KM 290B terjadi kecelakaan," terang AKP Wuri. 

Pada kesempatan itu, AKP Wuri mengimbau kepada pemudik ketika merasa lelah dan mengantuk maka jangan memaksakan diri karena berbahaya. 

"Bagi pemudik kami imbau ketika merasa lelah, mengantuk, dan tidak bisa ditahan lagi ada baiknya berhenti di rest area terdekat untuk beristirahat."

"Jangan memaksakan untuk tetap mengemudi sehingga mengakibatkan kejadian yang tidak diinginkan," imbau AKP Wuri. 

Identitas Korban 

Pengemudi mobil Toyota Calya nomor polisi B 2399 FFR, Gunawan (43), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mengalami luka fraktur (patah tulang) kaki kanan dan kiri serta robek di kaki kanan dan di kepala. Meninggal. 

Penumpang, Devi Agustina (34), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mengalami luka fraktur kaki kanan dan kiri serta cedera kepala. Meninggal. 

Penumpang, Narendra Dewan Gaozan (9), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mengalami luka cedera kepala. Meninggal. 

Penumpang, Nafisah Maisaroh (12), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mengalami luka cedera kepala. Meninggal. 

Penumpang selamat, Nuriel Arshaka Sachio (3), warga Desa Sukajaya RT 05 RW 16, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Mengalami luka cedera kepala. Kondisi masih kritis dan dirawat di RS Siaga Medika Pemalang.

10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara

Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.

1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.

2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.

3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.

4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.

5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.

6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.

7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.

8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.

9. Jangan lawan arus.

10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.

(Tribungorontalo.com)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Diolah dari TribunJateng.com

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved