Mesin Cuci
Cara Mudah Bersihkan Mesin Cuci Agar Tidak Bau, Lakukan 7 Langkah Ini
Masalah ini umum terjadi pada mesin cuci bukaan depan maupun atas, namun bisa diatasi dengan langkah-langkah yang tepat.
Ringkasan Berita:1.Mesin cuci bisa mengeluarkan aroma tidak sedap yang menempel pada cucian, bahkan setelah dicuci.2.Masalah ini umum terjadi pada mesin cuci bukaan depan maupun atas, namun bisa diatasi dengan langkah-langkah yang tepat.3.Sedangkan pada mesin cuci bukaan atas, bau biasanya berasal dari bagian sekitar tabung atau di bawah tutup mesin, tempat kotoran dan sisa deterjen mudah menumpuk.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Penggunaan mesin cuci yang sudah terlalu lama bisa menyebab pakaian berbau.
Mesin cuci adalah sebuah mesin yang dirancang untuk membersihkan pakaian dan tekstil rumah tangga lainnya seperti handuk dan seprai.
Biasanya terbatas ke mesin yang menggunakan air untuk mencuci, dan tidak seperti cuci kering yang menggunakan cairan pembersih alternatif dan biasanya dilakukan oleh niaga khusus.
Baca juga: Mesin Cuci Polytron 7 Kg, Solusi Hemat Energi Untuk Kebutuhan Rumah Tangga Modern
Itu lantaran sudah terlalu banyak kotoran yang tertinggal dan akhirnya menumpuk.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar cucian anda tetap bersih dan wangi.
Cukup mudah dilakukan di rumah.
Namun, seiring waktu, kerak sabun, sisa pelembut pakaian, dan kelembapan yang terperangkap dapat menciptakan lingkungan ideal bagi jamur dan bakteri.
Akibatnya, mesin cuci bisa mengeluarkan aroma tidak sedap yang menempel pada cucian, bahkan setelah dicuci.
Masalah ini umum terjadi pada mesin cuci bukaan depan maupun atas, namun bisa diatasi dengan langkah-langkah yang tepat.
Cara membersihkan mesin cuci yang bau
Dilansir dari Martha Stewart, berikut adalah langkah-langkah membersihkan mesin cuci yang bau apak.
Ketahui sumber bau
Menurut Stephanie Phillips, pemilik Phillips Commercial and Residential Cleaning, memahami sumber bau adalah langkah awal yang penting.
Pada mesin cuci bukaan depan, area yang sering menjadi sumber bau adalah karet paking pintu karena lembap dan menahan residu deterjen.
Sedangkan pada mesin cuci bukaan atas, bau biasanya berasal dari bagian sekitar tabung atau di bawah tutup mesin, tempat kotoran dan sisa deterjen mudah menumpuk.
Jalankan siklus pembersihan panas
Setelah mengetahui sumber bau, langkah berikutnya adalah menjalankan siklus pembersihan panas.
Sebagian besar mesin cuci modern memiliki fitur pembersihan otomatis atau cleaning cycle. Jalankan siklus ini dengan air panas tanpa memasukkan cucian.
Tambahkan 480 ml cuka putih atau 120 ml pemutih ke wadah deterjen, namun jangan mencampurnya.
“Air panas saja sudah cukup, tetapi cuka atau pemutih sangat penting untuk membunuh bakteri dan mengurai penumpukan deterjen," kata Phillips.
Jika mesin cuci tidak memiliki mode pembersihan khusus, jalankan siklus panas biasa agar bakteri dan jamur dapat dihancurkan serta residu sabun larut.
Bersihkan gasket
Bagian gasket karet di pintu mesin cuci sering menjadi tempat tersembunyi bagi kotoran, jamur, dan sisa sabun.
Untuk membersihkannya, campurkan air dan cuka dengan perbandingan 1:1 atau gunakan larutan pemutih ringan, lalu gosok dengan kain lembut atau sikat kecil.
Langkah ini sering kali diabaikan, padahal gasket merupakan salah satu sumber utama bau apek pada mesin cuci.
Lap drum dan pintu mesin cuci
Setelah siklus pembersihan selesai, lap bagian dalam drum dan pintu dengan kain mikrofiber bersih. Bagian tutup atau kaca pintu juga perlu diseka karena residu deterjen dapat menempel dan menjadi sumber kelembapan yang memicu bau.
“Mengeringkan drum dan pintu segera setelah pembersihan mencegah kelembapan menempel, yang merupakan salah satu faktor utama bau apek,” tambah Phillips.
Bersihkan filter
Beberapa mesin cuci memiliki filter pembuangan yang bisa dilepas. Filter ini dapat menahan serat kain, koin, dan kotoran kecil lainnya yang jika menumpuk akan menimbulkan bau dan mengganggu performa mesin.
Pastikan kamu membaca buku panduan untuk mengetahui cara melepas filter dengan aman, lalu bersihkan secara menyeluruh.
Biarkan mesin cuci terbuka
Langkah paling sederhana untuk mencegah bau adalah membiarkan pintu atau tutup mesin tetap terbuka beberapa jam setelah digunakan.
Sirkulasi udara membantu mengeringkan bagian dalam drum sehingga jamur dan bakteri sulit berkembang.
“Bahkan hanya beberapa jam udara yang masuk bisa membuat perbedaan besar dalam menjaga mesin tetap segar," ujar Phillips.
Lakukan perawatan rutin
Untuk menjaga kesegaran mesin cuci, Phillips menyarankan untuk menggunakan deterjen sesuai takaran agar residu tidak menumpuk dan memicu pertumbuhan jamur.
Setelah mencuci, biasakan mengelap drum dan gasket hingga kering serta hindari meninggalkan pakaian basah terlalu lama.
"Perawatan rutin adalah kunci. Beberapa menit setiap minggu dapat menjaga mesin tetap harum dan memperpanjang usia pakai mesin cuci," kata Phillips.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi Kini Diusut Kejati Sulut, 1 Perkara Sudah Naik Sidang |
|
|---|
| Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara, Mantan Rektor Unsrat Ellen Kumaat Tersenyum |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Karombasan Manado, Seorang Bayi 5 Tahun Cencen Meninggal |
|
|---|
| Breaking News: Petinggi Salah Satu Bank di Sulawesi Utara Terinformasi Diperiksa Kejati Sulut |
|
|---|
| 5 Desa di Bolaang Mongondow Sulut Bakal Laksanakan Pilkades Antarwaktu 2026, 3 Sangadi Mundur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-cuci-uang.jpg)