Info Beasiswa
Info Lengkap Beasiswa Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025, Segera Tutup
Beasiswa ini dibuka untuk jenjang D4 hingga S3, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan
Ringkasan Berita:1. Pemerintah kembali menyiapkan beasiswa melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025.2. Program beasiswa terbuka untuk jenjang pendidikan D4 hingga S3.3. Berikut syarat dan jadwal pendaftaran
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar gembira untuk tenaga kesehatan lulusan D4 hingga S3 yang ingin melanjutkan studi.
Pemerintah kembali menyiapkan beasiswa melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Beasiswa tersebut adalah Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025.
Baca juga: PLN Salurkan Beasiswa Pendidikan kepada Mahasiswa Fatek Unsrat, Peringati Hari Kesaktian Pancasila
Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan merupakan Program Beasiswa dari Kementerian Kesehatan yang diperuntukkan kepada tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang kesehatan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Program Beasiswa ini diselenggarakan dalam rangka pemenuhan dan pemerataan pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualifikasi dan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang di bidang kesehatan.
Program ini terbuka untuk putra-putri Indonesia yang berpotensi dan bersedia berkontribusi serta berkomitmen dalam pembangunan kesehatan Indonesia.
Sebuah program beasiswa yang ditujukan untuk tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang kesehatan.
Beasiswa ini dibuka untuk jenjang D4 hingga S3, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.
Program ini diperuntukkan bagi putra-putri terbaik bangsa, baik dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, yang telah berkontribusi di bidang kesehatan dan bersedia melanjutkan pendidikan guna mendukung pembangunan kesehatan nasional.
Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kualifikasi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung di bidang kesehatan.
Sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, merata, dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.
Sasaran dari program ini mencakup tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang kesehatan yang telah memenuhi kriteria dan persyaratan administratif.
Masa pendaftaran yang semula berakhir pada 10 Oktober 2025 kini diperpanjang hingga 17 Oktober 2025.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman sibk.kemkes.go.id.
Kriteria Pendaftar
Mengutip dari Buku Panduan Pendaftaran dan Seleksi Bagi Pendaftar Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan Kemenkes 2025, beasiswa ini terbuka bagi:
- Warga Negara Indonesia
- Tenaga kesehatan berstatus PNS Kemenkes, PNS Pemda, maupun non-ASN
- Telah terdaftar sebagai mahasiswa aktif atau calon mahasiswa tahun ajaran 2025/2026
- Mengikuti program pendidikan kelas reguler atau kelas lain yang disetujui oleh Kemenkes
Syarat Daftar
1. Persyaratan Khusus Berdasarkan Status Kepegawaian
Untuk PNS Kementerian Kesehatan dan PNS Pemerintah Daerah:
- Masa kerja minimal 1 tahun sebagai PNS
- Sisa masa kerja cukup untuk menyelesaikan studi sesuai ketentuan
- Penilaian kinerja 2 tahun terakhir minimal "Baik"
- Memiliki BPJS Kesehatan aktif, sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba
- Mendapat persetujuan pimpinan satuan kerja
- Bersedia mengabdi sesuai ketentuan perundang-undangan
- Tidak sedang menerima beasiswa serupa dari sumber lain
2. Untuk Non-ASN
- Maksimal usia 45 tahun (untuk jenjang D4/S1/Profesi)
- Telah menyelesaikan penugasan khusus tenaga kesehatan dari Kemenkes
- Memiliki ijazah terakhir di bidang kesehatan
- Mendapatkan rekomendasi dari Pemda
- Memiliki dokumen pendidikan (telah diterima atau sedang kuliah)
- Tidak sedang dalam proses hukum atau menerima beasiswa lain
Pilihan Jenjang dan Program Studi
Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025 dari Kementerian Kesehatan mencakup berbagai jenjang dan program studi, mulai dari Diploma IV (D4), Sarjana (S1), Profesi, Magister (S2), hingga Doktor (S3).
Pilihan ini disesuaikan dengan latar belakang profesi peserta, status kepegawaian, serta kebutuhan dan perencanaan dari unit kerja masing-masing.
1. Untuk Tenaga Kesehatan PNS Kementerian Kesehatan
Kementerian Kesehatan menyediakan jenjang pendidikan dan program studi khusus bagi tenaga kesehatan PNS sesuai dengan jabatan dan fungsi mereka.
Berikut daftarnya:
Apoteker
- S2 Ilmu Farmasi
- S2 Farmasi Klinik
Asisten Apoteker / Tenaga Farmasi
- S1 Farmasi + Profesi Apoteker
- Profesi Apoteker
Asisten Penata Anestesi
- D4 Keperawatan Anestesi
Bidan
- D4/S1 Ilmu Kebidanan + Profesi Bidan
- Profesi Bidan
- S2 Ilmu Kebidanan
Entomolog Kesehatan
- S2 Entomologi Kesehatan
- S2 Parasitologi dan Entomologi Kesehatan
Epidemiologi Kesehatan
- S1 Epidemiologi
- S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Epidemiologi)
- S2 Epidemiologi
- S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Epidemiologi)
Fisikawan Medis
- Profesi Fisikawan Medis
- S2 Fisika Medis
Fisioterapis
- D4/S1 + Profesi Fisioterapis
- Profesi Fisioterapis
Nutrisionis / Ahli Gizi
- D4 Gizi Klinik / Gizi Dietetika + Profesi Dietisien
- S1 Gizi + Profesi Dietisien
Profesi Dietisien
- S2 Gizi
Okupasi Terapis
- D4 Terapi Okupasi
Ortotik Prostetis
- D4 Ortotik dan Prostetik
Pembimbing Kesehatan Kerja
- D4/S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3)
- S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3)
- S2 Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
- S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3)
Penyuluh Kesehatan Masyarakat
- D4 Promosi Kesehatan
- S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan)
- S2 Promosi Kesehatan
- S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan)
Perawat
- D4/S1 Keperawatan + Profesi Ners
- Profesi Ners
- S2 Keperawatan + Spesialis:
Ners Spesialis Medikal Bedah
Ners Spesialis Keperawatan Anak
Ners Spesialis Keperawatan Jiwa
Ners Spesialis Keperawatan Komunitas
Ners Spesialis Keperawatan Maternitas
Ners Spesialis Keperawatan Onkologi
Pranata Laboratorium Kesehatan
- D4 Teknologi Laboratorium Medis
Psikolog Klinis
- S2 Psikologi
- S2 Psikologi Profesi
Radiografer
- D4 Teknologi Radiologi Pencitraan
- S2 Imaging Diagnostik
Sanitarian
- D4 Sanitasi Lingkungan
- S1 Kesehatan Lingkungan
- S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan)
- S2 Ilmu Lingkungan
- S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan)
Teknisi Elektromedis
- D4 Teknologi Rekayasa Elektromedis
Terapi Wicara
- D4 Terapi Wicara dan Bahasa
Terapis Gigi dan Mulut
- D4 Terapi Gigi
- S2 Terapan Kesehatan Terapis Gigi dan Mulut
2. Untuk Tenaga Pendukung atau Penunjang PNS Kementerian Kesehatan
Program studi yang ditawarkan untuk tenaga pendukung atau penunjang kesehatan disesuaikan dengan kebutuhan instansi:
Non-Dosen
- Jenjang: D4, S1, dan S2
- Peminatan: Sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan unit kerja pengusul
Tenaga Pengajar / Dosen Poltekkes Kemenkes
- Jenjang: S3 dan Pendidikan Profesi
- Peminatan: Sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan unit kerja pengusul
3. Untuk Tenaga Kesehatan PNS Pemerintah Daerah dan Non-ASN
Program ini juga terbuka bagi tenaga kesehatan di lingkungan Pemda dan non-ASN, dengan program studi sebagai berikut:
a. Puskesmas
Perawat
- D4/S1 Keperawatan + Profesi Ners
- Profesi Ners
Bidan
- D4/S1 Kebidanan + Profesi Bidan
- Profesi Bidan
Promosi Kesehatan
- D4 Promosi Kesehatan
- S1 Promosi Kesehatan
- S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan)
Sanitasi Lingkungan
- D4 Sanitasi Lingkungan
- S1 Kesehatan Lingkungan
- S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan)
Gizi
- D4 Gizi Klinik / Gizi Dietetika + Profesi Dietisien
- S1 Gizi
- Profesi Dietisien
Tenaga Farmasi / Asisten Apoteker
- S1 Farmasi + Profesi Apoteker
- Profesi Apoteker
ATLM (Analis Teknologi Laboratorium Medis)
- D4 Teknologi Laboratorium Medis
Terapi Gigi dan Mulut
- D4 Terapi Gigi
b. Rumah Sakit
Asisten Penata Anestesi / Perawat
- D4 Keperawatan Anestesi
- Fisikawan Medis
- Profesi Fisikawan Medis
- S2 Fisika Medis
- Radiografer
- D4/S1 Radiologi
ATLM
- D4 Teknologi Laboratorium Medis
Tenaga Farmasi dan Apoteker
- S1 Farmasi + Profesi Apoteker
- Profesi Apoteker
Teknisi Elektromedis
- D4 Teknologi Rekayasa Elektromedis
Komponen Pembiayaan
Beasiswa ini mencakup:
- Biaya pendidikan yang dibayarkan langsung ke institusi:
- Biaya Operasional Pendidikan (BOP)
- Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI/UKT)
Biaya langsung ke peserta:
- Biaya hidup dan buku per semester
- Biaya penelitian (1 kali selama masa studi)
- Dana beasiswa akan dicairkan setelah terbitnya Keputusan Direktur Jenderal SDMK Kemenkes tentang peserta yang lolos seleksi.
(Tribunnews.com/Farra)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Jadwal Pendaftaran Diploma III Jalur Beasiswa Unhan, Ada 7 Program Studi |
|
|---|
| Daftar 4 Beasiswa S1 hingga S3 Pemerintah Selain LPDP, Bisa Kuliah ke Luar Negeri |
|
|---|
| Kuliah Gratis ke Eropa! Beasiswa S2–S3 Irlandia 2026 Dibuka, Dapat Tunjangan Rp197 Juta |
|
|---|
| Info Lengkap Beasiswa Cendekia BAZNAS Timur Tengah 2025 Sedang Dibuka, Dapat Uang Saku |
|
|---|
| Info Lengkap Beasiswa Stipendium Hungaricum Jenjang S1 Hingga Doktor, Dapat Tunjangan dan Asuransi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/informasi-lowongan-kerja-kemenkes-terbaru-2022dfhdfh67jhfgjfgj.jpg)