Breaking News
Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Beasiswa

Info Lengkap Beasiswa Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025, Segera Tutup

Beasiswa ini dibuka untuk jenjang D4 hingga S3, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan

Editor: Alpen Martinus
Indonesia.go.id
BEASISWA: Logo Kemenkes. Kabar gembira beasiswa Kemenkes 2025. 
Ringkasan Berita:1. Pemerintah kembali menyiapkan beasiswa melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025.
2. Program beasiswa terbuka untuk jenjang pendidikan D4 hingga S3.
3. Berikut syarat dan jadwal pendaftaran

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kabar gembira untuk tenaga kesehatan lulusan D4 hingga S3 yang ingin melanjutkan studi.

Pemerintah kembali menyiapkan beasiswa melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Beasiswa tersebut adalah Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025.

Baca juga: PLN Salurkan Beasiswa Pendidikan kepada Mahasiswa Fatek Unsrat, Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan merupakan Program Beasiswa dari Kementerian Kesehatan yang diperuntukkan kepada tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang kesehatan untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

Program Beasiswa ini diselenggarakan dalam rangka pemenuhan dan pemerataan pelayanan kesehatan melalui peningkatan kualifikasi dan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang di bidang kesehatan.

Program ini terbuka untuk putra-putri Indonesia yang berpotensi dan bersedia berkontribusi serta berkomitmen dalam pembangunan kesehatan Indonesia.

Sebuah program beasiswa yang ditujukan untuk tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang kesehatan. 

Beasiswa ini dibuka untuk jenjang D4 hingga S3, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia.

Program ini diperuntukkan bagi putra-putri terbaik bangsa, baik dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN, yang telah berkontribusi di bidang kesehatan dan bersedia melanjutkan pendidikan guna mendukung pembangunan kesehatan nasional. 

Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kualifikasi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung di bidang kesehatan.

Sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, merata, dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.

Sasaran dari program ini mencakup tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang kesehatan yang telah memenuhi kriteria dan persyaratan administratif.

Masa pendaftaran yang semula berakhir pada 10 Oktober 2025 kini diperpanjang hingga 17 Oktober 2025. 

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman sibk.kemkes.go.id.

Kriteria Pendaftar

Mengutip dari Buku Panduan Pendaftaran dan Seleksi Bagi Pendaftar Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan Kemenkes 2025, beasiswa ini terbuka bagi:

  • Warga Negara Indonesia
  • Tenaga kesehatan berstatus PNS Kemenkes, PNS Pemda, maupun non-ASN
  • Telah terdaftar sebagai mahasiswa aktif atau calon mahasiswa tahun ajaran 2025/2026
  • Mengikuti program pendidikan kelas reguler atau kelas lain yang disetujui oleh Kemenkes

Syarat Daftar

1. Persyaratan Khusus Berdasarkan Status Kepegawaian

Untuk PNS Kementerian Kesehatan dan PNS Pemerintah Daerah:

  • Masa kerja minimal 1 tahun sebagai PNS
  • Sisa masa kerja cukup untuk menyelesaikan studi sesuai ketentuan
  • Penilaian kinerja 2 tahun terakhir minimal "Baik"
  • Memiliki BPJS Kesehatan aktif, sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba
  • Mendapat persetujuan pimpinan satuan kerja
  • Bersedia mengabdi sesuai ketentuan perundang-undangan
  • Tidak sedang menerima beasiswa serupa dari sumber lain

2. Untuk Non-ASN

  • Maksimal usia 45 tahun (untuk jenjang D4/S1/Profesi)
  • Telah menyelesaikan penugasan khusus tenaga kesehatan dari Kemenkes
  • Memiliki ijazah terakhir di bidang kesehatan
  • Mendapatkan rekomendasi dari Pemda
  • Memiliki dokumen pendidikan (telah diterima atau sedang kuliah)
  • Tidak sedang dalam proses hukum atau menerima beasiswa lain

Pilihan Jenjang dan Program Studi

Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025 dari Kementerian Kesehatan mencakup berbagai jenjang dan program studi, mulai dari Diploma IV (D4), Sarjana (S1), Profesi, Magister (S2), hingga Doktor (S3). 

Pilihan ini disesuaikan dengan latar belakang profesi peserta, status kepegawaian, serta kebutuhan dan perencanaan dari unit kerja masing-masing.

1. Untuk Tenaga Kesehatan PNS Kementerian Kesehatan

Kementerian Kesehatan menyediakan jenjang pendidikan dan program studi khusus bagi tenaga kesehatan PNS sesuai dengan jabatan dan fungsi mereka. 

Berikut daftarnya:

Apoteker

  • S2 Ilmu Farmasi
  • S2 Farmasi Klinik

Asisten Apoteker / Tenaga Farmasi

  • S1 Farmasi + Profesi Apoteker
  • Profesi Apoteker

Asisten Penata Anestesi

  • D4 Keperawatan Anestesi

Bidan

  • D4/S1 Ilmu Kebidanan + Profesi Bidan
  • Profesi Bidan
  • S2 Ilmu Kebidanan

Entomolog Kesehatan

  • S2 Entomologi Kesehatan
  • S2 Parasitologi dan Entomologi Kesehatan

Epidemiologi Kesehatan

  • S1 Epidemiologi
  • S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Epidemiologi)
  • S2 Epidemiologi
  • S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Epidemiologi)

Fisikawan Medis

  • Profesi Fisikawan Medis
  • S2 Fisika Medis

Fisioterapis

  • D4/S1 + Profesi Fisioterapis
  • Profesi Fisioterapis

Nutrisionis / Ahli Gizi

  • D4 Gizi Klinik / Gizi Dietetika + Profesi Dietisien
  • S1 Gizi + Profesi Dietisien

Profesi Dietisien

  • S2 Gizi

Okupasi Terapis

  • D4 Terapi Okupasi

Ortotik Prostetis

  • D4 Ortotik dan Prostetik

Pembimbing Kesehatan Kerja

  • D4/S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3)
  • S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3)
  • S2 Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3)

Penyuluh Kesehatan Masyarakat

  • D4 Promosi Kesehatan
  • S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan)
  • S2 Promosi Kesehatan
  • S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan)

Perawat

  • D4/S1 Keperawatan + Profesi Ners
  • Profesi Ners
  • S2 Keperawatan + Spesialis:

Ners Spesialis Medikal Bedah

Ners Spesialis Keperawatan Anak

Ners Spesialis Keperawatan Jiwa

Ners Spesialis Keperawatan Komunitas

Ners Spesialis Keperawatan Maternitas

Ners Spesialis Keperawatan Onkologi

Pranata Laboratorium Kesehatan

  • D4 Teknologi Laboratorium Medis

Psikolog Klinis

  • S2 Psikologi
  • S2 Psikologi Profesi

Radiografer

  • D4 Teknologi Radiologi Pencitraan
  • S2 Imaging Diagnostik

Sanitarian

  • D4 Sanitasi Lingkungan
  • S1 Kesehatan Lingkungan
  • S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan)
  • S2 Ilmu Lingkungan
  • S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan)

Teknisi Elektromedis

  • D4 Teknologi Rekayasa Elektromedis

Terapi Wicara

  • D4 Terapi Wicara dan Bahasa

Terapis Gigi dan Mulut

  • D4 Terapi Gigi
  • S2 Terapan Kesehatan Terapis Gigi dan Mulut

2. Untuk Tenaga Pendukung atau Penunjang PNS Kementerian Kesehatan

Program studi yang ditawarkan untuk tenaga pendukung atau penunjang kesehatan disesuaikan dengan kebutuhan instansi:

Non-Dosen

  • Jenjang: D4, S1, dan S2
  • Peminatan: Sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan unit kerja pengusul

Tenaga Pengajar / Dosen Poltekkes Kemenkes

  • Jenjang: S3 dan Pendidikan Profesi
  • Peminatan: Sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan unit kerja pengusul

3. Untuk Tenaga Kesehatan PNS Pemerintah Daerah dan Non-ASN

Program ini juga terbuka bagi tenaga kesehatan di lingkungan Pemda dan non-ASN, dengan program studi sebagai berikut:

a. Puskesmas

Perawat

  • D4/S1 Keperawatan + Profesi Ners
  • Profesi Ners

Bidan

  • D4/S1 Kebidanan + Profesi Bidan
  • Profesi Bidan

Promosi Kesehatan

  • D4 Promosi Kesehatan
  • S1 Promosi Kesehatan
  • S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan)

Sanitasi Lingkungan

  • D4 Sanitasi Lingkungan
  • S1 Kesehatan Lingkungan
  • S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan)

Gizi

  • D4 Gizi Klinik / Gizi Dietetika + Profesi Dietisien
  • S1 Gizi
  • Profesi Dietisien

Tenaga Farmasi / Asisten Apoteker

  • S1 Farmasi + Profesi Apoteker
  • Profesi Apoteker

ATLM (Analis Teknologi Laboratorium Medis)

  • D4 Teknologi Laboratorium Medis

Terapi Gigi dan Mulut

  • D4 Terapi Gigi

b. Rumah Sakit

Asisten Penata Anestesi / Perawat

  • D4 Keperawatan Anestesi
  • Fisikawan Medis
  • Profesi Fisikawan Medis
  • S2 Fisika Medis
  • Radiografer
  • D4/S1 Radiologi

ATLM

  • D4 Teknologi Laboratorium Medis

Tenaga Farmasi dan Apoteker

  • S1 Farmasi + Profesi Apoteker
  • Profesi Apoteker

Teknisi Elektromedis

  • D4 Teknologi Rekayasa Elektromedis

Komponen Pembiayaan

Beasiswa ini mencakup:

  • Biaya pendidikan yang dibayarkan langsung ke institusi:
  • Biaya Operasional Pendidikan (BOP)
  • Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI/UKT)

Biaya langsung ke peserta:

  • Biaya hidup dan buku per semester
  • Biaya penelitian (1 kali selama masa studi)
  • Dana beasiswa akan dicairkan setelah terbitnya Keputusan Direktur Jenderal SDMK Kemenkes tentang peserta yang lolos seleksi.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved