Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pemkab Mitra

Daftar Lengkap Nama Pejabat Pemkab Mitra yang Dirotasi Bupati Ronald Kandoli

Daftar lengkap nama pejabat Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) yang dirotasi Bupati Ronald Kandoli.

Kolase Tribun Manado
PEJABAT MITRA: Rine Komansilan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, dr Tommy Soleman Kadis Kesehatan dan Sartje Taogan Kepala BKPSDM. Daftar lengkap nama pejabat Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut) yang dirotasi Bupati Ronald Kandoli. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Daftar lengkap nama pejabat Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut) yang dirotasi Bupati Ronald Kandoli.

Bupati Ronald Kandoli melakukan perombakan besar di jajaran eselon dua (II).

Ada 16 pejabat yang dirotasi Bupati Mitra Ronald Kandoli.

Perombakan atau rolling jabatan ini dilaksanakan pada Rabu 10 September 2025 di Kantor Bupati Mitra.

Kantor Bupati Mitra terletak di Jalan Soekarno, Lowu Utara, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Mitra, Sulut.

Kabupaten Mitra berjarak 76 kilometer dari Kota Manado, ibu kota Sulut.

Waktu tempuh Mitra dari Manado sekira 2 jam 28 menit lewat Jalan Raya Manado Tomohon dengan kendaraan bermotor.

Siapa sajakah pejabat Pemkab Mitra yang dirotasi?

Simak selengkapnya di sini.

Daftar Lengkap Pejabat Pemkab Mitra yang Dirotasi Bupati Ronald Kandoli
 
1. Rine Komansilan

Kepala BKPSDM menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik

2. Johanna Untu

Kadis Pariwisata menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM

3. Franky Wowor

Kadisperindagkop menjadi Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan

4. Jani Rolos

Asisten II Setkab menjadi Asisten I Setkab

5. Phebe Punuindoong

Staf Ahli Ekonomi menjadi Asisten II Setkab

6. dr. Tommy Soleman

Kaban Litbang menjadi Kadis Kesehatan

7. Sartje Taogan

Kadispora menjadi Kepala BKPSDM

8. Djenedy Raco

Staf Ahli SDM menjadi Kaban Litbang

9. Novie Legi

Kadis PUPR menjadi Kadisperkim

10. Rommy Ole

Kadisperkim menjadi Kadis PUPR

11. dr. Helni Ratuliu

Kadis Kesehatan menjadi Kadis Sosial

12. Olvy Tambajong

Staf Ahli Politik menjadi Kadis Ketahanan Pangan

13. Arnold Mokosolang

Asisten I menjadi Kadis Lingkungan Hidup

14. Hersi Tuuk

Kadis KB menjadi Kadisperindagkop

15. Selvie Lendombela

Kadis Sosial menjadi Kadis Pariwisata dan Kebudayaan

16. Royke Luming

Kadis Lingkungan Hidup menjadi Kepala Dinas kearsipan

Kandoli Sebut Tidak Ada yang Dinonaktifkan

Bupati Mitra Ronald Kandoli memimpin langsung pengambilan sumpah sejumjah jabatan eselon dua.

Kandoli menegaskan rotasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi dan penguatan kinerja pemerintahan.

"Saya tegaskan kembali tidak ada pejabat yang dinonaktifkan.

Tidak ada yang non-job.

Semua tetap diberi kepercayaan sesuai kebutuhan organisasi," ujar Kandoli.

Ia juga mengajak pejabat yang baru dilantik dapat lebih memaksimalkan tugas dan tanggung jawabnya.

"Mari bekerja dengan semangat, loyalitas, dan integritas tinggi," tegasnya.

"Rotasi ini diharapkan membawa energi baru dan memperkuat soliditas jajaran Pemkab Mitra dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan," ucapnya.

Diketahui dalam rolling pejabat kali ini, ada tiga kepala SKPD yang menjadi staf ahli.

Yakni Rine Komansilan eks Kepala BKPSDM, Johanna Untu eks Kadis Pariwisata, dan Franky Wowor eks Kadisperindagkop.

Sekda: Tidak Ada yang Nonjob

Sebelum melakukan rolling jabatan, Pemkab Mitra lebih dulu melakukan serangkaian seleksi.

Seleksi tersebut telah melalui proses panjang, mulai dari tahapan administrasi, pembuatan makalah, hingga uji kompetensi.

Hasilnya kemudian dikonsultasikan secara berjenjang, mulai dari Kementerian Dalam Negeri hingga Gubernur Sulut.

Bupati Mitra Ronald Kandoli sebagai kepala daerah, memiliki hak prerogatif dalam menempatkan pejabat sesuai kompetensi serta kebutuhan organisasi pemerintah agar lebih maksimal dalam melayani masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra, David Lalandos menjelaskan bahwa sekitar 50 persen jabatan eselon dua mengalami rotasi, mulai dari kepala SKPD hingga staf ahli.

“Pelaksanaan rolling ini bagian dari penguatan kelembagaan serta tindak lanjut hasil penilaian Pansel," ujarnya.

"Tidak ada istilah pejabat disekolahkan atau nonjob.

Semua hanya rotasi biasa, artinya berpindah tempat sesuai kebutuhan,” jelas Lalandos.

Ia menambahkan, langkah ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi pemerintah daerah.

“Yang terpenting adalah hasil evaluasi Pansel ditindaklanjuti dengan benar agar pejabat yang ditempatkan sesuai bidangnya bisa bekerja lebih optimal,” pungkas Lalandos.

Sekilas Minahasa Tenggara

Minahasa Tenggara adalah kabupaten di provinsi Sulawesi Utara, dengan ibu kota Ratahan.

Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Tenggara saat ini adalah Ronald Kandoli dan Fredy Tuda.

Mereka dilantik pada tanggal 21 Februari 2025 untuk periode 2025-2030.

Kabupaten Minahasa Tenggara secara administratif telah ditetapkan dengan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2007.

Kabupaten ini merupakan pemekaran dari Kabupaten Minahasa Selatan.

Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki 12 kecamatan, 9 kelurahan dan 135 desa.

Diketahui, Mitra di sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Amurang Timur dan Kecamatan Amurang (Kabupaten Minahasa Selatan).

Mitra di sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Langowan (Kabupaten Minahasa) dan Laut Maluku

Sementara, di sebelah Selatan berbatasan dengan Laut Maluku dan Kecamatan Kotabunan (Kabupaten Bolaang Mongondow)

Kemudian, di sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Ranoyapo dan Kecamatan Kumelembuai (Kabupaten Minahasa Selatan).

(TribunManado.co.id)

Baca Berita Tribun Manado di Google News

WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved