Kebakaran di Minut
Tiga Fakta Kebakaran di Dimembe Minahasa Utara: Berawal dari Anak-Anak Main Api
Sebuah peristiwa kebakaran menggemparkan warga Jaga VI Desa Wasian, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Sebuah peristiwa kebakaran menggemparkan warga Jaga VI Desa Wasian, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, pada Rabu (13/5/2026) siang.
- Peristiwa yang terjadi di tengah aktivitas warga ini bersumber dari hal yang tak terduga.
- Berdasarkan investigasi dan keterangan pihak kepolisian.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebuah peristiwa kebakaran menggemparkan warga Jaga VI Desa Wasian, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, pada Rabu (13/5/2026) siang.
Peristiwa yang terjadi di tengah aktivitas warga ini bersumber dari hal yang tak terduga.
Berdasarkan investigasi dan keterangan pihak kepolisian, berikut adalah tiga fakta di balik peristiwa kebakaran tersebut:
Anak-Anak Niat Bakar Sarang Lebah
Kebakaran yang menimpa dapur rumah keluarga Manus ini bermula dari aktivitas bermain anak-anak usia Sekolah Dasar (SD). Berdasarkan analisa di lapangan, anak-anak tersebut awalnya melihat sarang lebah yang tergantung di area belakang dapur.
"Muncul niat dari anak-anak ini untuk membakar sarang lebah itu. Namun justru api merambat melalui kayu dan terjadi kebakaran," kata Kapolsek Dimembe Ipda Juan Rumbayan saat di konfirmasi Jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere, Jumat (15/5/2026).
Seorang warga laki-laki yang menjadi saksi juga memperkuat kronologi tersebut saat memberikan keterangan kepada polisi.
"Diantara anak-anak ini bernait untuk membakar sarang lebah itu, mereka kemudian ambul kardus lalu membakarnya dan melemparkan ke arah sarang lebah kemhdian merambat membakar kayu sehigga terjadi kebakaran," kata seorang warga laki-laki saat memberi keterangan ke Polisi Polsek Dimembe.
Warga Gotong Royong Padamkan Api
Api pertama kali disadari oleh warga sekitar yang sedang beraktivitas. Saksi perempuan bernama Yusana menceritakan detik-detik saat dirinya melihat kobaran api ketika sedang memasak di rumahnya sendiri.
"Kami langsung teriak minta tolong. Lalu datang warga sekitar membantu keluarga barang dari dalam rumah serta bersama-sama padamkan api yang tengah menyala," cerita Yusana warga jaga VI Desa Wasian Kecamatan Dimembe.
Beruntung, aksi cepat warga berhasil mencegah api merembet lebih luas. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 15 juta.
Kapolsek Dimembe Keluarkan Imbauan Tegas untuk Orang Tua
Menanggapi peristiwa ini, Kapolsek Dimembe Ipda Juan Rumbajan yang juga merupakan sepupu dari Sekretaris Kabinet Merah Putih Teddy Indra Wijaya, langsung mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia SD.
Mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Manado ini merekomendasikan agar masyarakat lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anak saat bermain.
Orang tua diminta tegas melarang anak-anak mereka agar tidak bermain api atau melakukan pembakaran sembarangan demi mencegah hal-hal berbahaya kembali terjadi di kemudian hari.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
| Polsek Dimembe: Kebakaran di Wasian Minut Diduga Karena Anak-Anak Bakar Sarang Lebah |
|
|---|
| Kronologi Kebakaran Dapur Rumah di Wasian Minut, Diduga Berawal dari Bakar Sarang Lebah |
|
|---|
| Diduga Gara-gara Bakar Sarang Lebah, Rumah Warga di Desa Wasian Minut Terbakar |
|
|---|
| Penyebab Kebakaran Rumah di Desa Karegesan Minut Sulut, Ini Imbauan Polisi |
|
|---|
| Kronologi Rumah Panggung di Minut Sulut Terbakar, Damkar Duga Awal Mula Insiden dari Bakar Semut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/KEBAKARAN-Sebuah-peristiwa-kebakaran-menggemparkan-warga-Jaga-VI-Desa-Wasian45.jpg)