Minut Sulawesi Utara
HUT ke-17 GMIM Exodus Watutumou II, Bupati Minut Joune Ganda Ajak Jemaat Waspada dan Mandiri
“Ini menjadi sukacita bagi kita semua. Saya yakin jemaat di sini tidak ada yang merencanakan kejahatan, semua pasti merencanakan kebaikan,”
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting.
- Ibadah dipimpin oleh Ketua BPMS GMIM, Pendeta Adolf Katuuk Wenas.
- Sebelumnya GMIM Exodus Watutumou II juga menyelenggarakan berbagai lomba.
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Exodus Watutumou II di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, merayakan HUT ke-17, Minggu (29/3/2026).
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting yaitu Bupati Minut, Joune Ganda; anggota DPRD Minut, Stendy Rondonuwu; Camat Kalawat, Agustinus Dondokambey; hingga Pj Hukum Tua Desa Watutumou II, Alfrida.
Ibadah dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pendeta Adolf Katuuk Wenas.
Selain ibadah yang menjadi puncak perayaan hari ini, sebelumnya GMIM Exodus Watutumou II juga menyelenggarakan berbagai lomba.
Joune Ganda menyampaikan bahwa usia 17 tahun bagi sebuah jemaat tergolong masih muda, terlebih Desa Watutumou II sendiri baru berusia sekitar 20 tahun.
Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menghargai dan menghormati sejarah berdirinya gereja, serta mengenang niat mulia para pendiri Jemaat GMIM Exodus.
“Ini menjadi sukacita bagi kita semua. Saya yakin jemaat di sini tidak ada yang merencanakan kejahatan, semua pasti merencanakan kebaikan,” ujar Joune.
Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga semangat pelayanan dan kebersamaan dalam membangun gereja untuk jangka panjang.
“Kita berbicara sampai selama-lamanya, menerawang jauh ke depan. Berharap gereja ini tetap ada dan semangat para pendiri terus membakar semangat jemaat,” tambahnya.
Joune juga menyinggung kondisi global yang menurutnya tengah tidak baik-baik saja.
Ia mengingatkan jemaat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampak yang mungkin timbul, termasuk akibat konflik dunia yang belum diketahui kapan akan berakhir.
“Beberapa hari lalu, ada tokoh masyarakat Minut yang juga pensiunan jenderal mengingatkan saya agar tetap berkhidmat dan meningkatkan kewaspadaan,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, ia mengajak masyarakat untuk mulai mandiri, salah satunya dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam kebutuhan sehari-hari.
“Meski halaman rumah kecil, boleh mulai menanam. Jangan lupa dimanfaatkan, karena kebutuhan itu bisa saja datang sewaktu-waktu,” pesannya.
Baca juga: Harga BBM di Manado Masih Normal, Warga Harap Pasokan Tetap Terjaga
Baca juga: BBM Jadi Sorotan, Pemkot Manado Larang Penjualan Eceran Tanpa Izin, Akademisi Soroti Ketidaktegasan
Perayaan HUT ke-17 ini diharapkan semakin memperkuat iman dan kebersamaan jemaat GMIM Exodus Watutumou II, sekaligus mendorong kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan.(*)
| Mandor Proyek Asrama Tentara di Minut Ngaku Diperlakukan Tidak Adil, Ungkap Dugaan Masalah |
|
|---|
| Hujan Deras Guyur Minahasa Utara Sulut Sabtu 2 Mei 2026, Pengendara Motor Pilih Berteduh |
|
|---|
| Mantan Birokrat Minut Didapuk Menjadi Ketua Ikatan Dancesport Minut yang Baru, Ini Target ke Depan |
|
|---|
| Fakta Menarik dari Tim Voli Putri JG-KWL Minut: Diperkuat Pemain Usia 9 Tahun Juara 3 Kejurprov U18 |
|
|---|
| Pakai Seragam Loreng Komcad, Ketua DPRD Minut Vonny Rumimpunu Siap Ikut KPPD Akmil Magelang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/hingga-Pj-Hukum-Tua-Desa-Watutumou-II-Alfrida.jpg)