Danau Tondano
Nelayan di Danau Tondano Hadapi Dua Masalah Besar, Berkembang Cukup Cepat
Katanya selain berdampak terhadap aktivitas nelayan, keberadaan eceng gondok juga dikhawatirkan mempengaruhi ekosistem dan kualitas air danau.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Katanya selain berdampak terhadap aktivitas nelayan, keberadaan eceng gondok juga dikhawatirkan mempengaruhi ekosistem dan kualitas air danau.
2.Padahal saat dilakukan pembersihan beberapa waktu lalu, nelayan sudah meminta untuk dibersihkan.3.Bahkan juga meminta adanya solusi jangka panjang untuk mencegah pertumbuhan eceng gondok yang dinilai semakin tidak terkendali setiap tahun.
TRIBUNMNANADO.CO.ID,TONDANO- Penanganan eceng gondok di Danau Tondano ternyata belum tuntas.
Memang sudah kelihatan bersih.
Namun perlahan mulai banyak lagi, sebab perkembangan eceng gondok sangat cepat.
Baca juga: Belum Tuntas Dibersihkan, Eceng Gondok di Danau Tondano Minahasa Jadi Keluhan Nelayan
Sehingga penanganannya harus terus menerus.
Meski pembersihan sempat dilakukan di sejumlah titik, tanaman liar tersebut dinilai belum sepenuhnya teratasi dan terus mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar danau.
Para nelayan mengaku hamparan eceng gondok semakin meluas dan menyulitkan mereka saat mencari ikan.
Selain menghambat pergerakan perahu, tanaman tersebut juga disebut memengaruhi hasil tangkapan karena area perairan semakin tertutup.
Salah seorang nelayan di sekitar Danau Tondano mengatakan kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan membutuhkan penanganan yang lebih serius serta berkelanjutan.
“Kalau angin kencang, eceng gondok cepat berpindah dan menumpuk di jalur perahu. Kami jadi susah melaut dan hasil tangkapan juga berkurang,” ujar Edo salah satu nelayan, saat ditemui Tribun Manado, Com, Jumat (21/5/2026).
Katanya selain berdampak terhadap aktivitas nelayan, keberadaan eceng gondok juga dikhawatirkan mempengaruhi ekosistem dan kualitas air danau.
Padahal saat dilakukan pembersihan beberapa waktu lalu, nelayan sudah meminta untuk dibersihkan.
"Tapi tidak tau kenapa belum juga dibersihkan sampai sekarang," jelasnya.
Nelayan yang sehari-hari mencari lobster dan ikan mujair ini berharap pemerintah bersama pihak terkait dapat melakukan pembersihan secara menyeluruh agar kondisi Danau Tondano kembali normal.
Bahkan juga meminta adanya solusi jangka panjang untuk mencegah pertumbuhan eceng gondok yang dinilai semakin tidak terkendali setiap tahun.
"Namun nelayan berharap penanganan tidak hanya bersifat sementara, melainkan dilakukan secara rutin dan melibatkan berbagai pihak agar persoalan tersebut bisa benar-benar teratasi," pungkasnya.
Tak hanya persoalan eceng gondokk, kni nelayang juga dihadapi dengan munculnya hama baru berupa ikan sapu sapu.
Perkembangan ikan sapu-sapu pun mirip dengan eceng gondok, sangat cepat.
Sehingga membutuhkan penanganan yang serius dan berkelanjutan. (FER)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Belum Tuntas Dibersihkan, Eceng Gondok di Danau Tondano Minahasa Jadi Keluhan Nelayan |
|
|---|
| Ikan Sapu-sapu Muncul di Danau Tondano Minahasa, Nelayan Mulai Khawatir Ekosistem Rusak |
|
|---|
| Eceng Gondok Hilang, Wajah Danau Tondano di Minahasa Sulut Tampak Lebih Bersih |
|
|---|
| Ikan Sapu-sapu Serbu Danau Tondano, Nelayan Minahasa Resah |
|
|---|
| Foto-foto Kondisi Terkini Danau Tondano di Minahasa Sulawesi Utara, Mulai Bersih dari Eceng Gondok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Danau-Tondano-segseg.jpg)