Dampak Dollar Menguat
Harga Pangan Naik, Ibu Rumah Tangga di Manado Perketat Pengeluaran Keluarga
"Kalau bisa malah beli rica dari daerah lain seperti Makassar meskipun kurang pedas dibanding rica Gorontalo,”
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Hingga saat ini tagihan listrik dan air bersih masih tergolong normal.
- Biaya listrik bulanan berkisar Rp 200 ribuan, sedangkan tagihan air PDAM sekitar Rp 100 ribuan.
- Beban yang paling dirasakan saat ini adalah kenaikan harga bahan pangan.
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok membuat masyarakat semakin selektif dalam mengatur pengeluaran rumah tangga.
Salah satunya dirasakan Joyce Rumbayan, seorang ibu rumah tangga yang mengaku harus menghemat untuk menjaga kondisi keuangan keluarganya.
Joyce mengatakan, hingga saat ini tagihan listrik dan air bersih masih tergolong normal dan belum mengalami lonjakan yang signifikan.
Biaya listrik bulanan berkisar Rp 200 ribuan, sedangkan tagihan air PDAM sekitar Rp 100 ribuan.
“Kalau tagihan listrik dan PDAM masih normal-normal saja sejauh ini. Listrik sekitar Rp 200 ribuan dan air Rp 100 ribuan. Memang pemakaian normal biasanya segitu,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Namun, beban yang paling dirasakan saat ini adalah kenaikan harga bahan pangan, terutama beras dan bumbu dapur.
Joyce mengungkapkan, harga beras premium yang biasa dibeli keluarganya kini mencapai Rp 100 ribuan untuk kemasan 5 kilogram.
"Itu terasa berat sekali, akhirnya kami berpindah ke beras SPHP,” katanya.
Beruntung SPHP masih mudah ditemukan meski pembelian dibatasi.
Selain beras, harga cabai rawit atau rica yang menembus Rp 100 ribu per kilogram juga memaksa keluarganya mengurangi penggunaan bumbu dapur.
Untuk menghemat pengeluaran, ia memilih membeli cabai dari daerah lain yang harganya lebih terjangkau.
"Kalau bisa malah beli rica dari daerah lain seperti Makassar meskipun kurang pedas dibanding rica Gorontalo,” ujarnya.
Di tengah kondisi tersebut, Joyce berusaha membiasakan anggota keluarganya untuk tidak terlalu memilih makanan.
Sikap menerima apa yang tersedia menjadi salah satu cara agar kebutuhan rumah tangga tetap dapat terpenuhi.
“Saya memang melatih keluarga agar tidak rewel soal makanan. Apa yang ada harus mau,” katanya.
Baca juga: Kejati Sulut Serahkan 93 Barang Bukti dalam Sidang Praperadilan Penetapan Tersangka Chyntia Kalangit
Baca juga: Kejati Sulawesi Utara Sebut Penetapan Tersangka Chyntia Kalangit Berdasarkan Alat Bukti yang Cukup
| Ini Kesusahan Pedagang Saat Harga Bahan Pokok Naik di Pasar Bersehati Manado, Sepi Pengunjung |
|
|---|
| Siasat Pemilik Warung di Sekitar Kampus Unsrat Manado Sulut Hadapi Kenaikan Harga Bahan Baku |
|
|---|
| Terjepit Harga Bahan Baku, Pemilik Warung Nasi Campur di Manado Terpaksa Naikkan Harga |
|
|---|
| Daftar Bahan Pokok dan Harga di Pasar Pinasungkulan Manado, Bawang Merah Rp103 Ribu Per Kilogram |
|
|---|
| Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Pinasungkulan Manado, Bawang Merah Rp 103 Ribu Sekilo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/IRT-di-Manado-memperketat-pengeluaran.jpg)