Komunitas
HUT ke-5, KCBD Gelar Konseling Gratis di Megamas Manado: Kamu Tidak Sendiri dan Kamu Berharga
KCBD) menggelar layanan konseling gratis bagi masyarakat di Kawasan Megamas, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (23/5/2026).
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
- Komunitas Cegah Bunuh Diri (KCBD) menggelar layanan konseling gratis bagi masyarakat di Kawasan Megamas, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (23/5/2026).
- Kegiatan ini dihelat dalam rangka memperingati HUT ke-5 komunitas yang bergerak di bidang psikologi tersebut.
- Meskipun cuaca mendung, kegiatan ini tetap dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga jurnalis.
TRIBUNMANADO.CO.ID MANADO - Komunitas Cegah Bunuh Diri (KCBD) menggelar layanan konseling gratis bagi masyarakat di Kawasan Megamas, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan ini dihelat dalam rangka memperingati HUT ke-5 komunitas yang bergerak di bidang psikologi tersebut.
Cuaca mendung saat kegiatan ini dihelat.
Dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga jurnalis.
Layanan ini bertujuan untuk memberikan akses bantuan mental yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat Kota Manado.
Dr. Felicia Kalesaran perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara yang turut hadir dalam kegiatan ini menyampaikan, KCBD merupakan mitra penting pemerintah sejak pandemi Covid-19.
Kehadiran komunitas ini dinilai sangat membantu keterbatasan SDM dalam program pemerintah yang bergerak di bidang isu-isu kesehatan mental.
Menurutnya, selama lima tahun berdiri, KCBD telah berperan besar dalam menurunkan stigma isu kesehatan mental di Sulawesi Utara.
"Pemerintah saat ini memang fokus memperkuat aspek promotif dan preventif, dan komunitas seperti ini adalah salah satunya," ujar dr. Felicia saat diwawancarai awak media di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Founder KCBD, Hanna Monareh, M.Psi, Psikolog, menjelaskan bahwa konseling gratis ini adalah bentuk nyata dari visi mereka untuk menjadi ruang aman bagi siapa saja yang ingin bercerita, ingin didengar.
"Tujuannya agar masyarakat merasakan bahwa mereka tidak sendiri dan ada tempat untuk bercerita. Kami sangat mengapresiasi keberanian warga yang datang untuk berkonsultasi hari ini," kata Hanna yang didampingi oleh salah satu pendiri KCBD yakni Anjeli Agantu.
Hanna menambahkan, selama ini KCBD terus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi melalui berbagai kegiatan, termasuk pemanfaatan unit mobil pink untuk layanan konsultasi.
Memasuki usia lima tahun, relawan KCBD kini tidak hanya berasal dari Sulawesi Utara, tetapi sudah menjangkau wilayah seperti Sumatera hingga Papua.
Dirinya berharap KCBD bisa terus berdampak positif serta menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
"Kami ingin lebih banyak menjangkau jiwa yang memerlukan bantuan. Kami ingin mengingatkan bahwa kamu tidak sendiri dan kamu berharga," pungkasnya.
| Kabut dan Petir Tak Menghalangi 12 Pendayung IATTA Taklukkan Jalur Menuju Pulau Likri |
|
|---|
| Daftar Nama Pengurus DPW IATTA Sulut Periode 2025-2030 yang Baru Dilantik |
|
|---|
| Mengenal Komunitas Dump Truck Bolmong Raya, Baru Terbentuk dan Didukung Pemerintah |
|
|---|
| Peringati Hari Ozon, Dua Komunitas Pecinta Alam di Manado Tanam Pohon dan Bersihkan Drainase |
|
|---|
| Festival Seni Budaya Bantik dan Peringatan 76 tahun Gugurnya Pahlawan Robert Wolter Mongisidi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/KCBD-HUT-ke-5-Sabtu-2352026.jpg)