Kebakaran di Megamall
Olah TKP Kebakaran Mega Mall Manado, Ini Kata Direskrimum Polda Sulut
Direskrimum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi, mengatakan olah TKP berlangsung di lantai tiga Mega Mall.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Yeshinta Sumampouw
Ringkasan Berita:
- Tim Inafis dan Labfor Polda Sulut melakukan olah TKP di lokasi kebakaran, Gedung Mega Mall Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/5/2026).
- Olah TKP berlangsung di lantai tiga Mega Mall.
- Lantai tiga gedung Mega Mall diduga menjadi asal api.
TRIBUNMANADO.COM - Tim Inafis dan Labfor Polda Sulut melakukan olah TKP di lokasi kebakaran Mega Mall, Manado, Sulut, Minggu (17/5/2026).
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sulawesi Utara (Sulut), Kombes Pol Suryadi mengatakan, olah TKP berlangsung di lantai tiga Mega Mall.
"Kami fokus di lantai tiga, sebagaimana diinformasikan sebagai asal api," katanya, kepada Tribunmanado.com.
Dikatakannya, olah tempat kejadian perkara (TKP) melibatkan unsur Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis), Laboratorium Forensik (Labfor), serta penyidik Polresta
Manado.
Ungkap dia, hasil olah TKP akan disampaikan lebih lanjut.
Kebakaran menimpa Mega Mall Manado, Sabtu (16/5/2026) malam.
Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka luka.
Akibat kebakaran, Mall pertama di Kota Manado tersebut untuk sementara menghentikan operasionalnya.
Pengumuman itu beredar di medsos.
"Mega Mall Manado untuk sementara tidak beroperasi hingga pemberitahuan lebih lanjut," demikian tulis akun Mega Mall Manado.
Direksi Megamas, Amelia Tungka membenarkan hal tersebut.
Dirinya memastikan Mega Mall Manado belum akan beroperasi hingga waktu yang belum ditentukan.
"Untuk operasional kita lihat nanti seperti apa," kata dia.
Amelia menyatakan, musibah itu memukul segenap keluarga besar Megamas.
Baik manajemen maupun karyawan.
"Kita tidak pernah mau ada musibah seperti ini," katanya sendu.
Lima orang dinyatakan menjadi korban dalam kebakaran yang terjadim Sabtu (16/5/2026) tersebut.
Kapolresta Manado, Kombes Pol Irham Halid menyatakan, saat kejadian ada lima korban terjebak di lantai atas titik kebakaran.
Satu korban, perempuan, meninggal dunia.
Empat korban lainnya, semuanya pria, selamat.
Empat korban selamat tersebut, berdasarkan pernyataan Kapolresta pasca evakuasi ialah:
- Stenly
- Gilbert Sanger
- Adit Rumese
- Nando Tara
Empat warga itu selamat tanpa mengalami luka bakar.
Saat ini mereka menjalani perawatan di RS Bhayangkara Manado.
Sementara, korban meninggal atas nama Pricilia Tamawiwy.
Korban ditemukan meninggal di tempat
Jenazah Pricilia juga dibawa ke RS Bhayangkara Manado untuk mendapatkan tindakan lanjutan.
"Kami menyatakan turut berdukacita untuk korban meninggal," kata Irham.
Terkait itu, Kapolresta Manado menyatakan Mega Mall belum dapat beroperasi.
"Sehubungan dengan peristiwa ini, status quo, menunggu hasil penyelidikan," ujarnya lagi.
Kapolresta menyatakan, penyebab kebakaran dan sumber api belum bisa dipastikan.
"Kami belum bisa pastikan. Demikian juga nilai kerugiannya. Masih akan didalami," katanya lagi.
Ia memastikan, olah TKP akan dilaksanakan Minggu 17 Mei 2026.
Prosedur ini akan melibatkan tim gabungan Dirkrimum dan Bidlabfor Polda Sulut dan Reskrim Polresta. (Art)
Baca juga: Tim Inafis Polda Sulut Olah TKP Kebakaran Mega Mall Manado
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Tim Inafis Polda Sulut Olah TKP Kebakaran Mega Mall Manado |
|
|---|
| Pengakuan Lengkap Komdan Tende Saat Mau Evakuasi Korban Kebakaran Megamall Manado: Flashlight Gerak |
|
|---|
| Cerita Komdan Tende saat Kebakaran di Megamall Manado: Sempat Lihat Flashlight Korban |
|
|---|
| Raut Cemas Amelia Tungka Tak Bisa Disembunyikan Saat Megamall Manado Terbakar: Mereka Karyawan Mal |
|
|---|
| Saksi Mata Cerita Detik-detik Evakuasi Korban Kebakaran Megamall Manado: Wajah Hitam Pakai Kemeja |
|
|---|