Breaking News
Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Kajati Sulut Pantau Kasus Ambruknya Gedung KONI

Setelah aksesoris bangunan itu runtuh saat gempa lalu dan menyebabkan korban jiwa, kopra Adhyaksa langsung melakukan penyelidikan. 

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Arthur_Rompis
PENYELIDIKAN - Gedung KONI Manado Ambruk beberapa waktu yang lalu akibat Gempa Bumi. Setelah aksesoris bangunan itu runtuh saat gempa lalu dan menyebabkan korban jiwa, korps Adhyaksa langsung melakukan penyelidikan.  

Ringkasan Berita:
  • Kejaksaan memantau kasus ambruknya gedung KONI Sulut di Manado yang terjadi saat gempa dan menimbulkan korban jiwa, untuk memastikan ada tidaknya kelalaian konstruksi atau dugaan korupsi.
  • Penanganan perkara dilakukan Kejari Manado, sementara Kejati Sulut melakukan monitoring dan menerima laporan perkembangan penyelidikan.
  • Penyidik telah mengumpulkan data awal dan keterangan pihak terkait, namun masih menunggu hasil kajian teknis ahli konstruksi untuk memastikan penyebab utama ambruknya gedung.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Dari bencana terbitlah masalah hukum Itulah yang terjadi dengan gedung KONI Sulut di kota Manado. 

Setelah aksesoris bangunan itu runtuh saat gempa lalu dan menyebabkan korban jiwa, korps Adhyaksa langsung melakukan penyelidikan. 

Langkah ini diambil untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni akibat bencana alam atau terdapat faktor lain, termasuk kemungkinan kelalaian dalam konstruksi bangunan yang berkaitan dengan dugaan korupsi.

Baca juga: Gedung KONI Ambruk Diguncang Gempa, Kejari Manado Selidiki Kemungkinan Adanya Dugaan Korupsi

Kejati Sulut melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) Januarius L. Bolitobi menuturkan, penanganan kasus itu dilakukan Kajari Manado. 

"Penanganan nya dilakukan oleh Kejari Manado," kata dia Kamis (16/4/2026). 

Sebut dia, pihak Kejari selalu melaporkan perkembangan penanganan kasus tersebut. 

Pihaknya pun rutin melakukan monitoring. 

"Dari Kejari Manado selalu melaporkan perkembangan penanganannya ke 

Kejati dan tentu saja kejati pun lakukan monitoring," kata dia 

Kepala Kejaksaan Negeri Manado melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Manado Arthur Piri beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah data awal serta keterangan dari berbagai pihak terkait. 

Namun demikian, proses penyelidikan masih menunggu hasil pemeriksaan fisik bangunan dari tim ahli konstruksi.

“Kami masih menunggu hasil kajian teknis dari ahli bangunan," ujar Artur, 

Itu penting untuk memastikan penyebab utama ambruknya gedung, apakah sepenuhnya karena gempa atau ada faktor lain.

Artur mengatakan penyelidikan telah dilakukan jauh sebelum terjadi gempa bumi yang membuat gedung KONI ambruk hingga menelan korban jiwa. (Art)

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved