Manado Sulawesi Utara
Kajati Sulut Pantau Kasus Ambruknya Gedung KONI
Setelah aksesoris bangunan itu runtuh saat gempa lalu dan menyebabkan korban jiwa, kopra Adhyaksa langsung melakukan penyelidikan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
- Kejaksaan memantau kasus ambruknya gedung KONI Sulut di Manado yang terjadi saat gempa dan menimbulkan korban jiwa, untuk memastikan ada tidaknya kelalaian konstruksi atau dugaan korupsi.
- Penanganan perkara dilakukan Kejari Manado, sementara Kejati Sulut melakukan monitoring dan menerima laporan perkembangan penyelidikan.
- Penyidik telah mengumpulkan data awal dan keterangan pihak terkait, namun masih menunggu hasil kajian teknis ahli konstruksi untuk memastikan penyebab utama ambruknya gedung.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dari bencana terbitlah masalah hukum Itulah yang terjadi dengan gedung KONI Sulut di kota Manado.
Setelah aksesoris bangunan itu runtuh saat gempa lalu dan menyebabkan korban jiwa, korps Adhyaksa langsung melakukan penyelidikan.
Langkah ini diambil untuk memastikan apakah peristiwa tersebut murni akibat bencana alam atau terdapat faktor lain, termasuk kemungkinan kelalaian dalam konstruksi bangunan yang berkaitan dengan dugaan korupsi.
Baca juga: Gedung KONI Ambruk Diguncang Gempa, Kejari Manado Selidiki Kemungkinan Adanya Dugaan Korupsi
Kejati Sulut melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) Januarius L. Bolitobi menuturkan, penanganan kasus itu dilakukan Kajari Manado.
"Penanganan nya dilakukan oleh Kejari Manado," kata dia Kamis (16/4/2026).
Sebut dia, pihak Kejari selalu melaporkan perkembangan penanganan kasus tersebut.
Pihaknya pun rutin melakukan monitoring.
"Dari Kejari Manado selalu melaporkan perkembangan penanganannya ke
Kejati dan tentu saja kejati pun lakukan monitoring," kata dia
Kepala Kejaksaan Negeri Manado melalui Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Manado Arthur Piri beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumpulkan sejumlah data awal serta keterangan dari berbagai pihak terkait.
Namun demikian, proses penyelidikan masih menunggu hasil pemeriksaan fisik bangunan dari tim ahli konstruksi.
“Kami masih menunggu hasil kajian teknis dari ahli bangunan," ujar Artur,
Itu penting untuk memastikan penyebab utama ambruknya gedung, apakah sepenuhnya karena gempa atau ada faktor lain.
Artur mengatakan penyelidikan telah dilakukan jauh sebelum terjadi gempa bumi yang membuat gedung KONI ambruk hingga menelan korban jiwa. (Art)
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
| Pengamat Transportasi Sulut Soroti Tingginya Pelanggaran Lalu Lintas, Ratusan Pemotor Tak Pakai Helm |
|
|---|
| Ratusan Pemotor Tanpa Helm Melintas di Depan Polresta Manado, Kasat Lantas: Penindakan Lewat ETLE |
|
|---|
| Oknum Pala di Manado Nyambi Jadi Pengedar Narkoba, DPRD Usul yang Lain Tes Urine: Sangat Ironis |
|
|---|
| 3 Fakta Penangkapan Oknum Kepala Lingkungan di Manado Terkait Peredaran Sabu |
|
|---|
| Pala Pengedar Narkoba di Manado Untung 1 Juta, Ini Pasal yang Menjeratnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Gedung-KONI-Manado-Ambruk-beberapa-waktu-yang-lalu-akibat-Gempa-Bumi.jpg)