Jumat, 5 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Paskah Nasional 2026

Kisah Arthur Kapada, Barber Asal Minut yang Sukses Perankan Yesus di Paskah Nasional 2026

Kisah Arthur menjadi pemeran Tuhan Yesus bak sebuah kebetulan.  Ternyata Arthur Kapada, sang pemeran Yesus bukan anak teater.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Arthur_Rompis
SOSOK TOKOH - Arthur Kapada, seorang tukang cukur asal Minahasa Utara, memerankan Yesus dalam drama via dolorosa saat pembukaan Paskah Nasional 2026 di Manado. Penampilannya yang penuh penghayatan sukses memukau dan mengundang haru para penonton. 
Ringkasan Berita:
  • Paskah Nasional 2026 di Manado dibuka dengan drama via dolorosa yang menyentuh, menampilkan kisah penyaliban Yesus dan mendapat apresiasi luas.
  • Pemeran Yesus, Arthur Kapada, ternyata seorang tukang cukur, bukan aktor, yang terpilih melalui proses casting di gereja.
  • Peran tersebut menjadi pengalaman spiritual mendalam bagi Arthur, yang mengaku semakin termotivasi untuk memperbaiki diri dan mendalami makna Paskah.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Paskah Nasional 2026 di kawasan Mega Mas, Manado, Sulut, dibuka dengan via dolorosa, Rabu (8/4/2026) pagi.

Sekelompok pemuda menampilkan kisah penyaliban Yesus dengan penuh penghayatan.

Sebagaimana yang lazim dalam kisah serupa, sosok Yesus jadi pusat perhatian. 

Pun Yesus dalam lakon ini. 

Bukan hanya karena ia memerankan Yesus. 

Baca juga: Hashim Beber Ikhwal Gelaran Paskah Nasional 2026 di Manado, Kagum Antusiasme Umat Kristiani Sulut

Tapi aktingnya memang sangat menjiwai peran Yesus, yang tersiksa namun tak membalas, yang difitnah tapi mengampuni. 

Karakter lemah lembut dari Yesus membuka Paskah nasional dengan agung. 

Tepuk tangan menyambut aksi mereka.

Semua bertepuk tangan.

Tak terkecuali para tamu nasional yang hadir.

Mereka diantaranya utusan khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo.

Banyak yang bertanya, siapakah pemeran Yesus itu.

Banyak yang mengira ia anak teater.

Tebakan mereka salah.

Ternyata Arthur Kapada, sang pemeran Yesus bukan anak teater.

Ia tukang gunting rambut.

"Saya mengelola sebuah Barbershop mandiri di Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara," kata dia kepada Tribunmanado Kamis (9/4/2026).

Barnershop Arthur cukup beken di Minut.

Itu karena Barber itu buka hingga larut malam. 

Gaya mengguntingnya sangat cocok untuk segala usia. 

Kisah Arthur menjadi pemeran Tuhan Yesus bak sebuah kebetulan. 

Ia ditemukan pendetanya di Gereja GMIM Musafir Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minut

Dia ikut casting dan menyisihkan sejumlah orang. 

Dapat berkah, Arthur malah gemetar.

"Saya sempat ragu dan tidak percaya diri, rasanya ini sebuah tanggung jawab besar," katanya. 

Namun terpilihnya Arthur bukan sebuah kebetulan. Itu sebuah rencana agung Tuhan. 

Tuhan pun menguatkan serta memberinya jalan keluar dari kebimbangan. 

"Pendeta di jemaat GMIM Musafir Sukur memberi penguatan pada saya, pendeta bilang ini pelayanan, itulah yang memantapkan niat saya," kata dia. 

Arthur mengaku tak mudah memerankan tokoh Yesus. 

Yang ia perankan adalah Tuhan.

Prosesnya penuh dengan pergumulan spiritual. 

"Saya merasa Tuhan memampukan saya, ini sangat terasa," kata dia. 

Tak hanya sukses memerankan Yesus. 

Arthur pun meresapi makna Paskah yang sesungguhnya. 

Yakni pertobatan serta komitmen untuk pukul salib. 

Ia dengan jujur mengakui dirinya selama ini bukan sosok yang rajin beribadah. 

"Peran ini membuat saya bertekad untuk menjadi lebih baik lagi," kata dia. 

Kisah Arthur membuat Paskah nasional jauh dari sekedar seremoni. 

Ini adalah pesan bahwa Tuhan bisa memakai siapa saja untuk kemulianNya. (Art)

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved