Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Usai Libur Lebaran, Pantai Karangria Manado Ramai Pengunjung, Ada yang Datang untuk Terapi Penyakit

Pantai Karangria yang terletak di Kelurahan Karangria, Tuminting, kini menjadi primadona sebagai lokasi terapi alternatif untuk berbagai penyakit

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Tribun Manado/Arthur_Rompis
TERAPI - Suasana Pantai Karangria Manado, Rabu (25/3/2026). Ada yang datang untuk terapi penyakit. 
Ringkasan Berita:
  • Pantai Karangria yang terletak di Kelurahan Karangria, Tuminting, kini menjadi primadona sebagai lokasi terapi alternatif untuk berbagai penyakit
  • Pantai ini memang dikenal sebagai lokasi terapi aneka penyakit
  • Salah satunya stroke

TRIBUNMANADO.CO.ID - Konsumsi daging meningkat saat hari raya Idul Fitri. 

Ini memicu berbagai penyakit

Tak heran, puskesmas dan rumah sakit di kota Manado, provinsi Sulut, panen pasien usai liburan. 

Namun fasilitas kesehatan bukan satu - satunya tujuan. 

Banyak yang memilih pantai Karangria di Kelurahan Karangria, Kecamatan Tuminting. 

Pantai ini memang dikenal sebagai lokasi terapi aneka penyakit

Salah satunya stroke. 

Banyak warga yang bersaksi sembuh dari stroke setelah rutin berendam di pantai itu. 

Amatan Tribunmanado Rabu (25/3/2026) siang, pantai itu ramai pengunjung. 

Mayoritas adalah orang tua. Ada yang berenang sendirian. 

Ada pula yang berendam dengan pengawasan keluarga. 

Pengunjung terus berdatangan. Seorang pria tua berjalan terseok seok dengan berpegang pada cucunya. 

Seorang pria menyusul di belakang kedua orang itu. 

Ia membawa sebuah kursi roda. 

Tak lama kemudian, tiba seorang wanita tua yang dibopong anaknya. 

Wanita ini lantas dibawa ke laut. 

Disana ia direndam. Sang anak berupaya menggerakkan tubuh ibunya di dalam air. 

Rupanya si ibu baru sekali jalani terapi di pantai itu. 

"Sudah struk setahun, tapi baru kali ini kemari, ada teman yang suruh ke mari," katanya. 

Ita warga lainnya berjalan setelah hampir seharian berendam. 

Langkahnya mantap. Tak tampak bilamana ia menderita stroke. 

"Tadinya kaki kiri saya sukar digerakkan, tapi anda bisa lihat saat ini, sudah kuat," katanya. 

Ia bercerita sewaktu kena stroke, hidupnya seolah kiamat. 

Namun ada seorang teman yang menyarankannya untuk terapi di pantai itu. 

"Saya coba dan ternyata manjur, asalkan rutin," kata dia. 

Ia mengaku sudah "pasien" tetap pantai tersebut. 

Sepekan dua kali ia berendam disana. 

Joni warga sekitar mengaku pantai itu memang jadi lokasi terapi penyakit

"Dan untuk stroke, banyak yang mengaku sembuh," kata dia. 

Khasiat pantai itu sama sekali tak diduganya. 

Bertahun tahun ia tinggal di dekat pantai itu dan selama ini seperti tak ada yang istimewa. 

"Eh belakangan ini muncul kabar tentang terapi ini, dan semenjak itu banyak warga yang datang kemari, bukan hanya dari Manado, tapi juga dari luar Manado," katanya. (Art) 

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved