Pasar Bersehati Manado
Sidak Pasar Bersehati, Satgas Polisi dan Disperindag Temukan Dugaan Pengemasan Ulang Minyak Subsidi
Tim Satgas Saber Pangan Satreskrim Polresta Manado bersama Disperindag melaksanakan sidak di Pasar Bersehati.
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Dewangga Ardhiananta
Ringkasan Berita:
- Tim Satgas Saber Pangan Satreskrim Polresta Manado bersama Disperindag melaksanakan sidak di Pasar Bersehati
- Secara umum stok bahan pokok di Pasar Bersehati masih dalam kondisi aman dan terkendali
- Petugas menemukan sejumlah kemasan minyak goreng “minyak kita” ukuran satu liter yang telah digunting
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dalam Rangka memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, jelang lebaran 2026, Tim Satgas Saber Pangan Satreskrim Polresta Manado bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bersehati, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Minggu (15/3/2026) dini hari.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto bersama Kepala Dinas Perdagangan Kota Manado, dengan melibatkan personel Satreskrim, anggota Buser Polresta Manado, serta personel Sat Intelkam Polresta Manado.
Dalam kegiatan tersebut, Satgas melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai komoditas bahan pokok yang dijual di pasar, di antaranya beras premium, beras medium, beras SPHP, daging sapi segar, daging ayam segar, telur ayam, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai keriting, cabai merah besar, gula konsumsi, serta minyak goreng bersubsidi merek “MinyaKita”.
Selain melakukan pengecekan harga dan ketersediaan stok, petugas juga melakukan dialog dan wawancara langsung dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi distribusi bahan pokok di pasaran.
Dari hasil pemantauan, secara umum stok bahan pokok di Pasar Bersehati masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Ada yang jadi perhatian dalam sidak tersebut, tim menemukan indikasi adanya praktik pengemasan ulang minyak goreng subsidi di salah satu kios.
Saat melakukan penelusuran di area pasar, petugas menemukan sejumlah kemasan minyak goreng “MinyaKita” ukuran satu liter yang telah digunting, serta peralatan berupa ember, corong, saringan, dan gayung yang diduga digunakan untuk memindahkan minyak ke dalam botol air mineral ukuran 600 mililiter.
Petugas kemudian meminta keterangan dari pemilik kios yang diketahui berinisial SH alias Hamid.
Berdasarkan pengakuan awal, yang bersangkutan mengaku memindahkan minyak goreng dari kemasan satu liter ke botol air mineral dengan alasan adanya kemasan yang bocor.
Menanggapi temuan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan tidak adanya praktik penyalahgunaan distribusi minyak goreng bersubsidi di pasaran.
“Kami ingin memastikan distribusi bahan pokok, khususnya minyak goreng subsidi, benar-benar sampai kepada masyarakat sesuai ketentuan. Apabila ditemukan adanya praktik penyalahgunaan, seperti membuka kemasan minyak subsidi untuk dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Kasat AKP Elwin dalam keterangan resminya yang diterima TribunManado.com, Senin (16/3/2026).
Mantan Kapolsek Malalayang ini mengatakan untuk penyelidikan lebih lanjut dalam temuan ini Satgas ikut mengamankan sejumlah barang bukti.
"Tim Satgas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa ember, corong, saringan, gayung, serta beberapa kemasan minyak goreng “minyak kita” yang telah digunting untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.
Ia mengatakan bahwa pengawasan terhadap distribusi bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan, guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Bahkan terus berkoordinasi dengan Dinas Perindag Kota Manado, Bulog, serta Badan Pangan Nasional (Bapanas) guna memastikan distribusi bahan pokok, khususnya minyak goreng bersubsidi, berjalan sesuai ketentuan dan tidak merugikan masyarakat.
"Melalui kegiatan pengawasan ini, Polresta Manado menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kota Manado serta mencegah adanya praktik kecurangan dalam distribusi pangan," pungkasnya.
Turut hadir pula Kabid Pengawasan Perdagangan, Kabid Perlindungan Konsumen Kota Manado, serta Koordinator PD Pasar Bersehati.
(TribunManado.co.id/Fer)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
WhatsApp TribunManado.co.id : KLIK
| Harga Bahan Pokok di Pasar Bersehati Manado 7 April 2026: Bawang Merah hingga Rica Naik |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok di Pasar Bersehati Manado 6 April 2026: Bawang Merah hingga Rica Turun |
|
|---|
| Harga Bahan Pokok di Pasar Bersehati Manado 5 April 2026: Bawang Merah Turun, Rica Naik |
|
|---|
| Breaking News: Harga Cabai Rawit di Manado Sulut Capai Rp 100 Ribu per Kilogram, Ini Penyebabnya |
|
|---|
| Harga Bahan Pangan di Pasar Bersehati Manado Hari Ini, Cabai Rawit dan Bawang Merah Masih Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tim-menemukan-indikasi-adanya-praktik-pengemasan-ulang-minyak-goreng-subsidi.jpg)