Manado Sulawesi Utara
Nuansa Ramadhan dan Imlek di Jalan Balai Kota, Kantor Walikota Manado
Ornamen Imlek dan Ramadhan berbaur manis, menciptakan harmoni dalam perbedaan.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
Ringkasan Berita:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kawasan Kantor Walikota Manado, Lapangan Sparta Tikala dan sekitarnya jadi pojok kerukunan umat beragama.
Ornamen Imlek dan Ramadhan berbaur manis, menciptakan harmoni dalam perbedaan.
Hari raya Imlek serta Cap Go Meh pada 2026 memang bertepatan dengan bulan Ramadhan.
Baca juga: Gubernur Sulut Nyanyi Rumah Kita di Raya Imlek 2577: Dihadiri Islam, Kristen, Konghucu dan Yahudi
Amatan Tribun manado.com, Senin (23/2/2026) siang, sebuah gapura mendadak muncul di jalan Balai Kota II yang berhadapan dengan Kelurahan Komo Luar.
Nuansa muslim di Gapura itu tampak kental.
Ada gambar Mesjid pada badan gapura.
Terdapat hiasan kepala Mesjid pada bagian atas gapura.
Itu adalah Gapura Tikala Ramadhan Festival yang tengah berlangsung.
Memasukinya, bak memasuki kampung Ramadhan.
Penjual takjil ada di kiri jalan.
Ada yang berbentuk tradisional, bagian atasnya ditutupi katu.
Lainnya lebih modern dengan tenda penutup.
Tenda tenda mulai diisi penjual.
Ada pula pembeli yang sudah datang.
Warna Muslim kian kental di jalan Balai Kota 1 yang bersebelahan.
Disana terpasang ornamen khas Muslim.
Beberapa meter dari sana, di kantor Walikota Manado, nuansa Imlek begitu kental.
Terlihat pagar kantor Walikota dipasangi Lampion.
Lampion dipasang di beberapa lokasi.
Satu lokasi bersusun tiga.
Adanya lampion disana membuat suasana Imlek terasa kental.
Apalagi lapangan Tikala yang berada di depannya juga memasang hiasan lampion.
Lampion memang sangat identik dengan Imlek.
Benda ini telah ada sejak zaman Dinasti Han pada 220 SM.
Saat itu Biksu Buddha memasang lampion pada hari ke 15 Imlek.
Hal itu kemudian diadopsi masyarakat dan menyebar ke seluruh Cina.
Yohan seorang warga mengaku suasana di jalan Balai Kota bak taman kerukunan.
Ada kesyahduan. "Juga keindahan dalam perbedaan," kata dia.
Menurut dia, suasana Imlek dan puasa menyulap kawasan itu menjadi kawasan wisata dadakan.
Disana orang bisa foto, jalan jalan dan beli takjil. (Art)
-
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
| Harga Bahan Naik, Penjual Gorengan di Manado Terpaksa Naikkan Harga |
|
|---|
| Belasan Lubang Muncul di Jalan KONI Sario Manado, Warga Minta Segera Diperbaiki |
|
|---|
| Stok MinyaKita di Warung dan Supermarket di Manado Kerap Kosong, Warga Pilih ke Pasar Tradisional |
|
|---|
| Apa Itu Songko, Hantu Manado yang Bikin Penasaran, Ini Jawabannya |
|
|---|
| Oknum Anggota Polri Tabrak Pemotor di Manado, Polda Sulut akan Proses Hukum dan Kode Etik Berjalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kawasan-Kantor-Walikota-Manado-Lapangan-Sparta-Tikala-dan-sekitarnya-jadi-pojok-kerukunan.jpg)