Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Mazmur 92:12-13, Bertunas, Bertumbuh dan Berbuah
Allah sebagai hakim yang adil, menyatakan keadilannya kepada setiap orang menurut perbuatannya sendiri
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Berikut renungan harian Kristen berjudul Bertunas, Bertumbuh dan Berbuah.
2.Bacaan Alkitab dalam Mazmur 92:12-13.
3.Tetapi keadilan dan pengadilan Allah sebenarnya bukan nanti berlaku setelah kesudahan dunia.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Sebagai umat yang percaya kepada Tuhan, kita diminta untuk terus bertumbuh dan berbuah.
Sebab umat Tuhan dilihat dari buahnya.
Membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari menjadi cara kita terus bertumbuh dan berbuah dalam Tuhan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 92:7-8, Orang Fasik Tumbuh Tapi Pasti Punah
Berikut renungan harian Kristen berjudul Bertunas, Bertumbuh dan Berbuah.
Bacaan Alkitab dalam Mazmur 92:12-13.
Orang benar akan hidup oleh kebenarannya.
Sedangkan orang jahat, degil dan bebal, pasti hancur oleh segala kejahatan, kedegilan dan kebebalannya.
Artinya, manusia akan menuai dari apa yang ditaburnya di dunia.
Allah sebagai hakim yang adil, menyatakan keadilannya kepada setiap orang menurut perbuatannya sendiri.
Masing-masing menanggung akibat dari apa yang dilakukannya di dunia.
Yang benar, dimenangkan dan diselamatkan, dan yang tidak benar dihukum menurut kelakuannya yang melawan Allah.
Tetapi keadilan dan pengadilan Allah sebenarnya bukan nanti berlaku setelah kesudahan dunia.
Namun juga sejak masih hidup di dunia.
Fisik dan realita hidup kita di dunia ada dalam pemandangan Allah dan Dia menyatakan kehendak-Nya yang mulia atas semua orang yang hidup percaya, setia dan taat pada-Nya.
Allah mengokohkan, menguatkan dan memberkati.
Dia adalah Pembela dan Penolong kehidupan kita.
Sumber segala sumber kehidupan seluruh umat manusia.
Raja Daud dalam kesaksian imannya menyebutkan bahwa kasih karunia Allah, melimpah ruah dalam hidup manusia yang percaya dan setia, termasuk dirinya sendiri.
Allah tidak meninggalkan kehidupan orang percaya sedetikpun.
Dia membuatnya kuat, kokoh, teguh dan tangguh dalam menjalani kehidupan di dunia ini.
Janji Allah adalah ya dan amin.
Dia mengatakan, pasti Dia melakukannya.
Tidak ada janji Allah yang gagal.
Semua pasti terjadi sesuai rancangan-Nya yang penuh damai sejahtera dan kebahagiaan.
Kehidupan orang benar, yakni yang percaya, setia dan taat pada-Nya, melakukan segala kehendak-Nya dalam takut akan Tuhan, akan dipelihara dan dibuat-Nya seperti pohon Korma dan pohon Aras Libanon.
Bertunas seperti pohon korma dan tumbuh seperti pohon aras di Libanon.
Pohon korma mulai bertunas di padang gurun.
Meski panas terik dan kering, dia mampu bertahan hidup, bertumbuh dan menjadi besar.
Tingginya mencapai 10 sampai 15 meter.
Usianya panjang, sampai ratusan tahun.
Buahnya banyak dan menjadi makanan yang lezat atau enak.
Di tengah padang gurun, korma menjadi oase bagi manusia.
Buahnya menjadi makanan, pohonnya menjadi tempat perteduhan.
Daud juga memberikan analogi orang benar seperti pohon Aras Libanon atau "cedrus Libanon," sebuah pohon yang legendaris yang disebutkan 75 kali dalam Alkitab.
Dia bukan hanya gagah, kokoh, kuat, tinggi, besar dan panjang umurnya, tapi kegunaannya bagi manusia.
Yakni digunakan untuk membuat rumah.
Aras Libanon merupakan kayu yang anti rusak digunakan untuk membangun rumah.
Inilah yang digunakan raja Salomo membangun Bait Allah dan istananya.
Sungguh demikianlah hebatnya gambaran kehidupan orang benar, secara fisik.
Secara rohani, Daud juga menggambarkan kehidupan orang benar, sebagai orang yang hidup dalam Bait Tuhan.
Artinya hidupnya selalu ada dalam hadirat Tuhan, hidup dalam Tuhan, melakukan segala yang benar, kita akan bertunas di Pelataran Allah kita.
Artinya siapa yang terus hidup erat melekat kepada Allah, senantiasa ada dalam naungan kasih sayang-Nya, ada dalam gendongan-Nya.
Sehingga hidup kita, aman, nyaman, damai dan bahagia dalam dekapan kasih sayang-Nya.
Demikian firman Tuhan hari ini.
Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon;
mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. (ay 13-14)
Sahabat Kristus, pertetapkan hati untuk hidup dalam kebenaran, dan jauhkan yang jahat.
Jika kita hidup benar, kita akan menuai kebahagiaan dan kedamaian di bumi dan sampai kekal.
Kita akan bertunas, bertumbuh dan berbuah seperti pohon korma dan Aras Libanon.
Kita dijamin akan selalu ada dalam dekapan dan naungan kasih sayang Allah yang sempurna.
Inilah jaminan hidup orang percaya yang terus hidup benar di hadapan Tuhan Yesus.
Percayalah dan lakukan semuanya itu.
Allah yang adalah setia dengan janji-Nya, pasti melakukan itu untuk kita.
Karena Dia sungguh sangat mengasihi setiap orang yang hidup benar, rendah hati, setia dan taat melakukan kehendak-Nya dalam takut akan Tuhan. Amin
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Renungan Harian Kristen Jumat 12 Juni 2026, Mazmur 92:13-14, Bertumbuh dan Berbuah di Rumah Tuhan |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Jumat 12 Juni 2026, Mazmur 92:13-14, Bertunas di Pelataran Allah |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Mazmur 92:7-8, Orang Fasik Tumbuh Tapi Pasti Punah |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Kamis 11 Juni 2026, Mazmur 92:11-12, Ditinggikan |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Rabu 10 Juni 2026, Mazmur 92:8-9, Jangan Iri Kepada Orang Fasik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Jumat-Agung-tahun-2012Kucari-prosesi-jalan-salib-dan-menemukannya-di-sebuah-Gereja-GMIM.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.