Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Mazmur 25:4-5, Menapaki Jalan Tuhan
Meminta ditunjukkan jalan Tuhan juga berarti bersedia untuk belajar dan berubah
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1. Berikut renungan harian Kristen berjudul Menapaki Jalan Tuhan.2. Meminta ditunjukkan jalan Tuhan juga berarti bersedia untuk belajar dan berubah.3. Menyadari bahwa Tuhan adalah Allah penyelamat memberi kita keberanian untuk menyerahkan langkah kita kepada-Nya.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Banyak hal yang bisa kita pelajari dari Alkitab setiap hari.
Sumbernya berasal dari perkataan Tuhan.
Berikut renungan harian Kristen berjudul Menapaki Jalan Tuhan.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Filipi 1:6, Tuhan yang Memulai, Tuhan yang Menyempurnakan
Bacaan Alkitab dalam Mazmur 25:4-5 Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.
Bawalah aku berjalan dalam kebenaran-Mu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku; Engkau kunanti-nantikan sepanjang hari.
Renungan: Dalam kehidupan yang penuh pilihan dan ketidakpastian, doa Daud di Mazmur 25:4–5 menjadi teladan yang sederhana namun dalam: memohon agar Tuhan memberitahukan jalan-Nya.
Doa ini mengakui keterbatasan hikmat manusia dan menempatkan Tuhan sebagai Penuntun utama.
Ketika kita meminta Tuhan menunjukkan jalan-Nya, kita belajar bergantung pada bimbingan-Nya, bukan hanya pada logika atau keinginan sendiri.
Meminta ditunjukkan jalan Tuhan juga berarti bersedia untuk belajar dan berubah.
Daud tidak hanya meminta petunjuk, ia juga memohon untuk dibawa berjalan dalam kebenaran dan diajarkan.
Perjalanan iman adalah proses pembelajaran seumur hidup kita terus-menerus membutuhkan penyadaran, koreksi, dan pembentukan karakter agar langkah kita selaras dengan kehendak-Nya.
Kebenaran Tuhan bukan sekadar aturan yang kering, melainkan jalan yang membawa kepada keselamatan dan kehidupan yang benar.
Menyadari bahwa Tuhan adalah Allah penyelamat memberi kita keberanian untuk menyerahkan langkah kita kepada-Nya.
Karena dialah yang menyelamatkan, kita dapat meminta tuntunan dengan penuh kepercayaan, bukan dengan rasa bersalah atau takut, melainkan dengan pengharapan akan kasih karunia-Nya.
Akhirnya, sikap menanti-nantikan Tuhan sepanjang hari mencerminkan ketekunan dan kepekaan rohani.
Menanti bukan berarti pasif; itu berarti aktif berharap, siap belajar, dan sedia menaati ketika Tuhan menuntun.
Semoga kita terus memohon: "Tunjukkanlah jalan-Mu kepadaku," dan dengan rendah hati melangkah di jalan yang telah Ia tunjukkan.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Renungan Harian Kristen Selasa 28 April 2026, 1 Yohanes 3:13, Jangan Heran Jika Dunia Membenci Kamu |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Selasa 28 April 2026, 1 Yohanes 3:12, Racun Iri Hati |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Senin 27 April 2026, 1 Yohanes 3:12, Jangan Seperti Kain |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan 27 April 2026, 1 Yohanes 3:11, Bukan Tren Baru Tapi Perintah Mula-mula |
|
|---|
| Renungan Malam Mazmur 118:14, Tuhan Kekuatan dan Nyanyianku |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Salib-segdrth.jpg)