Minggu, 12 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok Senin 29 Juli 2024, Info Waspada Hujan Lebat

peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah di Indonesia

Editor: Glendi Manengal
HO
Ilustrasi hujan lebat-BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Senin 29 Juli 2024 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Info peringatan dini cuaca ekstrem untuk besok, Senin (29/7/2024).

Diketahui sejumlah wilayah di Indonesia dilanda hujan lebat.

Diinfokan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika besok beberapa wilayah potensi dilanda cuaca ekstrem.

Dimana daftar yang berpotensi cuaca ekstrem ada beberapa wilayah.

Yang potensi terjadi hujan lebat, disertai petir dan angin kencang.

Bagi yang wilayahnya potensi alami cuaca ekstrem diminta untuk waspada.

Dan siapkan hal-hal yang perlu untuk menghadapi cuaca ekstrem.

Terkait hal tersebut berikut ini daftar wilayah potensi alami cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan ringan hingga lebat pada 29 Juli 2024.

Prakirawan BMKG Syndhy Indah Pratiwi menerangkan bahwa beberapa wilayah Indonesia akan dilanda hujan lebat disertai petir dan angin kencang, meski secara umum saat ini sedang berada di puncak kemarau.

"Kondisi ini dipengaruhi oleh Gelombang Ekuator Rosby yang mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut," ucap dia dikutip dari Antara, Jumat (26/7/2024).

Tak hanya itu, faktor pemanasan skala lokal juga berpengaruh cukup signifikan terhadap proses pengangkatan massa udara dari permukaan Bumi ke atmosfer.

Ia menambahkan, hujan itu juga terjadi akibat dari adanya sirkulasi siklonik yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) di sekitar Samudra Pasifik utara Papua.

Daerah konvergensi lain juga terpantau di perairan barat Sumatera Utara dan Sulawesi bagian tengah.

Kemudian, juga ada daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut China Selatan dan Samudra Pasifik sebelah utara Papua.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved