Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Senin 27 September 2021, Matius 16:15 : Katamu, Siapa Yesus?

Berbeda, namun tidak menggambarkan tentang hal pengenalan yang sesungguhnya tentang siapa Yesus yang sebenarnya.

Editor: Aldi Ponge
Tribun Manado/Indra Sudrajat
ILSUTRASi Renungan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pendapat orang banyak dari hasil "survei acak" Tuhan Yesus lewat "metode" wawancara murid-Nya tentang siapa Dia, ternyata sangat beragam hasilnya.

Berbeda, namun tidak menggambarkan tentang hal pengenalan yang sesungguhnya tentang siapa Yesus yang sebenarnya.

Mereka telah menerima pengajaran dari Guru Agung, melihat teladan Sang Juruselamat dan menyaksikan mujizat-Nya. Namun mereka masih belum mengenal siapa Yesus sebenarnya. Ini tentu sangat memprihatinkan.

Padahal, firman Tuhan telah menubuatkan kedatangan Sang Mesias, dengan fenomena dan tanda-tanda seperti yang mereka saksikan dilakukan oleh Yesus. Mereka seperti dibutakan mata imannya.

Maka Yesuspun mengalihkan pertanyaan atau "wawancara" itu kepada murid-murid-Nya. Sebab mereka adalah orang-orang dekat sekaligus pengikut Tuhan.

Tuhan Yesus ingin memastikan apakah para murid-Nya mengenal siapa Dia. Jangan-jangan mereka "sami mawon" (sama saja) dengan orang kebanyakan itu.

Mereka mengikut dan mengagumi Dia, tapi mereka tidak mengenal dengan benar, siapa sesungguhnya Yesus. Yesus pun bertanya pendapat para murid-Nya, tentang siapa Dia.

Demikian Firman Tuhan hari ini. Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" (ay 15)

Yesus ingin tahu sejauh mana murid-murid kesayangan-Nya yang tiap hari dan tiap saat bersama Dia, menyaksikan segala mujizat-Nya, mengenal Dia dengan benar dan betul. Atau justeru tidak sama sekali.

Pertanyaan Yesus itu untuk memastikan sejauh mana iman para murid-Nya, selama masa kepengiringan mereka kepada-Nya kurang lebih 3 tahunan.

Sesungguhnya pertanyaan Yesus kepada murid-murid-Nya itu, adalah pertanyaan bagi kita sebagai murid Kristus yang hidup dalam kekinian. Karena kitalah yang meneruskan tugas pelayanan dan penginjilan para murid-Nya itu di zaman now.

Karena itu, coba kita ganti kata mereka dalam bacaan firman Tuhan itu, dengan kita. Maksudnya coba kenakan pertanyaan itu kepada kita.

Yakni jika pertanyaan itu ditujukan kepada kita, apakah jawaban kita. Sehingga pernyataan dan perkataan Yesus itu jadi: "Lalu kata Yesus kepada saya." Apakah kata "diri saya" (kita) tentang Yesus? Siapa Yesus sebenarnya menurut kita.

Jika referensi kita adalah firman Tuhan (Alkitab), maka jelaslah jawaban kita. Jika referensi kita adalah pengalaman iman serta kesaksian hidup kita, maka jelaslah jawaban kita Yesus adalah Tuhan.

Dia Tuhan dan Juruselamat dunia. Dia adalah Alfa dan Omega. Dia Pencipta, pemilik, pengendali dan pengatur manusia dan semua ciptaan-Nya, baik benda mati maupun benda hidup.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved