Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengucapan Syukur Minsel

Jelang Pengucapan Syukur di Minsel, Bapok Mulai Langka

beberapa bahan pokok (bapok) mulai langka di pasaran dan harganya merangkak naik.

Penulis: Fransiska_Noel | Editor:

Laporan Wartawan Tribun Manado Fransiska Noel


TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG
- Dua minggu jelang perayaan pengucapan syukur di kabupaten Minahasa Selatan, beberapa bahan pokok (bapok) mulai langka di pasaran dan harganya merangkak naik.

Bahan pokok yang mulai kosong tersebut adalah beras ketan atau yang dikenal dengan beras pulo dan gula merah.

Yang paling menonjol mengalami kenaikan adalah gula merah. Di supermarket, bahan pelengkap pembuatan dodol khas Minahasa Selatan ini bahkan tembus sampai harga Rp 13.500 per buah.

Pantauan Tribun Manado, Selasa (28/6) di Swalayan Sakura Mart Amurang dan pasar tradisional Amurang menunjukan dua bahan pokok utama pembuat dodol seperti beras pulo dan gula merah mulai langka ditemui. Kalaupun ada harganya sudah merangkak naik.

Gula merah contohnya, di Sakura Mart harganya bahkan tembus sampai harga Rp 13.500 per buah. Itupun saat ditanyakan ke staf supermarket stoknya sudah kosong. "Sejak tiga hari lalu sudah habis," ujar Risto Najoan karyawan swalayan Sakura Mart.

Selain gula merah menurut Risto beras pulo juga sudah kosong sejak bulan Desember tahun lalu. "Dari Desember lalu sudah kosong, kalaupun ada hanya yang sudah dibungkus-bungkus, itupun sudah habis," ujar Risto.

Harga beras pulo di Sakura Mart menurut Risto menyentuh harga Rp 10.600 per liter. "Kemungkinan besar stok sudah masuk seminggu jelang pengucapan syukur. Harganya naik atau tidak kemungkinan iya, tetapi belum tahu berapa besar kenaikannya," ujarnya.

Untuk harga daging babi di Sakura Mart ditetapkan mulai Rp 40 ribu per Kg untuk daging babi campur sampai Rp 45 ribu untuk daging babi utuh.

Sementara itu, pantauan Tribun Manado di pasar tradisional Amurang didapati harga beras pulo bervariasi mulai dari Rp7500 per literuntuk pulo biasa sampai Rp 8500 per liter untuk beras pulo import.

"Sampai saat ini stok masih ada, tetapi sesuai pengalaman tahun lalu kemungkinan seminggu jelang pengucapan harganya naik pulo sampai 10 ribu per liter," ujar ibu Meity pedagang di pasar Amurang.

Untuk gula merah, Meity mengaku harga per buah sebesar Rp 10 ribu. "Tetapi pengalaman tahun lalu dekat pengucapan akan naik sampai Rp 13 ribu per buah," ungkap Meity.

Untuk harga daging babi, di pasar tradisional harga masih normal yaitu Rp 38 ribu per kilogram. "Kalaupun naik hanya ketambahan dua ribu rupiah saja," ujar pedagang daging babi di pasar Amurang.

Selain tiga bahan pokok ini, kenaikan harga juga diprediksikan dialami kacang merah dan kacang tanah. "Saat ini kacang merah kosong, kalaupun ada harganya bisa naik sampai Rp 20 ribu per liter," ujar Meity.

Untuk kacang tanah harganya sudah naik sejak dua hari lalu dan menyentuh harga Rp 14 ribu per liter dari sebelumnya harga normal hanya Rp 12 ribu per liter.

Di beberapa pedagang pasar tradisional Amurang bahkan sudah kehabisan stok gula merah, beras pulo, dam kacang tanah.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved