TRIBUNMANADO.COM - Sumber protein hewani tentu bukan hanya daging ayam.
Daging kambing juga bisa menjadi sumber protein yang kaya nutrisi.
Pasalnya, dalam 100 gram daging kambing, terkandung berbagai manfaat yaitu:
- 150 kalori
- 27 gram protein
- 15 gram lemak
Selain itu, daging kambing mengandung berbagai nutrisi, yaitu:
- Kalium
- Vitamin B12
- Zat besi
- Magnesium
- Selenium
- Omega 3
Melansir ciputrahospital.com, daging kambing bisa menurunkan berat badan, mencegah risiko anemia, meningkatkan energi, hingga menjaga fungsi sel saraf.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 28 April 2025, produksi daging kambing di Indonesia mayoritas berasal dari Pulau Jawa.
Berdasarkan data tersebut, berikut 10 provinsi dengan produksi daging kambing terbesar di Indonesia:
- Jawa Timur: 18.489,46 ton
- Jawa Tengah: 11.596,90 ton
- Lampung: 4.952,83 ton
- Jawa Barat: 4.750,95 ton
- Banten: 2.380,50 ton
Manfaat Daging Kambing
Daging kambing bisa memberi manfaat bagi tubuh jika diolah dan dikonsumsi dengan tepat. Berikut sejumlah manfaatnya:
- Sumber Protein Berkualitas Tinggi
Daging kambing kaya akan protein hewani yang penting untuk:
- Pembentukan otot
- Perbaikan jaringan tubuh
- Produksi enzim dan hormon - Rendah Lemak Dibanding Daging Merah Lain
- Daging kambing mengandung lebih sedikit lemak jenuh dan kolesterol dibandingkan sapi atau domba.
- Baik untuk yang menjaga kesehatan jantung dan berat badan. - Kaya Zat Besi
- Mengandung zat besi heme yang mudah diserap tubuh.
- Bermanfaat untuk mencegah anemia dan meningkatkan energi. - Sumber Vitamin dan Mineral
Daging kambing mengandung:
- Zat besi
- Zinc (seng): untuk kekebalan tubuh
- Vitamin B12: penting untuk saraf dan produksi sel darah merah
- Selenium dan fosfor - Meningkatkan Vitalitas
Dalam tradisi beberapa budaya, daging kambing dipercaya dapat:
- Meningkatkan stamina
- Menunjang vitalitas pria
- Namun manfaat ini perlu diteliti lebih lanjut secara ilmiah. - Tidak Menyebabkan Kolesterol Tinggi (jika dimasak sehat)
- Kandungan kolesterolnya lebih rendah dibanding daging sapi.
- Pilih bagian tanpa lemak dan hindari cara masak berlemak tinggi (seperti digoreng atau dimasak dengan santan berlebihan).
Dampak Buruk Konsumsi Daging Kambing Berlebihan
Sama seperti makanan lain, konsumsi daging kambing berlebihan tidak baik bagi tubuh. Berikut daftarnya:
Baca juga: Prakiraan Cuaca Manado Besok Senin 25 Agustus 2025, Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kotamobagu Besok Senin 25 Agustus 2025, Info BMKG Semua Wilayah Hujan
- Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)
Daging kambing mengandung lemak jenuh dan kolesterol, meskipun lebih rendah dari daging sapi. Jika dikonsumsi berlebihan (apalagi dengan cara digoreng atau dimasak dengan santan), bisa memicu hipertensi. - Meningkatkan Kadar Kolesterol
Lemak jenuh yang berlebih dari konsumsi daging merah dapat:
- Meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat)
- Menurunkan kadar HDL (kolesterol baik)
Hal ini bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung. - Memicu Asam Urat
Daging kambing mengandung purin, yang dapat diubah menjadi asam urat dalam tubuh. Jika berlebihan, dapat menyebabkan:
- Nyeri sendi
- Gout (rematik asam urat) - Gangguan Pencernaan
Daging kambing termasuk daging merah yang lebih sulit dicerna dibanding protein nabati. Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan:
- Sembelit
- Perut kembung
- Masalah lambung (terutama jika dikombinasikan dengan makanan pedas dan berlemak) - Risiko Kegemukan dan Penyakit Metabolik
Terlalu banyak asupan kalori dan lemak dari daging bisa menyebabkan:
- Obesitas
- Diabetes tipe 2
- Sindrom metabolik - Beban pada Ginjal dan Hati
Asupan protein hewani tinggi dapat memberi beban tambahan pada ginjal dan hati, terutama jika sudah ada gangguan fungsi organ.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 5 Provinsi dengan Produksi Daging Kambing Terbesar di Indonesia, Jawa Mendominasi.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado, dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca tanpa iklan