TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, akan didominasi hujan, Selasa (12/8/2025) hari ini.
Hujan sedang diprediksi akan mengguyur sejumlah wilayah seperti Kecamatan Wenang, Sario, Tikala, Wanea, Malalayang, hingga Paal Dua.
Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Bunaken, Tuminting, hingga Mapanget.
Berikut rincian prakiraan cuaca per kecamatan, dilansir dari laman bmkg.go.id, pukul 07.00 Wita.
Bunaken - Hujan Ringan
Suhu berkisar antara 24–27 °C dan kelembapan udara 80–94 persen.
Tuminting - Hujan Ringan
Suhu berkisar antara 23–27 °C dan kelembapan udara 80–95 persen.
Singkil - Hujan Ringan
Suhu berkisar antara 23–27 °C dan kelembapan udara 80–96 persen.
Wenang - Hujan Sedang
Suhu berkisar antara 22–27 °C dan kelembapan udara 81–96 persen.
Tikala - Hujan Sedang
Suhu berkisar antara 22–27 °C dan kelembapan udara 81–96 persen.
Sario - Hujan Sedang
Suhu berkisar antara 23–27 °C dan kelembapan udara 80–95p persen.
Wanea - Hujan Sedang
Suhu berkisar antara 22–26 °C dan kelembapan udara 82–95 persen.
Mapanget - Hujan Ringan
Suhu berkisar antara 22–27 °C dan kelembapan udara 82–96 persen.
Malalayang - Hujan Sedang
Suhu berkisar antara 22–26 °C dan kelembapan udara 82–95 persen.
Bunaken Kepulauan - Berawan
Suhu berkisar antara 27–28 °C dan kelembapan udara 76–80 persen.
Paal Dua - Hujan Sedang
Suhu berkisar antara 22–26 °C dan kelembapan udara 82–96 persen.
Baca juga: Prakiraan Cuaca Kota Bitung Sulut, 12 Agustus 2025: Sebagian Berawan
Apa Itu Kelembaban Udara?
Menurut Global Atmosphere Watch, kelembaban udara adalah banyaknya kandungan uap air dalam udara.
Uap air ini berasal dari penguapan air laut, danau, sungai, tanah, maupun transpirasi dari tumbuhan.
Semakin tinggi suhu udara, semakin besar pula kemampuan udara menampung uap air.
Kelembaban tinggi berkaitan dengan pembentukan awan dan hujan. Sedangkan, kelembaban rendah
dapat menyebabkan kekeringan.
Udara dengan kelembaban tinggi terasa lebih panas karena keringat sulit menguap. Sebaliknya, udara dengan kelembaban sangat rendah bisa membuat kulit kering.
Apa Itu Suhu Udara?
Menurut Global Atmosphere Watch, suhu udara adalah ukuran panas atau dinginnya udara di suatu tempat, biasanya dinyatakan dalam derajat Celsius (°C) atau Fahrenheit (°F).
Perubahan suhu dapat memengaruhi aktivitas manusia, pertumbuhan tanaman, dan kesehatan.
Faktor-faktor yang memengaruhi suhu udara, antara lain:
Letak geografis
Daerah yang dekat dengan garis khatulistiwa biasanya lebih panas dibandingkan daerah yang jauh darinya.
Ketinggian tempat
Semakin tinggi suatu lokasi dari permukaan laut, suhu udaranya cenderung lebih rendah.
Waktu
Suhu udara berubah sepanjang hari. Umumnya, suhu tertinggi terjadi pada siang hari dan terendah saat dini hari.
Musim
Di wilayah beriklim empat musim, suhu bisa sangat bervariasi tergantung musim yang sedang berlangsung.
Awan dan curah hujan
Awan dapat menahan panas di malam hari dan menghalangi sinar matahari di siang hari, sehingga memengaruhi suhu udara.
Untuk mengukur suhu udara, digunakan alat yang disebut termometer.
Termometer biasanya diletakkan di tempat terbuka, tidak langsung terkena sinar matahari, dan dilindungi dari hujan agar data yang diperoleh akurat.
Proses dalam Prakiraan Cuaca
Pengamatan
Pengamatan cuaca dilakukan oleh Stasiun Meteorologi dan Klimatologi secara umum, serta oleh layanan khusus di bandara, perkebunan, pelabuhan, dan pelayaran.
Pengamatan kualitas udara dilakukan oleh Stasiun GAW, sedangkan unsur medan bumi seperti percepatan tanah, magnet bumi, dan gempa bumi diamati oleh Stasiun Geofisika.
Selain itu, pengamatan juga dilakukan secara otomatis dengan bantuan alat-alat canggih untuk mendukung analisis dan prakiraan cuaca. Misalnya, lightning detector yang mendeteksi kejadian petir, termasuk jenis dan tipenya.
Ada juga radar cuaca untuk memantau pergerakan awan, curah hujan, jenis awan, dan intensitas hujan secara real time dalam radius hingga 250 kilometer.
Selain itu, terdapat ARG (Automatic Rain Gauge), alat penakar hujan otomatis untuk mengukur curah hujan dalam satuan waktu.
Sedangkan AWS (Automatic Weather Station) digunakan untuk mengukur berbagai unsur cuaca seperti suhu, angin, kelembapan, radiasi matahari, curah hujan, dan tekanan udara. Alat ini dipasang di wilayah yang tidak terjangkau stasiun pengamatan.
Pengolahan Data
Data dari stasiun dan alat otomatis kemudian dikirim ke server komputer.
Data dari server lokal kemudian dikirim ke server pusat, termasuk data dari satelit cuaca. Semua data ini diatur secara sistematis agar server tetap stabil dan tidak mengalami gangguan.
Selanjutnya, data tersebut diolah menggunakan komputer khusus untuk menghasilkan prakiraan cuaca harian dan mingguan.
Hasil lainnya mencakup cuaca penerbangan, cuaca maritim, peringatan dini, perubahan dan prakiraan iklim, kualitas udara, hingga informasi gempa bumi dan tsunami.
Semua informasi yang dihasilkan kemudian dibagikan ke masyarakat, termasuk prakiraan cuaca yang bisa diakses setiap hari.
Disclaimer:
Informasi prakiraan cuaca ini bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Pantau perkembangan cuaca terkini melalui laman bmkg.go.id.
Sumber: bmkg.go.id
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca tanpa iklan