Polresta Manado

Janji Kapolres Manado Kombes Pol Irham Halid: Tuntaskan Kasus Korupsi

Penulis: Ferdi Guhuhuku
Editor: Rizali Posumah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SOSOK - Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid. Pada Sabtu (5/7/2025) Irham menegaskan komitmennya menuntaskan berbagai kasus hukum termasuk tindak pidana korupsi.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kapolresta Manado yang baru, Kombes Pol Irham Halid, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan berbagai kasus hukum yang hingga kini belum terselesaikan.

Termasuk perkara tindak pidana korupsi yang selama ini minim penanganan.

Sejak resmi menjabat pada 3 Juli 2025, Irham langsung mengambil langkah untuk memperkuat koordinasi internal maupun eksternal demi mempercepat penuntasan perkara-perkara yang mangkrak.

"Masalah penanganan tindak pidana korupsi, saya sudah koordinasi dengan Kasat Reskrim untuk melihat kembali materi-materi yang sudah dalam tahap penyelidikan progresnya seperti apa," ujar Irham saat ditemui di Mapolresta Manado, Sabtu (5/7/2025).

Ia mengungkapkan bahwa saat ini Polresta Manado memiliki program kerja khusus yang dinamakan “kroyok perkara”, yang fokusnya adalah mendorong semua kasus bisa dilanjutkan hingga tahap P21 atau pelimpahan berkas perkara ke kejaksaan.

"Kami juga bangun komunikasi dengan pihak kejaksaan dalam penanganan tindak pidana korupsi ini," tambahnya.

Selama ini, Polresta Manado baru mengungkap sekitar dua kasus korupsi, angka yang menurut Irham harus menjadi perhatian untuk ditingkatkan.

Ia ingin membawa perubahan dengan memastikan semua laporan dan penyelidikan dapat ditindaklanjuti secara serius.

Tak hanya fokus pada pemberantasan korupsi, Irham juga menekankan pentingnya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kota Manado.

"Manado merupakan barometer Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado ibukota Provinsi Sulawesi Utara jadi bagaimana dengan dinamika sosial yang begitu tinggi, padat di Manado dengan kesibukan warga masyarakat di Kota Manado kita bisa memberikan jaminan aman," jelasnya.

Menurutnya, menciptakan rasa aman tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh kepolisian. Diperlukan sinergi antara berbagai elemen masyarakat dan institusi terkait.

"Makanya kami tidak bisa menjalankan sendiri tanpa menggandeng dari komponen-komponen yang lain, mendukung program-program pemerintah membangun Kota Manado yang kita cintai," pungkas Irham.

Kapolresta juga menyebut bahwa ke depan, pihaknya akan membangun hubungan yang lebih harmonis dengan TNI, pemerintah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Ini kata dia, "agar tercipta kolaborasi nyata dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di ibu kota provinsi ini."

Berita Terkini