TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Pengguna jalan harus berhati-hati ketika melalui ruas jalan Airmadidi - Sawangan, di Kelurahan Airmadidi Bawah, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, Kamis (28/3/2025).
Pasalnya, bahu jalan di situ sudah tergerus.
Ada dua titik gerusan tanah, yang meluncur hingga ke dalam beberapa meter.
Baca juga: Akhirnya Terungkap Penyebab Sampah Menumpuk di Jalan Masuk TPA Airmadidi, Minahasa Utara
Jalan itu juga merupakan akses menuju ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Airmadidi, Kabupaten Minut.
Keadaan ini merupakan dampak dari cuaca ekstrem hujan deras, yang terjadi pada Jumat - Sabtu (21-22/3/2025) pekan lalu.
Pantauan di lapangan, ada sebuah tiang yang roboh, lalu satu tiang masuk ke dalam jurang bersama material seperti tanah, bebatuan, rerumputan dan tanaman umbi-umbian.
Selain itu nampak, beberapa pemotor yang melintas memperlambat kecepatannya dan melihat ke arah gerusan tepi jalan itu.
Hingga ada petugas dari provider internet, mendokumentasikan kondisi gerusan tanah.
"Ada kabel jaringan ke pelanggan di Sawangan yang putus," kata seorang lelaki berseragam perusahan provider internet ternama di Indonesia, Kamis (28/3/2025).
Menurut penggendara kondisi tersebut sangat rawan dan berbahaya.
"Kalau terjadi hujan, dikuatirkan akan ada gerusan susulan," kata seorang pemotor yang menuju ke Desa Sawangan, Kamis (28/3).
Ia berharap, pihak terkait entah pemerintah dan balai jalan segera melakukan perbaikan lokasi itu agar tak membahayakan bagi pengguna jalan
Stevy Langoi (56) warga Kelurahan Airmadidi Bawah Kecamatan Airmadidi jaga 3, menyebut titik gerusan tepian jalan oleh warga disebut titik atau kompleks seho.
"Kejadiannya pekan lalu. Saat hujan deras, dan kedalam lebih dari 5 meter," tambah Stevy.
Baca tanpa iklan