TRIBUNMANADO.COM- Warga Sulawesi Utara yang menjadi korban perusahaan online scam (penipuan daring) di Kamboja akhirnya bertemu keluarga.
Mereka dijemput oleh pihak keluarga di Bandara Sam Ratulangi Manado, Kamis (13/3/2025).
Tangisan keluarga pecah saat berpelukan dengan para korban.
Baca juga: 7 Nama WNI Korban Online Scam di Kamboja Dipulangkan Setelah Terjebak di KBRI, Empat dari Sulut
"Kami senang bersyukur akhirnya suami saya bisa pulang," ujar Nadia Lamato.
Menurut Nadia suami bekerja di Kamboja meninggalkan dirinya yang sementara mengandung seorang anak.
"Akhirnya doa saya terkabul suami saya bisa pulang dan bisa menami saya untuk melahirkan," jelasnya.
Sementara itu, Relawan Kemanusiaan Kamboja, Christie Saerang menjelaskan warga Sulut yang pulang bernama Christian Tamalo, Busmando Suply, Kiki Lolong dan Billy Oroh.
"Hari ini 2 orang baru tiba di Sulut 2 orang lagi nanti besok," tuturnya.
Christie mengungkapkan untuk warga Sulut yang terjebak di KBRI masih sekitar 20 orang.
"Soalnya semua ada 24 orang cuma karena 4 orang sudah bisa dipulangkan jadi sisa 20 lagi masih di KBRI," terangnya.
Mewakili keluarga, Christie beharap ada perhatian khusus dari pihak pemerintah terkait masalah ini.
"Kita sudah buka donas rakyat bantu rakyat, semoga pemerintah bisa turun tangan," pungkasnya.