Gempa Bumi

Hingga Siang Ini, Wilayah Tutuyan Boltim Sudah 20 Kali Gempa Susulan, Berikut Rincian Magnitudonya

Penulis: Glendi Manengal
Editor: Glendi Manengal
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GEMPA BUMI - Gempa terkini di wilayah Sulawesi Utara, Rabu (26/2/2025). Berdasarkan info BMKG gempa berpusat di laut Tutuyan, Boltim, sudah terjadi gempa susulan sebanyak 20 kali.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui sebelumnya terjadi gempa bumi magnitudo 6,0 di wilayah Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara pada Rabu (26/2/2025) pagi.

Pasca gempa besar kekuatan magnitudo 6,0 hingga pukul 12.00 wita dilaporkan BMKG gempa bumi susulan masih terus terjadi.

Gempa besar terbaru berkekuatan magnitudo 4,6 terjadi di lokasi yang sama.

Arahan BMKG gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat.

Saran BMKG untuk hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang terjadi.

Terkait hal tersebut berikut daftar informasi gempa bumi susulan yang masih terus terjadi di wilayah Tutuyan, Boltim, Sulawesi Utara.

Berikut selengkapnya:

1. Gempa magnitudo 4,9 terjadi pada pukul 07.11 Wita

2. Gempa magnitudo 3,8 terjadi pada pukul 07.18 Wita

3. Gempa magnitudo 4,3 terjadi pada pukul 07.56 Wita

4. Gempa magnitudo 3,7 terjadi pada pukul 08.09 Wita

5. Gempa magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 08.30 Wita

6. Gempa magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 09.10 Wita

7. Gempa magnitudo 4,3 terjadi pada pukul 09.29 Wita

8. Gempa magnitudo 3,9 terjadi pada pukul 09.36 Wita

9. Gempa magnitudo 4,1 terjadi pada pukul 09.38 Wita

10. Gempa magnitudo 3,6 terjadi pada pukul 09.45 Wita

11. Gempa magnitudo 3,6 terjadi pada pukul 09.56 Wita

12. Gempa magnitudo 3,2 terjadi pada pukul 10.15 Wita

13. Gempa magnitudo 3,6 terjadi pada pukul 10.22 Wita

14. Gempa magnitudo 4,2 terjadi pada pukul 10.24 Wita

15. Gempa magnitudo 3,6 terjadi pada pukul 10.38 Wita

16. Gempa magnitudo 3,2 terjadi pada pukul 10.47 Wita

17. Gempa magnitudo 3,2 terjadi pada pukul 10.59 Wita

18. Gempa magnitudo 4,6 terjadi pada pukul 10.10 Wita

19. Gempa magnitudo 3,8 terjadi pada pukul 10.15 Wita

20. Gempa magnitudo 3,4 terjadi pada pukul 10.28 Wita

Sebelumnya diinfokan BMKG gempa magnitudo 6,0 terjadi di wilayah Boltim, Sulawesi Utara, Rabu (26/2/2025).

Diketahui guncangan gempa tersebut terasa hingga wilayah Manado dengan durasi sekira 30 detik.

Berdasarkan info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6.0 yang berpusat di laut.

Tepatnya melanda wilayah Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara pukul 05.55 WIB atau 06.55 Wita.

Sementara itu gempa berpusat pada kedalaman 10 kilometer dengan titik lokasinya ada di koordinat 0.41 lintang selatan, 124.83 bujur timur.

Lokasi pusat gempa berada di laut 45 km tenggara Tutuyan, Boltim, Sulut.

Wilayah Dirasakan (Skala MMI):

IV Bolaang Mongondow Timur,

IV Bolaang Mongondow Selatan,

 III Manado,

III Minahasa,

III Minahasa Utara,

III Kotamobagu,

III Gorontalo,

III Gorontalo Utara

Berikut info yang dibagikan BMKG.

"Info Gempa Mag:6.0, 26-Feb-25 05:55:45 WIB, Lok:0.41 LU, 124.83 BT (45 km Tenggara TUTUYAN-BOLTIM-SULUT), Kedlmn:10 Km," dikutip BMKG.

Berikut Penjelasan Lengkap Mengenai skala MMI

Skala MMI I-II

TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) Tidak dirasakan atau dirasakan hanya oleh beberapa orang tetapi terekam oleh alat.

Skala MMI III-V

Dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan.

Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.

Skala MMI VI

KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah dan sebagian berjatuhan.

Skala MMI VII-VIII

KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) Banyak Retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah.

Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh.

Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang.

Skala MMI IX-XII

KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh.

Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung. (*)

(TribunManado.co.id)

Berita Terkini