Manado Sulawesi Utara

Fokus Kembangkan Bisnis Ritel BSI Area Manado Catat Kinerja Positif, Semua Sektor Tumbuh Dobel Digit

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: Chintya Rantung
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KINERJA - Area Manager BSI Area Manado, Syarief Hidayat Tuanaya. BSI Area Manado Catat Kinerja Positif.

TRIBUNMANADO.CO.ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) Area Manado mencatatkan kinerja positif sepanjang 2024.

Kinerja itu terdorong oleh pengembangan bisnis ritel khususnya bisnis emas dan haji yang masing-masing bertumbuh 49,10 persen dan 21,42 persensecara tahunan.

Syarief Hidayat Tuanaya, Area Manager BSI Area Manado mengatakan, pertumbuhan bisnis BSI di m Area Manado sepanjang 2024 mengalami pertumbuhan yang cukup baik karena mengedepankan keunikan produk dan layanan. 

Di mana produk tersebut menjadi keunggulan BSI yaitu bisnis emas dan haji.

"Keunikan itu di antaranya bisnis emas dan haji. Hal inilah yang terus kami dorong dengan penguatan literasi ke masyarakat sehingga penetrasi dan inklusinya tumbuh optimal,“ kata Syarief kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (20/2/2025). 

Sepanjang 2024 Outstanding (OS) pembiayaan Gadai Emas di wilayah Area Manado mencapai Rp 317,5 miliar tumbuh 29,44 persen secara tahunan. 

Sedangkan OS produk Cicil Emas mencapai Rp 100,3 miliar tumbuh 186,97 persen secara tahunan.

Selain emas, perkembangan CIF Tabungan Haji BSI di wilayah Area Manado juga tumbuh 18,11 persen secara tahunan atau sekitar 11.700 nasabah

Nasabah Tabungan Haji BSI mengalami pertumbuhan 12.789 rekening dengan total pertumbuhan saldo Rp 61,08 miliar atau 21.42 persen. 

Katanya, ini mencerminkan bahwa emas menjadi alternatif investasi syariah yang diminati. Selain harganya yang mengalami peningkatan signifikan, emas merupakan instrumen safe haven yang tahan terhadap inflasi. 

"Di satu sisi, Tabungan Haji BSI juga sangat diminati karena memberikan jalan bagi masyarakat mempersiapkan perjalanan suci tersebut untuk kemudahan di masa depan,” tuturnya.

Di sisi lain BSI Area Manado pun mencatatkan rerata pertumbuhan bisnis di semua sektor dobel digit. 

Mulai dari Dana Pihak Ketiga (DPK) yang telah mencapai angka Rp 2,344 triliun tumbuh sekitar 13.41 persen secara tahunan, salah satunya terdorong kontribusi positif dari Tabungan Haji BSI.

Kemudian pembiayaan mencapai angka Rp 4,256 triliun atau tumbuh 19,05 persen secara tahunan. 

Sehingga aset mencapai Rp 4,382 triliun atau naik sekitar 20,57 persen.

Selanjutnya, BSI Area Manado juga mencatatkan laba yang positif di angka Rp 185,7 miliar, tumbuh 22, 34 persen secara YoY dengan Return on Asset (ROA) sebesar 4.67 persen. 

“Fokus pada pembiayaan yang berkualitas, transformasi digital dan inovasi menjadi kunci BSI menjaga kinerja yang impresif di tengah dinamika kondisi perekonomian,” lanjut Syarief.

Menurutnya, untuk memberikan kemudahan transaksi masyarakat di wilayah kerjanya, saat ini BSI Area Manado memiliki total kantor cabang sebanyak 17 outlet.

Termasuk dengan penambahan satu cabang baru yaitu KCP Merauke yang telah melaksanakan soft opening pada 10 Februari 2025 lalu.

Selain itu, BSI memiliki 85 ATM yang tersebar di lokasi strategis, 2.669 BSI Agen, BSI Net dan juga layanan yang bisa diakses 24 jam diantaranya BSI Call 14040 dan mobile banking BYOND by BSI.

"Saat ini transaksi di wilayah Area Manado sebagian besar sudah shifting ke layanan digital," jelasnya. 

Per Desember 2024, jumlah pengguna BYOND yang sudah berhasil dimigrasi dari aplikasi sebelumnya BSI Mobile di wilayah Area Manado telah mencapai 17.698 ribu orang.(ndo) 

 

Berita Terkini