Wisata Manado

6 Objek Wisata Manado untuk Tempat Healing yang Instagramable dan Mudah Dijangkau

Penulis: Tim Tribun Manado
Editor: Erlina Langi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

6 Objek Wisata Manado untuk Tempat Healing Baru

TRIBUNMANADO.CO.ID - Selain toleransi yang tinggi dan makanan yang nikmat, kota Manado Sulawesi Utara ( Sulut ) juga terkenal dengan wisata alam yang indah

Bahkan sunset atau matahari terbenan di kota Manado hampir tak pernah mengecewakan

Berikut ini rekomendasi wisata alam kota Manado buat tempat healing yang juga menawarkan spot foto yang instagramable dan tentunya sangat mudah untuk dijangkau

Lantas ada dimana sajakah tempat wisata itu? simak selengkapnya:

1. Dkuala Cafe and Resto Rumah Alam Manado 

DKuala Cafe and Resto Rumah Alam, Manado, Sulawesi Utara. (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Wisata alam di tengah kota ini cocok jadi tempat healing

Tempat wisata yang baru dibuka ini pun sempat viral di media sosial

Hutan liar dan bunyi binatang di dalamnya serta sungai yang berada di tengah kota, sungguh menarik hati warga yang sudah jenuh dengan rutinitas membosankan kawasan urban.

Tren ini ditandai dengan berdirinya berbagai objek wisata alam.

Wisaya DKuala Cafe And Resto berlokasi di Rumah Alam, Ring Road I Manado. 

Tribunmanado.co.id menyambangi lokasi tersebut beberapa waktu lalu

Begitu masuk, suasana beda langsung terasa.

Seolah itu sebuah dunia fantasi yang terpisah dari keadaan sekelilingnya, tapi terasa intim.

Ada kolam berbagai rupa yang menyatu dengan pondok-pondok sekelilingnya.

Para pengunjung bisa makan dan setelah itu nyebur.

Bagian selanjutnya adalah tempat kuliner. 

Di sini berdiri pondok pondok bergaya kampung.

Menu DKuala Cafe & Resto sangat tradisional, di antaranya ayam buluh, kue cucur, onde-onde, dan sagu.

Yang luar biasa adalah pengunjung dapat melihat proses pembuatannya, contohnya ayam yang dibakar dalam buluh atau bambu.

Bagian selanjutnya adalah intinya, yaitu tempat santai di tepi sungai.

Menuju lokasi ini harus menuruni tangga.

Sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi pemandangan lembah dengan pepohonan yang padat. 

Terdapat banyak spot foto yang menghadap ke bawah sungai.

Saat tiba, suasana di tepi sungai lagi padat, kursi penuh begitupun aneka bantal.

Kendati padat, suasana tetap romantis. 

Pengunjung mengabadikan setiap momen dengan ponsel. 

Dari makan, minum, duduk, hingga berdiri. 

Ketenangan air sungai kadang diusik dengan perahu yang berlayar bolak-balik. 

Perahu tersebut memang disewakan kepada pengunjung.

Lain waktu, bukan perahu tapi burung-burung yang datang.

Di sudut yang tenang, tampak sejumlah pengunjung asyik mancing.

"Ini lokasi healing yang luar biasa," kata seorang warga bernama Marcos.

Ia sudah beberapa kali datang dan tak pernah bosan.

"Di sini ada makanan tradisional, ada kolam, dan ada lokasi nongkrong tepi sungai," kata dia.

Menurut Marcos, waktu terbaik datang ke Dkuala Cafe & Resto adalah menjelang malam.(*)

2. Paddle Board Manado

Paddle Board Manado - Rekomendasi tempat menikmati sunset di Kota Manado, Sulawesi Utara (Instagram)

Menikmati sunset dengan cara yang unik bisa kamu lakukan di atas papan Paddle Board.

Usaha Paddle Board Manado dibentuk oleh 3 orang yaitu Acindra Kapita, Ferari Lisi & Rhesa Marciando.

Rhesa Marciando, sebagai salah satu pemilik Paddle Board ini mengungkap sebenarnya olahraga ini merupakan Stand Up Paddle.

Karena pada dasarnya Paddle Board ini dilakukan sambil berdiri, sealiran dengan olahraga surfing.

"Paddle Board Manado mengajak customer bermain sambil duduk supaya lebih santai, tetapi boleh juga berdiri bagi costumer yang suka", ungkap Rhesa.

Untuk costumer yang baru pertama kali mencoba aktivitas ini, tak perlu khawatir karena nanti ada guide yang menemani.

Guide ini juga bisa membantu customer mengambil dokumentasi berupa foto dan video.

Biaya sewa paddle : Rp. 100.000 untuk main sepuasnya.

Waktu buka : jam 7.00 - 10.00 (weekend) dan jam 15.00 - 19.00 (setiap hari).

Lokasi : Kawasan Megamas Kota Manado (area Youth Center samping dermaga).

5. Pasar Bersehati

Taman Pasar Bersehati Manado waktu sore hari (HO)

Pasar Bersehati dulunya jorok.

Tapi kini super mewah setelah dipermak Pemkot Manado.

Pasar itu dilengkapi sejumlah spot wisata seperti pemandangan Jembatan Soekarno, Pelabuhan Manado, Teluk Manado, dan Pulau Manado Tua.

Warga bisa belanja sambil berwisata. 

Nah lokasi Pasar Bersehati punya lapangan besar di samping kanan.

Pasar Bersehati juga dapat memuat ribuan warga. 

4. Dermaga Youth Centre Kawasan Megamas Manado

Dermaga di samping Youth Centre kawasan Mega Mas Manado, Sulawesi Utara disulap jadi objek wisata baru. (Arthur Rompis/Tribunmanado)

Dermaga di samping Youth Centre kawasan Mega Mas Manado, Sulut, disulap jadi objek wisata baru.

Panas matahari tak menghalangi niat warga untuk menjajal lokasi baru ini.

Di tempat tersebut mereka berfoto-foto sambil menikmati keindahan pantai hingga sunset.

Sejumlah spot foto keren ditawarkan di Dermaga ini.

Tempat ini pun dapat dikunjungi secara gratis.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini adalah pukul 17.00-18.00 WITA.

5. Pantai Sario, Manado

Pantai Sario Lokasi Wisata Baru di Manado Sulut, Pasir Putih, Tempat Mancing Sambil Lihat Sunset. (Tribun Manado/Arthur Rompis)

Pantai Sario, kini menjadi objek baru warga kota Manado untuk bersantai menikmati indahnya laut Manado dengan pemandangan pulau Manado Tua serta sunset yang memanjakan mata

Tentunya dengan lokasi yang strategis dan nyaman, juga pantai pasir putih yang bersih

Lokasinya di pusat perbelanjaan, dengan tempat mancing.

Walikota Manado Andrei Angouw mengenalkan pantai ini dalam Festival Bung Karno Manado Sabtu (15/6/2024).

"Ini namanya pantai Sario, ada tempat ruang terbukanya," katanya.

Andrei Angouw berharap lokasi itu dapat didatangi warga dan menjadi tempat silaturahmi.

Tribunmanado.co.id mendatangi lokasi itu Kamis (13/6/2024) sore.

Tempat itu lagi dihias.

Poster Bung Karno terpasang di trotoar.

Tenda terpacak di pasir putih.

Kemudian panggung di lokasi yang berada dekat laut.

Tempat itu akan jadi lokasi pagelaran Festival Bung Karno pada 14 - 15 Juni 2024.

Berada dekat laut dan juga dekat kawasan urban paling sibuk di Manado, tempat itu semacam dunia antara.

Dimana orang dapat menikmati alam 100 persen dengan tanpa terpisah dengan realita hidup.

Di samping jalan ada trotoar yang luas. Disini warga biasa berfoto foto.

Trotoar yang bentuknya minimalis, dengan gaya yang sangat maskulin itu, diinterupsi oleh taman bunga.

Hingga ada juga sisi feminimnya.

Pusat dari tempat itu adalah lapangan yang melulu pasir putih.

Sekeliling lapangan terdapat tempat duduk beton yang menghadap laut.

Muda mudi biasa duduk disana pada waktu senja sambil menatap matahari terbenam.

Ada pula orang tua yang duduk disana sambil pegang pancing.

Mereka tengah memancing ikan di sana.

Buferlan warga Malalayang mengaku kerap habiskan sore disana.

"Saya biasa disini untuk batenang (relaksasi)," kata dia.

Dari sana Buferlan menikmati pemandangan indah selat Manado dan hiruk pikuk kawasan urban Manado. (Art)

6. Malalayang Beach Walk (MBW)

Malalayang Beach Walk (tribunmanado.co.id/Petrick Imanuel Sasauw)

Malalayang Beach Walk merupakan objek wisata Manado yang baru saja dibuka pada bulan Oktober lalu.

Malalayang Beach Walk pun kini menjadi objek wisata favorite yang baru di Kota Manado, Sulawesi Utara.

MBW yang berada di pinggir pantai Malalayang membuat para pengunjung disuguhkan pemandangan yang indah.

Jika Tribunners berkunjung pada pkl. 17.00 WITA, Tribunners bisa melihat keindahan matahari terbenam atau sunset.

Lokasi : Pantai Malalayang, Kelurahan Malalayang, Kecamatan Malalayang, Kota Manado Sulawesi Utara.

Biaya Masuk : Gratis

(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkini