TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Kampung Babakan Gombong, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada kemarin hari Minggu.
Kecelakaan itu melibatkan kendaraan truk dengan sepeda motor.
Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang anak tewas.
Kecelakaan merupakan suatu insiden yang dihindari semua orang.
Untuk itu diimbau agar selalu waspada dan berhati-hati ketika berkendara di jalan raya.
Patuhi peraturan yang telah ditetapkan pihak berwajib dan taati rambu-rambu lalu lintas.
Jangan lupa untuk selalu berdoa dan menjaga keselamatan bersama agar terhindar dari marabahaya.
Truk tronton bermuatan teh mengalami kecelakaan di Jalan Raya Sukabumi, tepatnya di Kampung Babakan Gombong, Desa Songgom, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Minggu (12/5/2024).
Akibat kecelakaan tersebut satu orang anak meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka berat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan tersebut berawal ketika truk Fuso bernomor polisi F 9369 SA melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur.
Namun saat menempuh jalan menurun, truk tersebut diduga mengalami rem blong.
Sopir truk bermuatan teh tersebut berusaha membuang ke arah kanan.
Akibatnya, badan truk menutupi jalan dan teh yang diangkut mengenai satu motor bernomor polisi F 6130 WAF yang melaju dari arah Cianjur menuju Sukabumi.
Aman Suparman (57), sopir truk, mengatakan, ia mengangkut teh dari wilayah perbatasan Cianjur-Sukabumi dan hendak menuju ke Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
"Saat pertama kali berangkat truk tidak ada masalah apa pun.
Baru saja berangkat dan menempuh jalan menurun, rem truk tiba-tiba tidak fungsi," katanya kepada wartawan di lokasi kejadian.
Saat itu, kata Aman, ia berusaha menghentikan truk yang memuat teh seberat 12 ton tersebut dengan cara membanting stir ke arah kanan jalan.
"Asalnya mau dibuang ke arah kiri, tapi banyak orang, saat di lokasi kejadian saya melihat ada tempat kosong.
Jadi dibuang ke kanan sehingga truk pun terguling," katanya.
Yusuf (27), seorang saksi mata, menyebutkan, akibat kecelakaan tersebut satu orang yang masih anak-anak meninggal dunia dan kedua orang tuanya luka berat.
"Satu orang meninggal dan dua lainya luka berat karena ketiganya tertimpa muatan dan badan truk.
Para korban tadi sudah dibawa ke RSUD Cianjur," katanya.
10 Cara Menghindari Kecelakaan Saat Berkendara
Setidaknya, ada 10 cara untuk antisipasi dan mengendalikan risiko kecelakaan di jalan raya.
1. Bila memungkinan, saat berkegiatan sebaiknya ganti moda transportasi dengan transportasi umum. Hal ini lebih aman ketimbang membawa kendaraan sendiri.
2. Kurangi potensi distraksi saat berkendara.
3. Melihat jauh ke depan, melihat potensi bahaya apa yang bisa timbul di jalan raya.
4. Biasakan berada di satu lajur. Jangan bergerak berpindah pindah jalur.
5. Antisipasi pengemudi yang memiliki sikap suka berpindah lajur. Segera jauhi kendaraan dari pengemudi semacam ini.
6. Antisipasi blindspot pada kendaraan.
7. Teliti setiap persimpangan, gang, lorong. Pelankan kendaraan untuk memantau dan menilai situasi aman untuk lewat atau tidak.
8. Jika ingin pindah jalur, ikuti prosedur yang aman untuk berpindah.
9. Jangan lawan arus.
10. Mengemudilah sesuai kondisi jalan raya dan kesehatan diri sendiri.
(TribunJabar.id/Fauzi Noviandi)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya
WA TribunManado.co.id : KLIK
Tayang di TribunJabar.id