Kuliner

Renyahnya Bisnis Panada Tore Tinelo, Siap Merambah Pasar Nasional

Penulis: David_Kusuma
Editor: David_Kusuma
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pembuatan Panada Tore Tinelo

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kerja keras dan doa yang terus-menerus oleh pasangan suami istri ini mulai membuahkan hasil. Hal ini terlihat dari membangun rumah, tercukupi kehidupan sehari-hari, menyekolahkan anak hingga sarjana, kendaraan untuk menunjang aktiftas, menunaikan ibadah haji serta lainnya dapat dipenuhinya.

Usaha yang dimulai sejak 2005 dengan bermodal Rp 500.000 dari hari ke hari terus berkembang.

"Alhamdulillah, dengan hasil yang diperoleh sampai saat ini," ujar Aty Tumayahu (49).

Wanita murah senyum ini menceritakan panada tore hasil produksinya yang diberi nama Tinelo semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Tak hanya di Kabupaten Gorontalo saja melainkan juga dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Gorontalo dan Manado bahkan sampai Pulau Jawa.

"Terus terang yang membantu mempromosikan Panada Tore saya adalah Alfamart," katanya.

Pembuatan panada tore Tinelo

Lanjutnya menceritakan, saat Alfamart hadir di Kabupaten Gorontalo dirinya dan suami kemudian berpikiran untuk memasukan satu di antara produknya ke minimarket tersebut. Dengan mengikuti prosedur dan konsultasi dari Alfamart.

Akhirnya produk panada tore yang sebelumnya berukuran besar, dikecilkan lagi, sehingga berbentuk mini.  sehingga diharapkan konsumen lebih tertarik. Begitu juga dengan kemasan, sesuai persyaratan untuk masuk ke minimarket.

"Saya bersyukur produk panada tore bisa masuk ke Alfamart, karena bisa sekalian promosi," kata Ibu yang memiliki dua anak ini.

Hal ini terbukti banyaknya pelanggan yang meneloponnya untuk memesan panada tore dalam jumlah besar, karena untuk stok di Alfamart terbatas. 

Saat dirinya tanya tahu dari mana untuk penada tore, banyak pelanggan yang mengatakan dari produk yang dijual di Alfamart. "Karena memang dikemasan saya cantumkan nomor telepon," katanya.

Saat ini untuk memproduksi panada tore setiap harinya dibantu 9 pekerja, merupakan warga sekitar. "Kalau untuk memenuhi kebutuhan di Alfamart sering saya dan teman-teman lembur," ungkapnya.

Untuk memenuhi stok di Alfamart istri tercinta dari Amrin Ikhsan (51) mengatakan bersyukur dengan sistem yang sekarang, karena mengirimnya melalui Depo Alfamart yang di Gorontalo, untuk kemudian disebar ke toko. Padahal sebelumnya di antarnya ke toko oleh suaminya. "Dengan sistem yang sekarang ini sangat memudahkan saya, katamya.

Untuk produksi panada tore dirinya membutuhkan 30 kilogram tepung terigu, tuna segar dan minyak goreng premium. Hal ini agar kualitas makanan ringan tersebut tetap terjaga.

Selain panada tore, wanita murah senyum ini mengaku memiliki produk lain, antara lain pia dan kolombeng. "Untuk omzet per bulannya sekitar Rp 60 juta," ungkapnya.

Kedepannya dia berharap untuk penjualan di gerai Alfamart bisa lebih diperluas lagi hingga ke Manado, karena banyak konsumennya yang berada di wilayah tersebut, menanyakan kenapa di gerai Alfamart  Manado produknya belum ada.

"Saat ini produk panada tore tersedia di 166 toko, mudah-mudahan bisa semakon luas lagi hingga ke Manado," tuturnya. (*)

Berita Terkini