TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sebanyak 23 takjil yang ada di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dites oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Manado.
Menurut Tim BBPOM di Manado, pelaksanaan uji cepat terhadap takjil ini memang dilakukan saat bulan suci Ramadan 1445 H.
Tujuannya untuk menguji bahan berbahaya seperti borax, formalin, methilen yellow, dan rhodamin B.
"Pelaksanana intensifikasi pangan takjil Ramadan kami lakukan di Pasar Girian dan kawasan kuliner takjil di pusat Kota Bitung," kata tim yang melakukan uji, Kamis (4/4/2024).
Pelaksanaan intensifikasi berlangsung pada hari Rabu sore di dua tempat.
Sebelumnya, tes yang sama juga sudah dilakukan di kabupaten/kota lainnya.
Baca juga: 25 Ucapan Hari Raya Idul Fitri 2024, Kata-kata Mutiaranya Cocok Dijadikan Status di WA, FB, IG dan X
Baca juga: Waktu dan Tempat Pernikahan Ayu Ting Ting Rencana Digelar, Dibocorkan Ibu Sambung Muhammad Fardana
Adapun hasil dari uji cepat takjil di Bitung adalah negatif bahan berbahaya.
Takjil yang dijajakan dinyatakan memenuhi syarat.(*)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca tanpa iklan